Cincin Sakti Pengubah Hidup

Cincin Sakti Pengubah Hidup
perjudian d pasar gelap


__ADS_3

" Joe apa ada rahasia d dalam dudukan kodok itu..??" tanya azam dengan penuh semangat..


" kita lihat saja kak..?" balas joe, joe langsung memegang dudukan yg d belinya dari zayan lalu membalikannya dan menekan d bagain bawah..


Terdengar bunyi kertak seolah olah ada sebuah mekasnisme yg terbuka.


Joe meletakan kotak itu d atas meja. Terlihat dudukan polos itu berbalik dengan sendirinya, sehingga terlihat patung budha yg memegang manik manik d dalamnya.


" ini adalah mutiara sang budha " ucap bos warno dengan mata berbinar binar...


" apa ada yg istimewa d dalamnya.?" tanya livy ranata penasaran, melihat patung budha kayu ini sangat halus, dan manik manik d dalamnya sebesar biji kenari yg sangat mempesona. Apalagi melihat wajah bos warno yg sangat bersemangat jelas barang ini bukanlah barang biasa..


" menurut cerita dulu ketika ada kerajaan dari wilayah barat yg datang ke wilayah kerajaan singasari untuk menyerahkan upeti,ada benda ini d dalam upeti, lalu sang maharaja meminta pengrajin terkenal untuk membuat patung budha dan memasukannya ke dalam mekanisme ini. Begitu mekasnisme di tekan, kayu yg terlihat biasa akan mengeluarkan patung budha yg memegang mutiara.


" ini mewakili kemakmuran kerajaan singa sari, nggak salah lagi warna dan kilau mutiara ini sama persis seperti mutiara dari barat.." ucap bos warno yg langsung meneguk segelas anggur merah karna saking semangatnya.


" lalu berapa harga benda ini..??" tanya livy penasarann..


" aku tawar 20 miliar " ujar seseorang yg langsung menawar..


" mau beli barang langka dengan 20 miliar, aku tawar 40 miliar " balas seseorang yg langsung menaikan tawaran 2 kali lipat dari tawaran pertama..

__ADS_1


Pasar gelap seketika menjadi heboh karna dua barang yg mereka anggap rongsokan ternyata baranh yg sangat berharga..


" joe..aku bayar 60 miliar y.? Tolong jual padaku..??" ucap azam dengan wajah memelas..


" bos azam, kamu memang tidak mau mengalah kalo melihat barang bagus..? Padahal aku sudah berniat menawar 50 miliar, tetapi karna kamu juga menginginkannya y sudahlah buat kamu saja..!" ucap bos warno sambil menghela nafas panjang..


" baiklah kak azam, aku jual barang ini ke kamu..??" ucap joe tenang..


para bos pun hanya bisa merelakan barang itu kepada azam, mereka tidak bodoh untuk berebut dengan azam. Tidak akan bisa menang berebut dengan azam kalo masalah barang yg sudah d sukainya..


" joe, aku nggak jadi jual barang ini, aku kembalikan uangmu..?" ucap zayan lemah, tetapi matanya tersorot kebencian yg teramat dalam kepada joe..


" apa kamu bodoh..?" ucap joe sambil menatap zayan seperti menatap orang idiot..


" anak muda, kamu sudah sering bermain barang antik kan, apa lagi kamu juga membawa juru taksir handal bersamamu, apa perlu aku beritau kepadamu tentang aturan aturan d dunia barang antik. Apa kamu mau menarik kata katamu.?" ucap bos warno mencibir zayan.


" aku..." zayang tercengang. Jika dia benar menarik kata katanya hari ini, maka dia dan keluarganya akan menjadi bahan cemoohan orang orang, apalagi d sini banyak bos bos besar yg berkumpul, bagaimana dia bisa menarik lagi kata katanya.


alkhirnya zayan hanya bisa terdiam, zayan sangat marah kepada joe bagaima dia yg tuan muda kaya raya dari keluarga chandra bisa d permalukan oleh orang boasa yg hanya berstatus mahasiswa.


