
" kak azam kenapa d pasar gelap ada yg menjual kulit harimau..?" tanya joe penasaran..
" tentu saja, barang apapun bisa d jual d pasar gelap, tetapi karna karna ada beberapa masalah dengan barang dan sumbernya jadi tidak bisa d jual d masyarakat umum maka d adakannya pasar gelap " balas azam..
Joe dan jesica menghabiskan lebih dari satu jam d ruangan koleksi azam, joe menelusuri semua barang koleksi azam. Barang barang koleksi azam benar benar membuat joe takjub, ada batu giok, porselen, lukisan kuno dari timur dan barat.buku buku kuno, porselen,koin kuno dan lain sebagainya.
" joe sebaiknya kita bawa satu mobil saja.? Mobilmu taruh d sini saja ." ucap azam ketika mereka keluar dari ruang koleksi azam..
" aku dan kekasihku ikut bagaimana baiknya aja menurut kak azam.." balas joe..
Joe lalu mengeluarkan 2 koper penuh dengan uang 5 milyar lalu menaruhnya d dalam mobil kak azam.
" komandan.." teriak 2 orang yg membawa 2 koper dari dalam rumah azam saat melihat jesica..
" kalian kerja sama kak azam..??" ucap jesica yg tak kalah terkejutnya melihat mantan 2 anak buahnya..
" wisnu, genta kalian kenal dengan kekasih joe..??" tanya azam kepada 2 pengawalnya..
" komandan jesica dulu atasan kami d tentara walaupun sebentar tuan muda, sebab dia langsumg menjadi ketua pasukan khusus " jawab genta..
" apa lina dan lani tidak mengabari kalian ..??" tanya jesica pada genta dan wisnu..
" maaf komandan kami tidak bisa bergabung karna kami sudah bekerja dengan tuan azam..??" balas genta..
" tidak apa apa..? Lagian kak azam juga orang baik..?? Dan hidup kalian lebih baik dari pada d ketentaraan yg penuh kemunafikan..??" ucap jesica santai..
__ADS_1
" siap komandan " jawab keduanya kompak..
" hahahahaha..sudah nostalgianya mari kita berangkat.." ucap azam..
Azam tak mengira dua pengawal yg d rekrut ayahnya dari pasukan khusus adalah bawahan kekasih joe waktu d kemiliteran.
Mereka d rekrut karna waktu itu mendapat suatu musibah dan d tolong oleh ayah azam dan sekarang mereka menjadi pengawal pribadi azam yg sangat loyal.
Sebenarnya azam jarang membawa pengawalnya, tetapi untuk kali ini dia harus membawa pengawal bagaimanapun pasar gelap bukanlah tempat terhormat.meskipun jarang terjadi masalah, tetapi tak menjamin 100% aman.terutama karna mereka membawa uang tunai yg sangat banyak itu akan menarik perhatian para penjahat.
Azam yg sudah beberapa kali berpartisipasi dalam pasar gelap, dia membawa uang miliaran d dalam kopernya, orang biasa tidak dapat menghasilkan uang sebanyak itu dalam seumur hidup mereka, selalu ada beberapa penjahat yg akan mengambil resiko untuk merebut koper itu.dengan membawa pengawal khusus keamanan mereka akan lebih terjamin.
" sayang..?? Bukankah tempat ini adalah tempat dulu kita menghajar baron.." bisik jesica..
" benar sayang, semoga managernya tidak tau kita datang kesini.." balas joe..
rombongan azam terus masuk melewati aula dan langsung menuju lift. Yg membuat menarik perhatian pengunjung, terutama koper d tangan joe dan kedua pengawal azam, mereka seperti kriminal yg akan melakukan transaksi besar besaran..
setelah tiba d lantai 8 rombongan joe langsung keluar dari lift dan d sambut oleh 2 pria kekar yg berpakaian seperti pengawal.
