
"Sayang bangun. ayo sarapan dulu papa udah nunggu kamu dari tadi lho"Teriakkan terdengar dari luar kamar namun seorang putri kecil di dalam nya tidak memperdulikan teriakan tersebut yg hanya seperti suara cicak baginya.
beberapa kali terdengar suara itu kembali terdengar namun lama kelamaan sepertinya orng yang memanggil nya sudah lelah hingga memutuskan untuk tidak membangunkanny lagi.
saat suara itu terhenti seorng putri itu buru-buru bangun dan mandi karna hari ini adalah hari pertama dia masuk ke kelas Xl Mipa 1. dia buru-buru turun namun saat di meja makan dia melihat pemandangan yang membuat moodnya hancur yaitu ayahnya makan sambil suap suapan dengan ibu tirinya.
ya dia adalah lisya yang sedang menatap datar ayah dan ibu tirinya. saat mereka menyadari bhwa ada yg melihatnya langsung menghentikan kegiatan suap suapan mereka lalu mengajak lisya makan bersama
"Syang ayo makan dulu. mama udh bikinin roti bakr dan nasi goreng buat kamu. kaamu mau- kata-katanya terhenti ketika lisya menyela
"Tidak terimakasih. gw mw sekolh" kata lisya sambil berlalu meninggalkan ayah dan ibu tirinya itu. dia tidak memperdulikan teriakan sang ayah yg terus memanggil untuk meminta maaf kepada sang ibu tiri yang memulai drama dengan menangis.
__ADS_1
lisya pergi menggunakan mobil sport milik nya. lisya melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata karna dia kesal dengan sikap ayahnya yg berubah. 15 menit dia sudah sampai di SMA Pertama Putra yang sebenarnya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. lisya langsung memarkir kan mobilnya lalu pergi menuju kelas barunya yang ada di lantai dua. namun saat dia akan menaiki tangga lisya melihat banyak para laki-laki dan perempuan yang bergumpul. lisya tidak heran kepada sikap laki-laki di sekolahnya yg memang selalu mengejarnya. namun dia heran kenapa bnyak siswi perempuan yg ikut serta bergumpul. saat dia sibuk memperhatikan sekitar tiba-tiba ada yang menabraknya. dan ternyata lisya menabrak laki-laki yang tampan namun lisya tidak memperhatikan hal itu karna moodnya tidak bagus.
"Maaf apakah kamu baik-baik saja?" tanya pria tersebut sambil tersenyum manis karna terpesona dengan kecantikan lisya
"Ya"singkat lisya lalu melanjutkan langkahnya menuju kelasnya. sedangkan laki-laki tadi terdiam karna lisya bersikap acuh terhadapnya sedangkan bnyak wanita yang sangat ingin dekat dengannya namun dia tidak suka itu.
"Gadis yang menarik" katanya dlm hati lalu pergi berlalu
lalu pria itu menghampiri lisya dan menekuk lututnya di hadapan lisya walau lisya sama sekali tidak menatapnya.
"Lisya kamu mau kan jadi pacar aku??" kata laki-laki itu tak lain kapten basket dan moswanted di skolhnya
__ADS_1
"Tidak" kata lisya lalu keluar kelas.
saat menuju pintu keluar kelas dia melihat 3 sahabatnya sedang diam melongo dan ya lisya sudah tau apa penyebab nya.
"Lis!! lu nolak kak Romeo?" tanya rey tak percaya
"emm"kata lisya
"lis. kak Romeo itu idaman ank satu sekolh lho!!" kata cece yang ikut ikutan
"ya trus gue harus bnget gitu nerima dia. ogah gue"kata lisya
__ADS_1