
"ya iya sih bro gue pernah ikut siaran di radio konvensional di Semarang, itu juga yang ngebuat gua jadi bisa ngobrol, jadi bisa bersosialisasi, jadi bisa bergaul sama konsumen. lagian itu juga bisa membuat gua juga jadi jauh lebih confident gitu deh... "kataku sambil memainkan gadget yang ada di tanganku
" By the way itu lu download apaan di Google play bro kayaknya itu aplikasi buat itung-itungan konsumen deh? atau lu lagi nyari mainan ya ? " tanya agung kembali kepadaku.
" nggak tahu sih bro... kayaknya ini aplikasi seru deh... soalnya ada tulisan radio-radio gitu deh kayaknya pas gua lagi jalan ke rumah konsumen atau gue lagi boring gue bisa dengerin radio radio gitu deh kayaknya... " kataku kepada Agung.
kulihat di layar gadget ku sudah menunjukkan 70% Aku mendownload aplikasi sendok radio ini. berarti sudah tidak lama lagi nanti aplikasi sendok radio ini akan segera aku bisa mainkan atau hanya sekedar mendengarkan.
" kayaknya ini aplikasinya bagus deh bro soalnya ya mirip-mirip kayak radio itu kayaknya deh soalnya di rating Google play aja banyak kok yang merekomendasikan aplikasi ini kayaknya bagus deh lurus download nih " kataku kepada Agung.
" serius rusak? wah nggak bener berarti nanti gue download aplikasi itu. " tanya Agung kepadaku sambil terheran-heran.
"bukan Gung aplikasi ini bagus aplikasi ini enak kayaknya. soalnya di rating di Google play, aplikasi ini sangat direkomendasikan oleh user yang sudah memakainya begitu bang Agung. " kataku kepadanya.
sambil menunggu waktu yang tersisa, aku mencari-cari informasi mengenai aplikasi sendok radio ini di berbagai platform seperti Google, Facebook sama Instagram, dan lain-lain.
" wah ini gue ada informasi mengenai aplikasi sendok ini lu mau gue bacain enggak ? " tanyaku kepada Agung.
"forward-in aja bro kata-katanya nanti gua baca di WhatsApp gue gimana ya itung-itung bisa belajar juga lah gue lah tentang dunia radio hahaha. " kata agung kepadaku.
"ini gua for what in ya kata-katanya ya dan gue juga pengen baca sini ya kali aja bisa bermanfaat juga buat gue lagi tawa bener nggak Gung " kataku kepadanya.
inilah artikel yang aku forward kepada Agung temanku yang ingin tahu apa itu aplikasi sendok ini.
Apa itu Sendok radio?
Sendok adalah aplikasi mobile radio sosial pertama yang dinaungi oleh Pykoon. Awalnya diluncurkan di Korea Selatan pada tahun 2013, memungkinkan pengguna untuk membuat siaran pribadi, mendengarkan konten buatan pengguna dan berkomunikasi dengan pengguna lain — semua melalui kenyamanan menggunakan suara seseorang.
Sendok adalah aplikasi siaran radio sosial yang pertama dari jenisnya, aplikasi ini memberi siapa pun platform untuk membagikan cerita, ide, musik favorit, dan lainnya dengan nyaman sementara juga memungkinkan untuk berkomunikasi dengan pendengar secara langsung. Ini seperti streaming langsung tanpa semua kerumitan. Kedengarannya bagus dan informatif untuk di sajikan ke khalayak umum.
__ADS_1
Aplikasi ini memberi kamu kontrol penuh atas pengalaman kamu. kamu dapat menyiarkan apa pun yang kamu inginkan, kapan pun kamu mau. Lakukan blog suara harian, perkenalkan musik baru kepada pendengar kamu, bagikan cerita yang menarik atau hanya berbicara tentang apa pun — tidak ada batasan untuk apa yang dapat kamu ekspresikan melalui Sendok!
Aplikasi ini juga menawarkan beragam konten buatan pengguna, bagi pengguna yang masih terlalu malu untuk memulai siaran mereka sendiri. kamu dapat menelusuri profil penyiar yang berbeda atau mencari tag audio untuk melihat konten yang mungkin menarik bagi kamu. Dengan semua ini mudah tersedia, tidak diragukan lagi bahwa kamu akan menemukan penyiar untuk mengikuti dan konten yang sesuai dengan minat kamu.
