
Jam sudah menunjukan 02;00,tapi bagi ana ini adalah awal hidup nya,yang akan di jalankan ya,besok malam ana harus bertunangan dengan laki" yang sudah di jodohkan ayah nya kepada elsa.dan sekarang dialah yang akan menggantikan nya.
"bagaimana ini apa yang harus aku lakukan? jika Elsa akan pergi besok pagi,dan aku yang harus menggantikan diri nya,aku sangat takut ayah dan ibu tau dan mereka pasti sangat kecewa"ucap nya dengan nada sangat khawatir.
Ana tidak sadar dia sampai tidak tidur karena memikirkan hal itu.sedangkan Elsa yang berada di kamar nya juga memikirkan hal yang sama,tapi bukan berarti Elsa sedih,dia malah sangat bahagia dan tidak sabar untuk pergi dari rumah.
cahaya menyinari wajah ana yang tertidur di lantai,dia tidak sadar karena memikirkan masalah yang akan datang di hidup nya.
"ya ampun...... Aku sampai tidak sadar tidur di sini ,badan aku terasa sakit semua" ucap ana yang berdiri dan hendak pergi ke kamar mandi ,tapi terhentikan dengan suara yang sudah membuat nya memikirkan masalah sampa larut malam dan tidur seperti ini.
ya Elsa sekarang sudah berada di kamar ana,bahkan Elsa melihat penampilan ana sudah sama seperti diri nya.
"apa yang kau lakukan Elsa?ucap ana melihat penampilan dan kebahagiaan yang ad di wajah Elsa,tanpa memikirkan bagiaman dia.
"tentu saja sesuai rencana kita, apa kau lupa ana? baiklah tidak masalah biar aku ingatkan ,kita aku bertukar posisi,dan tujuanku datang ke sini aku ingin kau menjadi aku"ucapnya sambil menyuruh ana duduk di meja rias dan menghadap ke kaca yang memperlihat merek berdua.
Saat ana menatap diri nya,dia melihat wajah dan ana memang sangatlah mirip dan di kaca itu terlihat ada dua ana,karena saat ini Elsa sudah mengikutin gaya pakean dan wajah yang di rias seperti mirip ke ana
"kau lihat sekarang terlihat dua ana di depan kaca itu,dan sekarang kau harus menjadi Elsa!kau tenang saja aku akan membantu mu"ucap Elsa kepada ana dan mulai me rias wajah ana dan menghilangkan tanda yang ad di bibir ana.
Elsa yang selalu me rias wajah nya di mana pun itu ,sedangkan ana yang hanya natural saja,banyak sekalian perbedaan di antar mereka berdua.setelah Elsa selesai merias wajah ana dia sangat bahagia krna dia yakin orang"pasti tidak tau apa yang terjadi.
__ADS_1
"lihat ana,kau sangatlah mirip dengan Elsa,gaya berpakaian mu , wajah mu itu semua sekarang sudah meyakinkan banyak orang bahwa tidak terjadi apa"dan mereka juga tidak bisa tau apa rencana kita"ucap nya dengan bahagia sambil merasa bangga rencana nya akan berhasil
"kau tau Elsa tidak masalah bagi ku,jika aku yang menggantikan mu dan akan menikah,tapi bukan ini cara nya cara ini sama saja kita membohongi semoga orang termasuk orang tua kita"ucap nya dengan menatap diri nya dia kaca dengan tidak yakin dan merasa terbebani dengan semua rencana Elsa
" ana kau itu terlalu banyak memikirkan hal lain,serangan aku akan pergi dari sini dan aku akan bicara kepada ayah dan ibu aku sudah menyiapkan dan sudah memikirkan agar aku bisa pergi dari sini,agar semua rencana kita tidak sia" ucap Elsa kepada ana dan hendak pergi dari kamar nya ,tetapi sesaat kemudian dia berhenti dan berbalik.
"dengar ana kau harus pindah dari kamar ini sekarang juga dan pergi ke kamar ku! oh iya satu lagi jangan keluar kamar sampai aku pergi dari sini kau mengerti! Kau tidak perlu memikirkan apa pun cukup kau menjadi aku saja" ucap nya dengan mengatakan itu,ana yang mendengar hanya melihat Elsa saja
"Elsa kau tau kau adalah seorang model tentu saja aku tidak bisa menjadi kau,dan kau tau sehari harian ku bagiama bukan ,hanya wajah yang mirip dengan kita,tapi kelakuan sangat lah tidak" ucap ana dengan menghalikan tatapanya ke luar jendela
Elsa yang mendengar ana bicara seperti itu sangat kesel,tapi di berusaha menahannya agar tidak membuang-buang waktu untuk dia pergi segera
"ingat ana kau harus tetap berada di kamar sampai aku pergi nanti! kau mengerti bukan?
