Cinta Di Awal Nikah

Cinta Di Awal Nikah
bab 40


__ADS_3

hari ini ivana pulang untuk bertemu sama orang tuanya untuk bicarakan pernikahannya yang katanya dipercepat.


"ivana kamu pulang,,,,"


"iya ma ,,,kata mas Arsya katanya mau fitting baju pernikahan,,,,,"


"kamu anak yang baik sayang kamu bantu keluarga ini untuk biar usaha kita semakin sukses,,,,"


"dengan mengorbankan masa depan ivana gitu ma,,,,"


"bukannya kamu bahagia menikah sama Arsya,,,,"


"mas Arsya baik aku belum bisa bilang aku suka sama dia tapi dia memang baik sama ivana ma,,,,"


"hidup kamu nggak bakal Susah nak kalau kamu menikah sama Arsya,,,,"


"apa ini maksud Mama menikahkan aku sama mas Arsya,,,,"


"Mama juga yakin kalau ini hal yang terbaik buat kamu sayang,,,"


"ivana belum bisa membahagiakan Mama sama papa tapi Ivana ada harus menikah dulu,,,,"


"kamu ivana menikah dengan Arsya sudah membuatmu bahagia kan mama sama papa kamu ,,,,nggak perlu untuk bekerja mencari uang untuk membahagiakan atau membantu keluarga kecil kita ini,,,,"


"ma ,,,aku menikah sama mas Arsya bukan karena hartanya tapi karena ini keinginan Mama aku harus berdampingan dengan mas Arsya,,,,"


"iya sayang mama tahu ya sudah kalau kamu mau istirahat istirahat dulu aja,,,,"


ivana langsung pergi ke atas untuk menuju kamarnya disana dia langsung merebahkan badannya ke kasur dia memikirkan masa depan dia yang harus menikah muda dengan pengusaha. meskipun pengusaha itu kaya raya tampan dan tidak kekurangan apapun.tapi ivana ingin banget merasakan hidup bekerja menjadi wanita karir dengan apa yang dia udah mendapatkan gelar nya.dalam lamunan ivana tiba-tiba berdering dilihatnya dilayar handphone ternyata arsya menelpon diangkatnya langsung.


"halo mas Arsya l ada apa tumben nelpon,,,,"


"aku denger kamu pulang,,,"


"mas Arsya tahu dari mana,,,,"


"kamu sendiri pulang apa nggak bilang-bilang sama aku,,,"


"mas Arsya jangan mengalihkan pembicaraan nya aku nanya sama mas arsya tahu dari mana,,,,"


"ya dari adik kamu lah kenapa kamu nggak memberi tahu aku,,,,"


"mas hubungin aku untuk segera pulang karena kita mau fitting baju,,,,"


"jadikan aku hubungan kamu gitu jadi kau mau pulang bukan hanya rindu sama aku,,,,"


"apa-apaan sih mas Arsya tumben banget bucin banget,,,,"


"ya bilang kamu kan,,, sayang sayang gitu kan sama aku,,,,"


"udah mau fitting baju kapan,,,,"


"nanti aku kabarin kapan kita mau fitting baju kan aku belum ketemu lagi sama desainernya dia belum bisa menghubungi aku,,,,"

__ADS_1


"ya sudah kalau udah selesai hubungin aku aja,,,"


"siapa putri cantik nanti aku jemput ya,,,,"


"mau ke mana lagi,,,,"


"kamu nggak pengen jalan-jalan sama aku atau ketemu sama aku,,,,"


"baru berapa minggu lalu kan kita ketemu mas aku juga belum kangen sama mas,,,,"


"kamu mah enggak so sweet,,,"


"ya udah aku mau mandi dulu aku mau istirahat dulu aja,,,,hubungin aku lagi aja kalau siap,,,"


dimatikan lah handphone-nya dan dia langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi setelah mandi dia selesai memilih baju dan rebahan sejenak karena dia sangat lelah hari ini sangat sangat lelah sekali.