Pykoon, perusahaan di belakang Spoon, sudah ada di banyak negara loh tidak hanya di Indonesia dan Korea, tetapi ada di Jepang, Vietnam, MENA (Mid East North Africa), dan sekarang sudah hadir di Amerika Serikat.
" oh jadi gitu sad aplikasi sendok ini, kayaknya menarik juga sih aku ikutan download ah. " kata agung sembari menunggu hidangan mie yang dipesannya.
" sorry mas Agung, mas fauzy, ini pesenannya lama karena baru jadi semua. maaf yah mas. " kata ibu pedagang dengan nada lirih tanda tidak enak.
" gapapa kok Bu, ini juga udah enak... masih panas pula " kata ku dan Agung sekaligus mengambil mie pesenan kita masing masing.
Lalu ku ambil mie pesenanku beserta minumannya. sambil ku baca beberapa artikel mengenai aplikasi sendok radio.
" Teknologi modern telah merevolusi cara orang berkomunikasi dan mengekspresikan diri. Di sana-sini kami melihat apa yang orang-orang makan untuk makan siang beberapa menit sebelum mereka memakannya, menonton konser dengan orang asing dari seluruh kota melalui video streaming langsung dan bahkan berkomunikasi secara real time melalui beberapa platform chatting. Dengan semua sumber daya ini tersedia bagi kami, mudah untuk berpikir bahwa “oh, mengekspresikan diri saya sangat mudah” atau “Saya hanya dapat berbagi apa saja, kapan saja”. Cukup mengherankan, kita menemukan diri kita merasa semakin terbatas. Kami khawatir tentang sudut foto, kualitas video, atau memilih filter yang tepat. Kadang-kadang kita begitu terobsesi dengan menyajikan dengan benar secara visual bahwa itu menghalangi kita dari berbagi apa yang ingin kita bagikan. Aneh, bukan? " gumamku sambil membaca artikel yang tersedia di gadgetku.
" Jadi mengapa kita tidak mengambil langkah mundur dan kembali ke ekspresi diri yang sederhana dan tidak terbatas. Mari kita keluarkan semua kekhawatiran dan batasan jumlah karakter dan biarkan suara kita yang bicara. " lanjutku membaca dalam hati.
" oh iya hahaha... ini artikelnya bagus sih brooo... tentang penjelasan lengkap tentang spoon radio " kataku
" waaah.... mau dong sad... kayaknya tertarik... " kata agung
" makan dulu Gung... hahaha... nanti dingin " kataku
" kuda lumping " kata agung
" hahahaha " tawaku kepada Agung...
" dimakan dulu loh mas mas... nanti dingin " celetuk ibunya bercanda
__ADS_1
" hahaha iya Bu " sambung kami...
habis itu kami lanjut makan di tenda pedagang warung kelontong ibu itu. Dengan suasana pinggir jalan yang cukup berisik namun tidak mengurangi rasa nikmat dari rasa mie ini.
" oi zy, gung... " kata Eko di pinggir jalan menyapaku dan agung
" oi ko... sini mampir ko... makan makan... " kata agung
" dibayarin Fauzy nih, hayooo makan... " sambung agung membuat aku tersentak makan mie
karena agung menyadari bahwa aku tersedak makan mie akhirnya agung tertawa.
" hahaha zy, berjanda zy berjanda... " kata agung
" Bercanda woi hahaha " kata Eko
" gua duluan yah broo... mau ke rumah konsumen dulu " kata Eko
" sip sip brooo " kata Agung...
" ga mampir mas? " kata ibunya
" besok ya Bu, soalnya ini mau kerumah konsumen dulu " sambung eko
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hallo semuanya. Selamat datang di karyaku ini. Semoga kamu terhibur dan menyukai karyaku ini 😊🤗
Oh iya, Mohon bantuan sebelumnya. setelah membaca cerita kami, Kaka boleh titipkan saran dan kritik Kaka di kolom komentar ini 🤗 dan Kaka juga boleh memberikan likenya. karena like itu bisa memberikan saya semangat dan energi baru.
__ADS_1
Terimakasih banyak atas kedatangan anda 🤗 Sehat selalu dan sukses ya
💖