Setelah mengatakan semuanya kepada ayah dan ibu nya mereka tida sama sekali curiga,karena yang ada di depan mereka Elsa bukan ana ,tetapi Andre dan Ririn sama sekali tidak mengetahui karena Elsa memang sangat hati-hati melakukan rencana nya.
" tapi nak bagaimana dengan pertunangan adik mu? Ana, Elsa akan segera menikah tidak baik bukan jika kau pergi"ucap Ririn ke putrinya agar ana tetap bertahan di rumah ini sampai pernikahan berlangsung.
" ibu tidak bisa,aku harus menyelesaikan pendidikanku aku sudah bicara kepada Elsa dan Elsa sudah mengerti dan tidak akan sedih dengan keputusanku ini"ucap nya dengan berusaha sekeras mungkin agara dia bisa segera pergi.
Andre dan Riri hanya menghela napas mereka bersama-sama, bagaimana bisa putri mereka menikah dan putri nya satu lagi akan pergi ,tanpa melihat sodara kembar nya yang akan melepas masa muda nya.
__ADS_1
"baiklah nak kau bisa pergi,tapi ingatlah kau harus segera kembali"kepada putri nya
Elsa yang mendengar itu pun memeluk ayah dan ibu nya karena akhirnya renca nya berhasil. Ya Elsa mengatakan kepada ayah dan ibunya jika dia akan menyelesaikan pendidikanya di kota New York karena Elsa tau ana sangat lah mengejar pendidikannya dan karirnya. Berbeda dneganya yang tidak terlalu peduli dan masuk ke dunia permodelan.
Setelah Elsa bersiap siap,dan hendak pergi Ririn pun menghentikan langkah nya
"ana bawa ini nak,ibu sengaja membelikan buku-buku ini kau sangat suka bukan,kau bisa nanti membaca nya setelah sampai sana"ucapnya dengan memberikan buku nya kepada Elsa
"ibu ini sangat lah berat,kenapa ibu membelikan buka sebanyak ini"ucap nya dengan bingung dan tidak habis pikir,ibu nya memberikan 5 buka dengan nya.
" ana ada apa? Bukan kah kau suka,nak biasanya jika ibu memberikan ini kau selalu senang,bahkan kau akan sedikit protes karna menurut mu ini sangat sedikit"ucap Ririn heran melihat ana yang tiba" seperti tidak suka dengan bukunya.
" oh yampaunn, aku hampir saja ketahuan Elsa kau harus ingat sekarang kau adalah ana,kau tidak boleh membuat mereka semua menyadari kalok ada yang aneh dengan mu"ucapnya dalam hati, dan detik kemudian tersenyum kepada ibu nya
"aku sudah membawa banyak buku ibu ,tapi tidak masalah aku akan membawa juga yang ini"ucapnya dengan berusaha tersenyum dan meyakinkan ibu nya
"biar ibu bantau di mana tempat nya biar ibu satukan agar kau tidak kesulitan"ucap lilin ingin mengecek koper nya
"tidak ibu biar aku saja tidak masalah ibu duduk saja aku akan menaruk nya"ucap Elsa buru"agar ibu nya tidak tahu kalau dia sedang berbohong.
Setelah Elsa menyiapkan semuanya dia pun berpamitan kepada ayah dan ibu nya ,saat itu orang tua mereka menanyakan tentang kebardan adik mereka yang tidak muncul-muncul,tapi Elsa sudah memberi alasan agar orang tua mereka tidak curiga.dann saat itu juga Elsa berpamitan dan pergi dengan sanga bahagia dan senang karna akhirnya dia sudah berhasil.
__ADS_1
Ana yang melihat kepergian Elsa dari atas,pun menangis dia tidak tahu mengapa Elsa sampai melakukan ini semua.dia melihat orang tua nya yang nampak sedih melihat kepergian ya bahkan dia masih ada di dalam rumah ini,dan dia sangat kasihan melihat orang tuanya di bohongi seperti itu dengan putri mereka sendiri.