
Saat jam istirahat :
" Sarah, apa kau mau kekantin?" Ucap Zahra kepada Sarah.
"Maaf, aku sedang tak ingin makan" Ucap Sarah, menolak.
"Ah.. Kalau begitu kau mau kemana, akan aku temani, kamu. " Ucap Zahra.
" Tidak, aku bisa pergi sendiri." Ucap Zahra menolak, dengan dingin.
"Ah.. Baik lah.. " Ucap Zahra.
Sarah meninggalkan Zahra sendiri, di dalam kelas.
" Ih.. Kenapa sih, si Sarah itu?!!! Kalo bukan karna mau manfaatin dia, gak bakal aku berbuat kayak gini" Ucap Zahra di dalam hati nya, dengan kesal.
Di tempat Sarah.
Toilet wanita:
"Zylan, apakah aku bisa melakukan ini semua? Aku menolak nya agar aku tidak emosi, dan bertindak gegabah. " Ucap Sarah ragu - ragu.
" Kamu tahu dia itu bermuka dua, tapi kamu masih menganggapnya teman mu? Apa kamu tidak pernah berfikir. Bagaimana si Zahra itu menikung mu, dan tidak berfikir bagaimana perasaan mu? " Ucap Zylan.
" A-aku.. " Ucap Sarah Ragu-ragu.
Tiba-tiba Zylan menyentuh dahi Sarah.
__ADS_1
" Apa yang sedang kau lakukan? "
" Maaf kan aku, ini cara terbaik, untuk kamu berubah. " Ucap Zylan, sambil menyentuh dahi Sarah.
Beberapa saat kemudian Sarah membuka mata nya perlahan dan ia melihat apa yang terjadi sebenarnya, saat Zahra dan Alvis selingkuh.
Di dalam mimpi Sarah.
" Apa kah kau, kesal dengan sifat yang di punyai Sarah?" Ucap Adelia bertanya pada Zahra.
"Aku.. Dia adalah sahabat ku, mana ada aku kesal pada nya?.." Ucap Zahra dengan ragu-ragu.
"Kamu selalu membeli kosmetik yang sama, membeli baju yang sama, dan barang-barang lain nya yang sama, itu karna kamu ingin menjadi yang terbaik kan." Ucap Adelia memancing.
"Aku.. Aku dan Sarah bersahabat, jadi.. Itu biasa dalam persahabatan." Ucap Zahra menyangkal.
"...." Zahra yang tidak bisa menyang kal nya langsung terdiam.
"Sudah lah... Aku bisa membantu mu. Dengan syarat, kamu harus berkerja sama dengan ku." Ucap Adelia dengan cara membisikan di telinga Zahra.
"Pikirkan saja dulu dengan baik, jika sudah, kamu bisa menghubungi ku, dan menemui ku." Ucap Adelia.
Saat malam tiba :
"Zahra, kita pergi makan yu, kebetulan hari ini aku mendapat kan uang banyak. " Ucap Sarah menawarkan.
" Baik, mari kita pergi." Ucap Zahra.
__ADS_1
Di tempat makan :
"Hotpot ini enak sekali!!" Ucap Sarah.
"iyah, enak sekali." Ucap Zahra menjawab.
"Dari tadi kamu kok, kayak gak semangat gitu.. Ada masalah ya? Kalo iyah, cerita aja, kali aja aku bisa bantu kamu." Ucap Sarah membujuk.
"Tidak apa-apa, aku hanya ada masalah di tempat les saja. " Ucap Zahra.
" Owh.. Gitu ya, semoga kamu bisa menyelesaikan masalah mu itu." Ucap Sarah, men doa kan.
"Iyah, makasih. " Ucap Zahra berterima kasih.
Ke esokan hari nya, di Sekolah, tepat nya di kelas Sarah.
Jam istirahat :
" Zahra, kamu mau ke kantin gak?" Ucap Sarah bertanya.
"Emh.. Enggak nih, aku ada urusan sama ketua OSIS. " Ucap Zahra menolak.
" Owh.. Gitu ya.. Jika begitu aku pergi ke kantin dulu ya.. " Ucal Sarah, sambil meninggal kan Zahra.
" Iyah. Dah~" Ucap Zahra sambil menggoyangkan tangan nya.
Setelah Sarah sudah berjalan menjauh dari kelas, Zahra pun menelfon Adelia, dan mengatakan untuk bertemu di Cafe di dekat sekolah nya.
__ADS_1