...----------------...


arsya yang mendengar Ivana sudah pulang segera selesaikan tugasnya untuk biar cepat pulang.ya nggak sabar ingin bertemu sama ivana juga sangat kangen banget sama Ivana tapi sebaliknya ivana nggak merasa seperti itu mungkin karena dia nggak terlalu suka sama arsya dia cuma ingin membuka hati sedikit aja untuk arsya.setelah pekerjaan sudah selesai dia langsung pergi ke rumah Ivana tanpa pergi ke rumahnya untuk ganti baju.berapa menit pun berlalu dan mobil sudah sampai depan rumah Ivana dan mengetuk pintu dan membukanya adalah ibu Ani


"Arsya kok bisa kesini tumben,,,,"


"iya ma lagi pengen ketemu sama Ivana mau ngajak makan malam,,,,"


"oh mengajak pergi ya,,,sudah udah janjian tadi,,,,"


"mau kasih kejutan sih ma,,,,"


"ya sudah naik aja katanya juga mau fitting baju ya,,,,"


"sepertinya dia tidur bangunin aja dia lagi di atas di kamarnya,,,,"


"nggak papa ntar saya ke atas ma,,,,"


"ya nggak papa sekarang juga mau nikah,,,,"


"ya sudah ma arsya ke atas dulu,,,,"


"ya silakan"


dengan perlahan-lahan menuju ke atas untuk membuka kamar Ivana dan kamarnya tidak dikunci dia melihat Ivana yang tertidur pulas di kasurnya.membuat Arsya tidak tega untuk membangunkan Ivana tapi ini udah sore masa anak gadis mau tidur sampai sore sore gini terpaksa Arsya membangunkan Ivana.


"bangun sayang ini udah mau sore buruan bangun,,,"


"siapa sih oh mas Arsya,,,"


"terkejut ya,,,,"


"kok bisa masuk kamar Ivana,,,,"


"kamar kamu nggak dikunci ya bisa masuk lah,,,,"


"emang dibawa nggak ada mama atau papa gitu,,,"

__ADS_1


"ada mereka lagi dibawa duduk di ruang tengah aku disuruh bangunan di kamu sendiri,,,,"


"mengapa ingin bangun ini aku sih,,, masih ngantuk banget mas,,,,"


"ini udah sore nggak bagus buat anak perawan tidur sampai sore terus kedua kita mau pergi liburan mandi itu mau pergi,,,,"


"yeh pas suruh untuk pergi cantik coba lihat pulang kerja langsung ke sini gitu,,,"


"iya pulang kerja langsung ke sini,,,,"


"harusnya pulang dulu baru nelpon aku siap-siap mandi kamunya juga siap-siap tapi pergi bukan kayak gini,,,,"


"aku udah nggak sabar pengen ketemu kamu jadinya aku langsung buru-buru ke sini,,,,"


"dasar mas Arsya bucin banget,,,"


"biarin bucin bucin juga sama calon istrinya,,,,"


"ngarep sekali mas arsya,,,"


beberapa menit kemudian Ivana sudah selesai untuk siap siap diajak pergi sama arsya. saat habis makan pasti jalan-jalan dan duduk dulu di taman kota sambil mengobrol.


"kita cuman ngobrol di sini aja bukannya mau fitting baju ya mas,,,"


"besok kita baru fitting baju terus ini undangan terus ini gimana udah kamu urus semua,,,,"


"itu semuanya udah Mama sama ibu Sukma yang sudah ngurusi kita mah tinggal siapin bajunya nikahnya aja sama apa persiapan juga jadi sih udah diurut semuanya kok,,,,"


"aku seneng Ivana ,,,,bisa menikah sama kamu,,,"


"oh ya sebahagia gitu kah mas,,,,"


"emang kamu nggak bahagia menikah sama aku,,,"


"ya aku seneng mas bisa nikah sama kamu karena kamu juga baik sama aku mungkin kita belum bisa saling menyayangi tapi aku yakin kamu bisa mencintai aku nanti,,,"


"sekarang juga aku bisa sayang sama kamu cinta sama kamu,,,,"


"mas Arsya tahu apa yang aku inginkan mas,,,,"


"emang kamu pengen apa sih sayang,,,"


"Ivana pengen meskipun nanti kita udah nikah mas aku pengen kerja mas,,,"


"jadi selama ini itu yang membuat kamu jadi galau,,,"


"iya kan aku pikir kalau aku nikah nanti sama mas aku nggak bakal bisa bekerja atau tinggal minta doang aku enggak mau aku pengen punya pekerjaan yang bisa membanggakan orang tuaku juga dan membanggakan kamu juga,,,,"


"kamu tahu nggak Ivana aku tuh bahkan membutuhkan kamu banget jadi kalau kau memang ingin bekerja kamu bisa bekerja di kantor aku akan mendukungmu,,,"


"beneran mas mengizinkan aku untuk bekerja,,,"


"kita akan bekerja sama ya sayang,,,"

__ADS_1


"mas yang terbaik aku sayang sama Arsya,,,,"


itu membuat hati Ivana sedikit lega karena keinginan dia untuk bekerja dia bisa dilakukan. mereka pun pulang dan melanjutkan kegiatan besok karena besok akan ada fitting baju dan mempersiapkan pernikahan yang akan semakin dekat.


__ADS_2