
Selamat membaca
*****
RARA POV
Sinar matahari menerobos paksa masuk kedalam kamar ku yang nyaman ini, dan hal itu membuat aku harus bangkit dari tidur nyenyak ku. Jarang – jarang aku bisa tidur senyenyak ini jika bukan hari libur dan ini adalah hari libur artinya waktu nya bermalas ria di rumah sambil bermanja dengan mama. Indah nya hari ini, sebaiknya sekarang aku bangun dan segera turun sarapan sama mama dan papa.
Karena hari ini adalah akhir pekan jadi sekarang aku ada dirumah mama dan papa. Itu lah kebiasaan ku sejak aku tidak tinggal bersama mereka lagi, karena alasan untuk belajar mandiri.
Sebelumnya perkenalkan nama ku adalah Sera Aurelys Arta Collin, biasa keluarga besar ku dan sahabat – sahabat ku memanggil ku dengan sebutan Rara.
__ADS_1
Aku adalah Putri satu – satu nya dari keluarga Collin. Karena aku hanya mempunyai seorang kakak laki-laki dan semua sepupu ku dari keluarga Collin adalah laki –laki. Papa ku adalah Arta Collin mama ku adalah Ana Aurelys Dirgantara. Kalian pasti sudah tau siapa sebenarnya papa dan mama ku ini dan satu lagi aku punya seorang abang yang bernama Rehan Arta Collin. Dia adalah abang ku yang sangat ku sayangi meski sekarang kami tinggal jauh. Sekarang dia ada di belahan bumi yang berbeda dengan ku karena dia mengurus kantor cabang di sana .
Tapi jangan salah, meski aku adalah putri di keluarga Collin tapi tapi hidup ku tidak lantas seperti tuan putri di kerajaan yang apa – apa harus di layani pelayan, karna menurut ku itu adalah kampungan. Aku memilih hidup mandiri bekerja sebagai seorang karyawan biasa di perusahaan kecil bernama AD Group. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata dan perhotelan.
Awal nya papa dan mama memang tidak mengijinkan, tapi karena aku adalah keturunan Collin dengan sifat keras kepala yang telah mendarah daging akhir nya mereka pun mengalah dan mengizinkan aku untuk tinggal di apartemen dekat dengan tempat kerjaku. Dengan syarat aku harus berkunjung kerumah mereka tiap akhir pekan, kata nya mereka kesepian .
__ADS_1
Meski dirumah ini banyak satpam yang menjaga rumah dan para pelayan yang jumlah nya puluhan dan tak jarang keluarga Collin berkunjung hanya untuk sekedar kumpul – kumpul dan berbincang. Tapi mereka tetap merasa kesepian, entah lah aku pun tak tau alasannya . Akhirnya aku pun siap dengan pakaian rumahan ku dan bersiap turun untuk sarapan .
"Pagi pa ma'' sapa ku kepada papa dan mama ku yang terlihat sudah siap untuk sarapan pagi, kamudian aku mencium pipi papa dan mama secara bergantian .
"Pagi sayang, bagaimana tidur mu semalam, nyenyak?" tanya mama ku sambil tersenyum manis .
DELETE MAU REVISI DULU , BIAR NGGAK RANCU PAS BACA NYA ..
__ADS_1
*******BERSAMBUNG *****