
Di kota New York, Elsa yang sedang merayakan keberhasilannya dengan kekasih nya Doni pun sedang berpesta ria di apartemen mereka.
" kau lihat sayang ,sekarang renca kita berhasil.kita hanya perlu tunggu saja ena dan laki" itu menikah,setelah itu kita akan kembali dan hidup bersama" ucap Elsa kepada Doni ,Doni yang mendengar Elsa sangat bahagia akhirnya sebentar lagi dia akan memiliki segalanya.
" ya kamu bener sayang,setelah ini tidak akan ada lagi yang menggangu hubungan kita.ucap nya dengan minum minuman.
setelah mereka selesai bicara ,Elsa pun memutuskan untuk menghubungi ana dia ingin menanyakan apakah rencana nya berjalan dengan lancar.
" halo ana bagaimana pertunangan mu"ucap Elsa di sebrang sana.
"aku yakin laki laki itu sangat lah cocok dengan mu,dan aku ucapkan selamat untuk mu "ucap nya kepada ana
"tentu saja aku bahagia,aku akan memulai hidupku,dan Elsa apa yang kau pikirkan itu tidak bener,aku akan merasa sangat bahagia sekarang"ucap ana kepada Elsa krna ana tau Elsa pasti pikir yang di jodohkan ayah mereka pasti laki laki yang kuno.
Elsa yang mendengar itu pun ingin menanyakan ke ana tetapi Doni memanggil nya dan terpaksalah dia mematikan telpon nya.
Walaupun Elsa dan Doni satu apartemen tapi bukan berarti mereka tidur bersama ,krna Elsa ingin Doni menjadikan dia istri nya terlebih dahulu.
setelah hari pertunangan berlangsung ana dan kenzo tidak saling berkabar.
Berbeda dengan Kenzo yang sibuk menyelesaikan pekerjanya ,dan anak yang sibuk membaca buka"nya
" Elsa apa inii" ucap ririn melihat putrinya dengan kening yang berkerut Karan baru kali ini dia melihat Elsa yang suka membaca dan belajar
Ana yang sangat tau apa yang di pikirkan ini nya berusaha buat tetap tenang walapun sejujurnya dia sangat takut dan gugup.
" Elsa apa ini nak,kau membaca buka sebanyak ini ,dan seminggu ini kau sibuk dengan ini semua"ucap ririn dengan ikut duduk di kamar ana
"tidak ibu ,ini hanya aku melihat buka" apa yang menarik untuk aku baca ,bukankah ana suka membaca jadi aku heran mengapa dia sesuka itu aku ingin melihat apa yang tertarik"ucap nya dengan berusaha bersikap angkuh padahal ia ingin sekali pergi dari situasi ini.
__ADS_1
Ririn yang mendengar pun menghela napas nya , entah kenapa Ririn merasa ada yang tidak bener Krn akhir" ini Riri selalu melihat ada ana di diri Elsa.
"bukan itu aj Elsa ibu merasa kau adalah ana ,kau selalu lebih suka di rumah membantu para pelayan masak,dan kau tidak pernah keluar ataupun menjadi model"ucap ririn panjang lebar kepada Elsa, entah kenapa dia ingin menanyakan ini semua dia merasa ada yang tidak bener.
" ibu apa yang kau pikirkan ana adalah kakak ku tentu saja kelakukan kami sedikit sama ,ibu itu hanya firasat ibu saja itu karna ini terlalu merindukan ana "ucap ana dengan berusaha meyakinkan ibu nya walaupun dia ingin sekali jujur tapi entah kenapa dia tidak bisa.
Ririn yang mendengar pun ikut mengiyakan ucapa ana karna menurut nya tentu saja seperti itu
berbeda dengan Elsa yang kini sedang memikirkan sesuatu di apartemen nya,enath kenapa dia merasa dia lah yang sudah membiayai hidup kekasih nya
" apa ini aku sudah habis banyak dan apa ini"ucap nya dengan kesal dia melempar kertas yang tertulis nominal uang yang di keluarkan
" di mna Doni dia blg dia sedang kerja bukan lalu mengapa harus uang ku yang selalu di gunakan"ucap nya dengan heran krna selama ini dia lah yang membayar semua termasuk keberangkatan nya dengan Doni ke New york.
sebenrya bagi Elsa tida masalah jika Doni meminta uang nya ,tapi setelah Elsa pikir pikir Doni tidak pernah memberi nya uang ataupun apa berbeda dengan di Indonesia Doni selalu memberikan barang "yang mewah
" aku harus bicara dengan Doni ,dia pasti sedang di Kantor lagi pula aku tidak pernah datang ke alamat kantor nya"ucapnya dengan akhirnya memutuskan pergi ke alamat yang penrnh Doni berikan padanya
Setelah sampai Elsa pun turun dan masuk ke perusahaan itu .
