
Selama proses jam belajar b. Indonesia Tia menghormat bendera.
Dua jam tidak terasa tangan nya yang pegal hampir ingin patah, dan ditambah lagi dengan terik matahari yang panas.
Pak Harto keluar dari kelas 9c sambil berjalan ke arah tia. Dan berkata, jangan kau ulangi lagi perbuatan mu kau mengerti.
ya pak saya mengerti dan saya tidak akan ulangi lagi kesalahan saya, saya sudah insaf pak dan tangan saya hampir patah karena dua jam menghormat bendera.
Terserah kau saja, pak Harto berjalan meninggalkan Tia.
Tak lama kemudian Tina dan Lia memanggil nama seseorang yang tak lain adalah Tia. Tapi Tia sudah membulatkan pikiran nya untuk tidak berbicara apapun kepadaTina dan Lia.
Tia berjalan dengan cepat supaya Tina dan Lia tidak mengerjarnya.
Tina dan Lia yang ngos-ngosan berlari mengejar Tia akhirnya menyerah.
Tia kenapa sih kayaknya dia ngambek sama kita, iya nih mungkin dia malu kalinya berteman sama kita karena kita jarang dimarahi oleh guru apalagi diberi surat panggilan ucap Lia dengan percaya diri.
Bodo amat mikirin Tia, mending kita kekantin aja yuk, tapi Tia itu kan sahabat kita juga Tina. Iya aku tahu tapi gak mungkin Tia ngambek sama kita hanya karena masalah biasa ya kan lia, iy juga sih.
setelah selesai istirahat pelajaran b Indonesia, sekarang diganti dengan pelajaran IPA.
selama pelajaran berlangsung tia tidak menoleh kearah tina dan juga Lia.
__ADS_1
Akhirnya pelajaran hari ini pun selesai.
Satu persatu murid murid keluar dari kelas dan yang tersisa hanya Tia, Lia, dan tina.
Tia langsung bergegas pulang meninggalkan kedua sahabatnya itu tanpa berkata apa-apa.
Tina, gue jadi ngerasa bersalah sama Tia kata Lia.
tenang aja Lia kita liat aja sampai kapan tia mampu untuk kacang gorengin kita ya ngak.
Tapi Tina udah deh Lia Lo gak usah perduli sama tia bentar lagi juga dia langsung kembali berteman ke kita.
ya udah kalo gitu gue pulang dulu ya...
Dalam perjalanan Lia selalu saja memikirkan tia karena merasa tidak nyaman akhirnya Lia menelpon tia.
Tut.....Tut......Tut......Tut.....Tut......
halo, halo Tia kamu dengar aku ngak.
ya ada apa Lia kamu nelpon aku?
aku minta maaf tia karena masalah tadi pada waktu kamu dihukum aku dan tina malah tertawain kamu, seharusnya kami tidak seperti itu. Sekali- lagi aku minta maaf ya Tia.
__ADS_1
gak papa kok Li , Aku memang gak pantas temanan sama kalian berdua.
Kok kamu bilang nya gitu sih Tia kita bertiga sahabat, Best Friend Forever 🤗🤗🤗 jadi gak ada kata seperti itu ok.
Memang yang aku katakan benar kan
kamu Lia orangnya cantik,baik,kaya raya lagi, Tina juga orangnya imut lumayan pintar , sementara gue 😣😣😣
gue jadi beban buat kalian berdua.
Dan gue minta kalian berdua jauhin gue,
karena gue itu hanya pembawa masalah buat kalian. Jadi gue mohon mulai sekarang gue bukan sahabat kalian lagi.
Lo jahat banget ternyata ya Tia, gue gak pernah berpikiran seperti itu, gue gak pernah melihat lo dari segi apa lain segala macam.
Lo sahabat gue yang paling baik yang paling pengertian sama gue, Lo yang selalu ada memberi pundak saat gue butuh sandaran. Disaat gue lemah Lo selalu berusaha membuat gue untuk lebih kuat lagi, tapi kenapa sekarang kau malah mengatakan hal yang tidak pernah aku harapkan darimu.
Belum selesai Lia melanjutkan ceritanya Tia sudah terlebih dahulu mematikan ponselnya dan melemparkannya di atas kasur ,dan ekspresi yang frustasi.
Aku rasa aku selalu saja hanya memberikan masalah kepada kalian berdua jika berteman denganku, apalagi aku sekarang hidup sederhana dan aku sangat malu dengan diriku sendiri yang belagu ini, ucap Tia sambil merutuki dirinya dikamar.
Disisi lain Lia sangat bingung untuk mengatakan hal apalagi supaya membuat Tia tidak menjauhinya dan juga Tina.
__ADS_1