
Dan benar saja 1 gelas melayang di atas kepala Asmi dan beruntung tak mengenai kepala Asmi. asmi takut bukan main dia bahkan tak bisa merasakan kakinya menapak lantai. Kakinya seakan lumpuh dan tak merasakan apa apa dia bener bener takut jika alga melukainya. karena dia tau alga akan melukai orang ketika dia sedang marah
.
Asmi diam tanpa suara tapi air matanya tak dapat di bendungnya dia berusaha menahanannya sekuat tenaga tapi asmi tak bisa
Apa yg gue lakukan? alga menggepalkan tangannya kuat kuat
Tuan tenangkan dirimu. anda menakuti nona muda tuan... ucap bi nana pelan pelan karena takut menyinggung tuan mudanya
aa aa kk uu nggk a aa apa kok bii.. bibi masuk kk e dapuur aja yah.. ucap asmi terbata bata
apa dia takut padaku? kenapa dia menangis. Oh Tuhan kenapa aku melempar dia bagaimana jika dia gelas itu mengenai kepalanya.. alga menggerutu
Aa aku minta maaf gaa maaf jika aku menjadi beban bagimu. hikss hikss. lalu asmi meninggalkan meja makan dan berlari memasuki kamarnya dia berlari menaiki tangga
.
ketika asmi berlari menaiki tangga trakhir paling atas tiba tiba kepalanya terasa pusing
.
.braakkkk
Asmi terjatuh dan menggelinding dari tangga atas hingga kebawah namun alga tak menyadari itu kepala dan kakinya berlumur darah karena terbentur keras.
.
.
ketika bi nana hendak keluar dari membereskan kamar alga sontak dia berteriak melihat nona mudanya berlumur darahh
.
haaaaaaaa nonaaa mudaaaaa... teriak bi nana
siaall ada apa lagi itu bener bener menyebalkan aku mau makan tenang saja susah sekali.. geurutu alga
nonaa muda bangun lahhh bangunlah.. bi nana menepuk nepuk pipi asmi sambil menangis
tuan muda tuan muda ** tolong nona muda tuan... bi nana panik menghampiri tuan alga
braaakkkk alga menggeprak meja
ada apa lagi sihh bii.. ada apaa lagi dengan wanita sial itu.. aku membenci wanita itu kalo bisa singkirkan dia dari hadapanku sekarang bii... bentak alga
hikss hikssss bi nana menangis
nonaa nonaaa muda terjatuh dari tangga atas tuan ucap bi nana terbata bata
entah apa yang alga rasakan ia merasa langit di kelilingi awan hitam. entah kenapa dia merasa sakit mendengar kabar itu
__ADS_1
aa aapaa bii...
**nonaa tuan
Anakku anakku bagaimana bii** alga berlari menghampiri Asmi dan bener saja wanita yang ia sangat benci itu berlumur darah tergeletak di lantai
Asmiiiii... teriak alga
**telvon rumah sakit sekarang bii cepettannn
bbb baik tuan..
pak daudd** teriak alga
pak daud masuk dengan tergesah gesah karena selama dia bekerja baru kali ini alga memanggilnya sekeras itu
**ii iiyaa tuaann
Ya Tuhan nona muda. ada apa ini tuan**.. pak daud terkejut melihat keadaan nona mudanya
siapkan mobil sekarangggg... bentak alga
bbb baaikk tuan.. pak daud berlari keluar menyiapkan mobil.
Alga mengangkat tubuh kecil Asmi dan segera berlari keluar berharap asmi akan baik baik saja..
**ku mohon bertahanlah asmi
bertahanlah demi anak kita.. jangan pergi dengan keadaan seperti ini**.. alga menangis saat itu pikirannya kalut
**apa engkau sedang menghukumku Tuhan?? haaaa hiksss hikss
Asmiiii jangan ninggalin aku sekarang. ku mohon bertahan lah demi anak kita.. ku mohon asmi**.. alga mencium kepala asmi dan tak hentinya selalu menangis
ayo tuan saya bantu angkat nona muda untuk segera ke mobil karena ambulance daro rumah sakit sudah tiba...kata pak daud
jangan sentuh istri saya.. biar saya sendiri yang mengangkatnya.. bentak alga
pak daud dan bi nana saling tatap seakan 1 pemikiran pak daud mengangguk sembari tersenyum dan itu seakan di pahami oleh bi nana
Andai saja nona muda melihat ini pasti dia akan bahagia melihat tuan muda khawatir kepadanya batin bi nana
wiiiiuuuuu ...... wiuuuu....... wiuuuuuu......
15 menit perjalanan akhirnya ambulance tiba di rumah sakit.
dokter amri sedari tadi menunggu pasien setelah di telvon oleh bi nana. alga mengangkat tubuh asmi pindah ke bangsal dan di dorong segera memasuki ruang UGD
setengah jam telah berlalu tapi dokter yang menangani Asmi belum juga keluar dan itu membuat alga makin khawatir.
oh Tuhan jaga anak dan istriku... ucap alga sembari mondar mandir di depan ruang UGD
__ADS_1
lagi dan lagi pak daud dan bi nana saling tukar pandang dengan senyum penuh arti.. walaupun suasana sangat genting akan tetapi di lain sisi pak daud dan bi nana bahagia melihat perubahan tuan mudanya
tolong tenanglah tuan.. kata pak daud
**pak katakan padaku? bagaimana bapak tenang ketika anak dan istri bapak di ambang maut..? jawab alga pak
maafkan saya tuan** ucap pak daud merasa bersalah
15 menit kemudian dokter amri keluar dari ruang UGD sontak saja alga berdiri dan menghampiri dokter amri
dok bagaimana keadaan istri saya..
tuan alga.. maafkan kami. sepertinya kami harus melakukan operasi dan kami hanya bisa menyelamatkan ibunya saja karena janinnya sangat lemah jika di pertahankan nyawa ibunya bisa bisa tidak terselamatkan... jelas domter amri
apa dok? jadi saya harus kehilangan anak sayaa dok??? ucap alga marah
**maafkan kami tuan...
tapi itu bisa kami lakukan setelah nona asmi sadar dulu karena terlalu bahaya melakukan operasinya sekarang karena takutnya asmi akan mengalami syok berat**... lanjut domter amri
oh Tuhan apa ini hukumanku.. haaaaaa teriak alga
tenanglah tuan ucap pak daud
tuan bagaimana kalo kita hubungi nyonya besar?? kata bi nana
jangan biii mami nggk boleh tau soal ini bisa bisa aku di bunuh mami bii pinta alga
tapi tuan, bagaimana nanti jika kita salah langkah ucap bi nana khawatir dngan keadaan tuannya yang kacau
nggk kok bii aku bisa tangani ini kok.. ucap alga seidkit lemahh
**baiklah tuan
tuan alga mungkin 10 jam nona muda baru bisa siuman karena benturan dan obat penenanng yang kami gunakan. setelah itu baru kita bicarakan tindakan selanjutnya lagi**.. kata dokter amri
baiklah dok, lakukan yang terbaik untuk istri saya dok.. pinta alga
**baik tuan,, kalau begitu saya permisi
terima kasih dok**..
Alga menatap asmi di dalam ruangan memperhatikan alat alat yang terpasang di badan asmi pertanda bahwa asmi bener bener koma..
**Maafkan aku asmi. ini semua salahku
bertahanlah..
setelah ini kamu bisa menghukumku tapi ku mohon bertahanlah**..
semangat yah readers....
__ADS_1
nantikan episode lebih seruhnya
😘😘😘😘🤔🤔😘🤔