
'' Hari ini hujan gerimis datang dengan angin yang lumayan kencang .
aku malas beraktivitas apa lagi karena hujan jadi suasana jadi dingin .
'' Satu hari ini kerjaanku hanyalah dikamar saja aku tidak punya kegiatan lain yg menurutku menyenangkan.
'' Jika aku lapar aku hanya tinggal memanggil bibi untuk mengantarkan makananku ke kamar .
'' Sudah sore tapi Ayah Belum datang juga , Tina mulai merasa resah.
Tapi tak lama kemudian ayah masuk ke rumah .Tina langsung beranjak lari menghampirinya.
Tina bingung dengan wajah ayahnya yang muram dan sepertinya sedang memikirkan sesuatu.
***
Ayah tidak apa-apa kan? tanya Tina dengan cemas.
Ayahnya memandang Tina dan mengatakan bahwa mamanya tadi menelepon ayahnya dan menyuruh Ayahnya untuk memberikan harta benda yang Ayahnya miliki.
" Tina yg mendengar perkataan Ayahnya bingung dan seperti tidak percaya.
"Omong kosong apa yang ayah katakan, mana mungkin mama mengatakan seperti itu ayah bohong kan.
" Tina mana mungkin ayah berbohong . Lagipula apa keuntungan ayah mengatakakan seperti itu jika itu tidak benar.
" Setiap mama meneleponku dia meminta tolong padaku dan tidak pernah mengatakan hal seperti itu.
Tapi mengapa Mama mengatakan seperti itu kepada ayah.
__ADS_1
Seperti ada yg tidak beres antara ayah dan Mama .
Ayah apa yang harus kita lakukan sekarang aku bingung ,semakin hari masalahnya semakin rumit .
Apalagi sekarang mama meminta harta kepada ayah .
Ayah juga bingung kenapa jadi seperti ini.
Tiba- tiba ponsel ayah berbunyi dan mengangkatnya.
Halo.... ini siapa ya .
Jangan banyak basa- basi cepat kau serahkan surat- surat tanah yg kamu miliki .Jika tidak kau akan terima akibatnya.
Ayah : Lira , kenapa kau berubah seperti ini hanya karena harta kau tidak perduli lagi denganku dan juga Tina.
Sebenarnya apa yang ada di pikiranmu sampai kau setega ini terhadap Tina .
Tapi dia lelet sekali ,aku sudah bosan menunggu .Jadi dengan terpaksa aku sendiri yg harus turun tangan.
Ayah : " Kau pikir dengan semudah itu aku akan menyerahkan semua yg aku bangun dari nol.
Mama: " Berbicara denganmu tidak ada gunanya , sama seperti anak angkatmu itu . Tapi kita lihat saja siapa yang akan menang.
"Tina yg sedari tadi berdiri di depan pintu rumah yg mendengar percakapan ayah dan Mamanya membuat Tina merasa terpukul.
Ternyata mama yg dianggapnya sebagai teman curhatnya itu tidak pernah menganggapnya ada.Bahkan memanfaatkan dirinya untuk merebut harta ayahnya.
Tina bergegas lari ke kamarnya dan beralasan untuk istirahat karena sangat lelah tadi berkebun.
__ADS_1
"Sesampainya di kamar , Tina meluapkan semua kata- kata yg didengarnya dengan menangis .
Tak lama kemudian ayahnya mengetuk pintu kamar Tina yg tidak dikunci tetapi ditutup olehnya.
Tina membukakan pintu kamarnya dan mempersilahkan ayahnya untuk duduk.
Ayahnya mengatakan kepada Tina kenapa dia menangis.
Tina terdiam dan berkata ; Mama hanya memanfaatkan aku untuk merebut harta yang ayah miliki , mama tidak pernah menganggap aku sebagai anaknya.
Kau tidak perlu menangis , jika kau hanya menangis saja apa kau pikir masalah ini akan cepat selesai.
" Mendengar perkataan Ayahnya , Tina berpikir dan merenungkan kata- kata ayahnya ,dan memang ada benarnya juga.
Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang ayah untuk menghentikan
aksi mama.
" Yang pertama; Kita ikuti saja dulu permainan mama kamu.
Kedua; Tetap berpikir seperti biasa.
Jangan menunjukkan wajah yang mencurigakan.
Ketiga; Jika kita sudah tau apa yg harus
mama kamu lakukan ,maka kita tidak punya jalan satu - satunya kecuali melapor kepada polisi .
Apa kau sudah mengerti Tina , tanya ayah.
__ADS_1
Iya ayah aku mengerti.
Jangan lupa like, komen, vote, ya kak bang Semoga kita semua sehat selalu.