
Mimpi pun berakhir..
" Emhh..zyilan, ada yang ingin aku tanyakan" Ucap Sarah kepada Zyilan.
"Apa itu? " Ucap Zyilan bertanya.
" Dari semenjak kejadian itu si zahra, mulai jarang bertemu dengan ku. Setiap di ajak jalan, ia malah selalu mempunyai urusan." Ucap Sarah pada Zyilan.
"Jadi? " Ucap Zyilan bertanya.
" Jadi.. Aku ingin tahu apa yang terjadi dengan nya." Ucap Sarah.
"Owh.. Boleh saja, tapi kamu harus mengumpulkan poin dahulu." Ucap Zyilan.
"Emh.. Okee.. Jadi bagai mana cara nya untuk mendapatkan Poin? " Ucap sarah bertanya.
" Cara nya sama saja seperti kemarin, tapi kali ini kamu bisa memilih." Ucap Zyilan.
"Memilih?" Ucap Sarah keheranan.
Ctak (Suara jentikan jari)
"Di situ ada beberapa pertanyaan, nah.. Kamu jawab saja satu per satu." Ucap Zyilan menjelaskan.
"Owh.. Okee" Ucap Sarah.
"pilih jodoh apa teman?" Ucap Sarah, membaca pertanyaan.
"Emh.. Aku pilih jodoh aja deh, temen kan bisa aja meng hkianati, tapi kalo jodoh kan, enggak, nama nya juga 'jodoh' okehh, klik. " Ucap Sarah menjawab.
" Temen deket/gak kenal? Aku pilih gak kenal aja deh.. Kalo gak kenal kan enak," Ucap Sarah menjawab pertanyaan.
"Davin/putra?" Ucap sarah membaca pertanyaan, dengan keheranan.
"emhh.. Apa maksudnya ya? Emhhh... " Ucap sarah kebingungan.
__ADS_1
" Ada apa? " Ucap Zyilan tiba-tiba muncul.
" ahhh! " Ucap Sarah kaget.
" tuh.. Kan... Zyilan.. Kepencet kan.. " Ucap sarah dengan merengek.
" Kenapa? " Ucap Zyilan.
" lihat ni berkat perbuatan mu, aku jadi milih Davin. " Ucap Sarah.
Setelah beberapa saat, akhirnya Sarah pun bisa menyelesaikan pertanyaan dengan marah-marah.
Ke esokan hari nya.. Setelah Sarah pulang sekolah.
Di kamar Sarah:
" Huuuuuu.... " Ucap Sarah.
"Kau sedang melakukan apa?" Ucap Zyilan bertanya.
"Aku sangat bosann..." Ucap Sarah.
"Yang mana?" Ucap Zyilan bertanya.
"Yang nyeritain si Zahra itu loohhh.." Ucap Sarah menjelaskan.
"Owh.. Boleh, mumpung gak ada kegiatan juga kan." Ucap Zyilan.
Ctlak(suara jemtikan jari)
Di dalam mimpi Sarah.
Di tempat Zahra [balkon sekolah]
"Bagai mana? Kau sudah memutus kan?" Ucap Adelia bertanya.
__ADS_1
"Sudah" Ucap Zahra menjawab pertanyaan Adelia.
"Apa hasil nya?" Ucap Zahra bertanya.
"Aku menyetujui nya" Ucap Zahra menjawab.
"Bagus! Selamat bekerja sama" Ucap Adelia.
.
.
.
Dari semenjak hari itu Zahra jarang sekali bertemu Sarah dengan alasan ada banyak tugas dari tempat les lah, ke rumah saudara, kerumah kakek, dan banyak alasan lain nya untuk tidak bertemu dengan Sarah.
Pada suatu hari, ketika Sarah hendak berkencan dengan Alvis, tiba-tiba Zahra meminta untuk ikut.
"Sarah.. Aku.. Boleh ikut gak?" Ucap Zahra bertanya pada Sarah.
"Kenapa?" Ucap Sarah pertanya
"Jadi gini, aku lagi ada masalah sama mamah aku. Jadi aku males buat pulang." Ucap Zahra menjelaskan.
"Owh.. Tapi.. " Ucap Sarah ragu.
Sarah ragu-ragu untuk menerima permintaan dari Zahra, karna itu kencan nya dengan alvis.
" plisee.. Aku mohon!" Ucap Zahra memohon.
"Baik lah.." Ucap sarah menerima permintaan Zahra.
"Terima kasih!" Ucap Zahra kepada Sarah.
Sarah pun bersiap untuk ke kencan nya, zahra pun ikut bersiap.
__ADS_1
Tapi aneh nya Zahra berdandan sangat lama, sedang kan Sarah pemeran utama di acara kencan ini, begitu terlihat kalem.
Seolah-olah Zahra sengaja untuk berdandan sangat cantik agar, Sarah terlihat biasa saja.