"permisi ada yang bisa saya bantu nona"ucap pekerja yang di sana
"saya ingin bertemu dengan pacar sayang Doni Hermawan" ucapnya dengan santai dan tersenyum
"tapi Doni hari ini tidak bekerja nona "ucap pekerja di situ ,Elsa yang mendengar pun mengerutkan keningnya.
"apa begini pekerjaanmu kau meyebutkan namnya dengan tidak sopan apa kau ingin aku pecat kau tidak sopan dengan bos mu sendiri" ucap nya dengan kesal karna menurutnya hari ini sudah cukup membuat nya kesal
"maff nona tapi nona meyebutkan nama pelayan kebersihan di sini bukan nama bos kami"ucapnya dengan tersenyum dan bingung
__ADS_1
"apaa , apa kau blg apa kau tau aku tadi blg apa aku blg Doni Hermawan jelas" dia adalah bos mu dan kau aku akan membuat kau di pecat sekarang ini juga"ucapnya dengan merah dan berusaha menelpon Doni
"maff nona pemilik perusahaan ini bernama pak Andika lokis sedengkan nona meyebutkan nama Doni Hermawan dia adalah penjaga dan pembersih perusahaan ini" ucap pekerja itu dengan menahan kekesalannya
" apaa kau sudah tidak waras tidak mungkin ini perusahaan milik pacara saya dan kau jaga bicara mu " ucap Elsa yang sudah kehilangan kesabaran nya
" nona tenang lah atau saya akan memangil petugas untuk menyeret anda keluar"ucap pekerja itu dengan ingin memanggil petugas itu tapi di hentikan
" hei berani nya kau.....aku pastikan kau akan di pecat"ucap nya dengan ingin menghajar petugas itu
Tapi di hentikan dengan suara yang menghentikan perdebatan mereka
"maff kan saya pak nona ini tiba" datang ke sini dan marah" karna tidak terima pacar nya bekerja sebagai kebersihan dia merasa pacarnya yang mempunyai perusahaan itu" ucap pekerja wanita itu dengan sangat sengit dan merendahkan Elsa
Elsa yang mendengar itu pun sangat emosi hendak mengajar pekerja itu tapi di hentikan
" hei apa kau tidak ada sopan santun jika kau bilang pacar mu itu pemilik perusahaan itu adalah hanya mimpi mu,dan kau bisa tanyakan kepada pemilik perusahaan nya langsung"ucap asisten perempuan andika yang dari tadi mendengarkan keributan itu
" diam kau kau ..... Elsa yang sudah sangat emosi pun berusaha agar menahan semuanya"
"jadi aku pacar nya Doni ,kau yang membuat Doni meminjam dan membohingin para pacar" nya apa kau tau Doni telah menipu kau dan bukan itu saja banyak pacar Doni yang telah datang ke sini dan aku ingin dia keluar dari perusahaan ku sekarang juga sampaikan kepada pacarmu itu krna sudah cukup dia membuat keributan" ucap Andika dengan datar dan dingin
Elsa yang mendengar dan membaca sebuah tulisan direktur pun hampir jatuh karna lemas apa yang di dapatkan ya semua orang yang di sana mulai berbisik" dan merasa kasihan padanya Elsa yang sudah tidak tahan pun pergi
Tapi ada tangan yang menarik nya.
"aku tau kau terluka maff kan aku ,aku tidak bermaksud membicarakan masalah ini di depan semua org"ucap Andika merasa kasian kepada Elsa
"lepaskan aku aku tidak perlu maff mu "ucap nya dengan berusaha tegar
__ADS_1
" kau itu sangat lah angkuh baiklah jika kau blg seperti itu terserah padamu"ucap nya dengan berlalu pergi