CESREM

CESREM
PART 6 TERSESAT


__ADS_3

Hujan begitu lebat di malam yang gelap ini, di dalam hutan yang begitu lebat dengan pepohonan mobil melaju begitu cepat membelah jalanannya. Kedua orang di dalamnya nampak menunjukan raut resah sebab mereka belum kunjung menemukan jalan keluar dari hutan tersebut atau dengan kata lain mereka tersesat


"Hyung kau yakin mengikuti rute yang benar?" Tanya yang lebih muda


"Aku rasa begitu Kook, tapi kenapa jalannya nampak beda"


"Hyung yakin tidak salah mengambil belokan?"


"Entahlah, aku pun ragu... Kau tau aku sudah biasa mengambil jalan tikus ini dan tidak pernah tersesat"


"Baiklah, lajukan terus mobilnya, berdo'a saja semoga kita segera menemukan jalan raya"


Keduanya mencoba berfikir positif, walau tak dapat di pungkiri di dalam hati mereka menyimpan rasa takut yang tengah menggerayangi perasaan masing masing.


20 menit berlalu


Mereka tak kunjung menemukan jalan rayanya, tentu hal itu membuat mereka panik. Tak ada perasaan baik sama sekali di benak mereka tentang hal ini.


"Hyung" Seokjin melirik adiknya sejenak


"Wae?" Tanyanya singkat

__ADS_1


"Hentikan mobilnya sejenak" terpaksa ia menghentikan mobilnya, lalu menatap heran Jungkook


"Hyung, tidakkah kau memperhatikan sekitar? Kurasa kita melewati jalan yang sama terus menerus"


"Maksudmu?"


"Lihatlah pohon di sana hyung, pohon besar di sebelah kiri itu. Aku yakin kita sudah melewati pohon itu sebanyak 3 kali" Seokjin mengerutkan dahinya, ia membenarkan ucapan Jungkook dan segera menuruni mobil.


Jungkook memperhatikan gerak gerik hyungnya yang mulai menandai pohon tersebut dengan pisau lipat, menggambarkan sebuah tanda panah di sana. Setelahnya ia kembali untuk memasuki mobil


"Ayo kita melakukan tes" Seokjin melajukan mobilnya kembali dengan kecepatan sedang. Kembali melajukan mobilnya di jalan lurus yang tak ada ujungnya


5 menit berlalu Seokjin kembali menghentikan mobilnya, dan benar saja mereka kembali bertemu dengan pohon besar yang telah di tandainya. Keduanya kompak menghela nafas kasar


"Aku mau mengecek kedalam hutan sebentar, siapa tau di sekitar sini ada pondok atau tempat yang bisa kita jadikan tempat istirahat"


"Biar aku saja hyung, kau pasti sudah lelah karna berkemudi"


"Kau yakin?"


"Percaya saja padaku" Jungkook mulai melepas safebelt dan menuruni mobil, hujan rintik rintik mulaibmembasahi tubuhnya ketika ia sudah ada diluar

__ADS_1


"Jangan lama lama ne, aku takut kau tersesat" ujar Seokjin memperingati


"Tenang hyung, aku akan segera kembali" Jungkook mengambil arah kiri dan memasuki hutan yang begitu gelap dan lebat


Hampir saja Seokjin tertidur, hingga sebuah suara jatuh mengenai mobilnya membuat matanya kembali terbuka.


Jantung Seokjin berdegup tak karuan, ia terkejut bukan main, perlahan tapi pasti Seokjin mulai melirik ke atas lewat kaca depan mobil hingga


Tok tok tok


Seokjin kembali terkejut mendengar ketukan yang begitu brutal dari kaca mobilnya


"Hyung buka kunci pintunya" dengen tergesa ia membuka kuncinya dan membiarkan Jungkook memasuki mobilnya


"Apa kau menemukan pondok?"


"Tidak, kajja hyung kita lanjutkan perjalanan kita"


"Tapi-"


"Lajukan saja mobilnya!" Seokjin menancapkan gas, dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Mengabaikan suara yang kembali terdengar di atas mobil

__ADS_1


Suara itu menghilang beriringan dengan mobil Seokjin yang mulai menjauh.


"H-hyung" di lain sisi, Jungkook dengan luka dan noda darah di sekujur tubuhnya tergeletak tak berdaya setelah terguling dari atas mobil Seokjin. Tubuhnya begitu lemas setelah menghantam langit mobil Seokjin dengan Keras.


__ADS_2