Pria pertama yg menyambut memiliki bekas luka d wajah kanannya yg membentang dari ujung mulut sampai ke telinganya matanya tiba tiba berbinar setelah melihat azam dan jesica, karna penampilan joe sekarang lebih mirip seperti pengawal jesica.
" maaf tuan tempat ini semuanya sudah d peaan secara pribadi, hanya undangan yg boleh memasukinya,jika anda tidak memiliki undangan silahkan pindah ke lantai bawah untuk bersenang senang " tanya pria yg memiliki bekas luka..
" kami d undang untuk datang..?" balas azam
__ADS_1
" bolehkah saya tau siapa nama yg mengundang anda tuan..??" tanya pria dengan wajah bekas luka lagi..
" husam " jawab azam, ucap azam lirih, azam sudah tau tiap kali dia berpartisipasi d pasar gelap pasti akan ada situasi seperti ini karna ini adalah peraturan d sini.
" ternyata kalian adalah tamu umdangan husam, silahkan masuk.sudah ada beberapa bos yg datang lebih awal, sekarang mereka sudah berada d loby, karna waktu yg d tentukan belum tiba, jadi kami membuat acara terlebih dahulu untuk mengisi waktu para bos. Makanan dan minuman d loby gratis dan bisa kalian nikmati sesuka hati." ucap pria perkasa sopan saat tau yg mengundan rombongan joe adalah husam.
Azam membawa joe dan yg lainnya berjalan memasuki aua yg sudah cukup ramai pengunjung..
" tuan azam sudah datang dan membawa teman. Silahkan, silahkan kalian masuk kedalam." terdengar suara yg menyanjung azam..
Joe menoleh ke arah sumber suara, seorang pria paruh baya dengan senyum tipis dan memberi hormat kepada azam, meskipun orang itu terlihat sopan kepada joe dan yg lainnya tetapi joe dapat menangkap wajah orang itu sedikit muram.
" husam, hari ini aku datang bersama teman. Tidak apa apa kan.? " goda azam..
" hahahahahaha..tentu saja tidak apa apa.? Tuan azam membawa teman tentunya karna peduli dengan bisnis kami kan.?" balas husam dengan tawa lebar..
" joe, ini adalah husam. Setiap aku mengikuti perkumpulan , husamlah yg selalu mengurusnya. Nanti aku akan memberikan nomermu padanya. Nantinya, jika ada perkumpulan serupa dia yg akan mengabarimu.." ucap azam memperkenalkan husam kepada joe.
" Halo, Husam." ucap joe sambil mengulurkan tangan kanannya. Joe tau yg d maksud dengan perkumpulan adalah pasar gelap.
" Halo, tuan joe, mohon bimbinganya," ucap husam sambil sedikit takut menjabat tangan joe. Husam mengetahui dengan pasti siapa azam. Jadi dia tidak berani meremehkan teman azam. Karna menurut husam teman azam pastilah bukan orang sembarangan..
Jesica hanya diam dengan menggunakan masker atas saran dari genta dan wisnu, karna menurut mereka banyak pengawal bos bos d pasar gelap adalah mantan pembunuh bayaran yg kemungkinan adalah musuh jesica d masa lalu,walaupun jesica tidak takut sama sekali tetapi karna tidak ingin membuat keributan jesica pun mau menggunakan masker..
" hehehehehe, jangan sungkan aku sangat tertari dengan acara perkumpulan seperi ini. Kedepannya, kalo ada acara serupa,tolong beritahu aku.?" ucap joe sambil tertawa..
__ADS_1
" tuan joe bercanda. Kedatangan anda merupakan wujud perhatian anda terhadao bisnis kami. Silahkan, anda boleh bebas duduk d dalam. sekarang pelelangan belum d mulai, tapi kami sudah menyiapkan makanan untuk kalian semua " ucap husam sopan. Dia melihat koper yg d bawa oleh joe dan kedua pengawal azam, dia sangat yakin semua koper itu berisi uang yg cukup banyak..