Setelah kehebohan yg joe lakukan akhirnya acara lelangpun kembali berlanjut, setelah hampir 2 jam lelang berlangsung dengan lebih dari 30 barang antik yg d lelang, semua barang yg d lelang berhasil terjual tak ada satupun yg tersisa.

__ADS_1


salah satu barang lelang dan merupakan barang lelang terakhir adalah kulit harimau sumatra yg berhasil d beli azam dengan harga 2,5 milyar.


Harimau sumatra adalah harimau yg d lindungi oleh negara, yg sekarang populasi harimau itu sudah tidak lebih dari 100 ekor, jadi bisa d bilang harimau sumatra adalah barang berharga milik negara. Namun, kulit harimau sumatra yg d lelang kali ini bukanlah hasil dari perburuan baru baru ini, melainkan peninggalan sejarah pada zaman perang kemerdekaan.


" hadirin, acara lelang sudah berakhir, hasil dari lelang akan d sumbangkan kepada yayasan peduli kasih. Acara selanjutnya adalah acara bebas yg pastinya kalian sukai. Kami sudah menyiapkan mahyong, kartu, dadu dan berbagai peralatan judi lainnya d aula, kami harap hadirin sekalian bisa bersenang senang " ucap juru lelang sambil membungkuk memberi hormat.


" kak azam, kenapa ada permainan judi.?" tanya joe penasaran..


" iya , pasti ada perjudian setiap pasar gelap berakhir, sama seperti lelang yg dapat d ikuti dengan sukarela." jelas azam


" Ngomong ngomong, dulu ketika aku berpartisipasi dalam pasar gelap pasti aku pulang dengan dompet kosong, selain d untuk membeli barang, uang yg tersisa pasti selalu habis untuk bermain judi " lanjut azam.


" apa pihak penyelenggara juga ikut serta .?" tanya joe..


" pihak penyelenggara tidak ikut serta, tetapi pada dasarnya semua orang yg ada d pasar gelap pasti ikut serta. Pihak penyelenggara menyediakan tempat, rokok dan minuman. Joe, kamu jangan meremehkan mereka yg menjual rokok dan minuman. Kalau tempat perjudian ramai, uang yg mereka hasilkan tidak kalah dari hasil mereka melelang barang antik " balas azam..


" lagian jika pihak penyelenggara ikut dalam perjudian yg cukup besar, maka tidak ada yg mau main, karna menganggao pihak penyelenggara melakukan tipuan. Selain itu, pemain hanya akan bermain dengan orang yg mereka kenal, sehingga kalah atau menang tidak akan merusak hubungan karna mereka orang kaya raya yg memiliki hubungab bisnis yg sudah lama joe.." lanjut azam menjelaskan..


" sayang.? Apa boleh aku ikut bermain.?" tanya joe kepada jesica..


" kasih dulu cek yg d kasih kak azam, main dengan uang yg ada saja.? Uang ini untuk biaya nikah kita jangan buat judi..?" jawab jesica singkat, jesica membebaskan joe bersenang senang tetapi juga berusaha untuk mengingatkan joe agar tidak terlalu terjerumus lebih dalam d dunia perjudian.

__ADS_1


" hahahahahaha....adik ipar memang benar,kita harus bisa mengontrol diri dalam meja judi, atau kita akan menjadi gelandangan d pinggir jalan.." ucao azam tertawa lebar..


" y sudah joe, kamu mahir main apa.? Kita main bersama sama. Kalo kamu main mungkin masih bisa menang, tetapi jika aku main pasti selalu kalah hingga dompet kosong " ucap azam sambil menghela nafas mengingat kembali momen dia berjudi d pasar gelap hingga kalah sampai dompet kosong.


__ADS_2