Cinta Di Sepertiga Malam

Cinta Di Sepertiga Malam
Tamu istimewa


__ADS_3

**Terimakasih ea buat kalian yang selalu mendukung karya karya akuh ,,,, love you โค๏ธ sekebon sawit๐Ÿค—๐Ÿ˜......


๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ**


Adiba melangkah memasuki ruang tamu yang sudah di penuhi banyak orang yang tidak adiba kenal .


Adiba melangkah mendekati sang umi dan mencium punggung tangan nya .


"Udah pulang sayang? , kenalin ini sahabat Umi dan Abah ". Ucap sang Umi Halimah sambil tersenyum.


Adiba pun tersenyum dan mulai menyalami satu persatu tamu yang berada di ruangan tersebut.


"Umi , Abah Diba mau ganti baju dulu boleh?". Ucap Diba yang merasa risih karena masih menggunakan seragam SMA nya .


"Boleh dong sayang , mandi sekalian jangan lupa dandan yang cantik ea". Ucap sang Umi.


Adiba hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya untuk menjawab kata kata sang Umi.


Adiba melangkah menuju kamar nya , dan mulai melepaskan hijab dan lain lain nya.


Setelah selesai Adiba menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Lima belas menit kemudian Adiba selesai dengan ritual mandi nya .


Adiba keluar dari kamar mandi menggunakan bathrob dan rambut masih di sanggul menggunakan handuk.


Adiba menuju walkin closed untuk memilih baju yang sekiranya cocok , setelah merasa pas Adiba mengunakan nya . Setelah selesai Adiba melaksanakan kewajiban nya menunaikan ibadah sholat asar.

__ADS_1


Setelah selesai sholat kini Adiba duduk di depan meja rias dan mulai memoles kan sekincer dan lain lain nya .


Saat Adiba masih menggunakan hijab nya tiba tiba pintu di keetuk dari luar .


Tok.....tok...tok ......


"Assalamualaikum ...... kak Adiba......".Terika suara dari luar.


"Wa'alaikum salam .... bentar". Sahut Adiba sambil mempercepat menggunakan hijab nya.


Adiba melangkah menuju pintu dan membuka.


Ceklek......


Mencul lah wajah cantik dan imut milik sang adik tercinta .


"Ada apa dek ?". Tanya Adiba sambil membenar kan hijab nya.


"Hah...... apa calon imam?!".Adiba merasa syok dengan apa yang di ucapkan sang adik.


"Iya kak masa gak tau , itu yang di depan kan calon mertua kakak , pemilik pondok pesantren yang Abah saranin waktu itu lo kak". Ucap Amalia sambil tersenyum.


"Serius kamu dek? tapi kok Umi sama Abah gak ada bilang apa apa tuh sama kakak ". Ucap Adiba sambil menganga .


"Ea mungkin buat kejutan kali kakak , ea udah ayo turun itu calon imam Kakak udah datang , ganteng banget tau kak".Ucap Amalia sambil senyum senyum sendiri.


"Hah.... serius kamu dek , kan kakak masih pengen sekolah masa di suruh nikah". Gerutu Adiba.

__ADS_1


"Ea kan bisa nikah dulu baru kuliah kak". Ucap Amalia sambil menggandeng tangan sang kakak.


"Tapi....". Sebelum Adiba selesai berbicara mulut nya sudah di tutup oleh sang adik menggunakan tangan .


"Ih.... bawel amat sih kak , di lihat dulu tuh calon imam kakak yang ganteng Paripurna , tar nyesel lo kalau nolak". Sungut Amalia.


"Log kok galakan kamu dek". Ucap Adiba sambil tersenyum.


Mereka pun melangkah bersama menuruni anak tangga .


Tak lama kemudian Adiba dan Amalia sampai di meja makan dan di sana sudah banyak tersaji makanan yang mengugah selera.


"Assalamualaikum....". Ucap Adiba dan Amalia.


"Wa'alaikum salam....." .


"Duduk nak....". Ucap Abah Fauzan .


Adiba dan Amalia mencari kursi yang masih kosong. Di setiap kursi sudah di duduki tinggal tersisa dua kursi yang belum berpenghuni , dan bisa di tebak itu untuk Adiba dan Amalia.


Tapi yang membuat Adiba heran kenapa salah satu kursi bersebelahan dengan laki-laki yang belum Adiba kenal dan di depan kursi Adiba di duduki oleh wanita cantik yang usia nya hampir sama dengan sang Umi .


Amalia yang merasa tugas nya selesai pun melangakah menuju kursi milik nya yang berada di sebelah sang umi .


"Maaf Diba lama ". Ucap Adiba merasa sungkan dengan tamu tamu Abah dan Umi nya .


"Mumpung semua sudah kumpul silahkan dinikmati makanan nya nanti keburu dingin gak enak lagi ".Ucap Abah Fauzan mempersilah kan tamu nya menikmati hidangan yang sudah tersaji.

__ADS_1


๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ


Jangan lupa dukung autor ea guys.... terimakasih ๐Ÿค—


__ADS_2