
"Iya mabk itu aja" kata mic dan lisya bersamaan
"Baik saya permisi dulu tuan nona" kata pelayan tersebut dan hanya di balas anggukan kepala dari keduanya
saat pelayan tersebut pergi hanya tinggal keheningan yg melanda mereka berdua, namun mic tidak membiarkan hal itu terjadi
"kamu tadi mainnya keren lho" puji mic
"biasa aja tuh menurut gw" kata lisya acuh dan sambil memainkan headphone nya
mic kesal karna dia tidak di perhatikan sedangkan di luar sana banyak perempuan yang menginginkan jalan-jalan dan makan bersama dirinya. lalu mic merampas hp lisya dan memasukkan nya kedalam saku celana
"apaan sih lo balikin gk hp gue" kata Lisya marah
"enggak mau. apa sih yang asik di hp kamu Sampek saya di sini kamu anggurin" kata mic penasaran
"bukan urusan lo" kata lisya
"Lagi chatingan sama pacar kamu ya?" tanya mic lagi atau lebih jelasnya ingin mengetahui bahwa lisya itu sudah Punya pacar atau belum
__ADS_1
"iya emang kenapa? masalah buat lo?" kata lisya berbohong padahal sebenarnya dia belum pernah pacaran sama sekali
mic kesal sendiri mendengar ucapan lisya, dia mulai terbakar cemburu, dia pun mengambil hp lisya di saku celananya lalu dia lempar Kelantai hingga hp lisya hancur.
"Bang*at kenapa lo lembar hp gue hah!!?" bentak lisya
"saya gk suka kamu punya pacar" kata mic acuh "nanti saya belikan hp baru tapi kamu harus putusin Pacar kamu itu" kata mic sangar
"Hello tadi gue cuma bercanda kali gue gk pernah Pacaran" kata lisya kesal dengan tingkah mic
seketika hati mic berbunga bunga lalu dia menatap mata lisya dengan mata berbinar seperti anak kucing
"ihh kenapa natap gue kek gitu?" kata lisya risih
"Selamat menikmati" kata pelayan tersebut lalu pergi berlalu
"Selamat makan!!" kata lisya dengan nada riang
lisya mulai makan dengan rakus karna dia lupa sarapan. mic melongo melihat tingkah lisya namun lama kelamaan dia tersenyum Senang sehingga dia lupa untuk memakan makanan nya
__ADS_1
"pelan-pelan lisya tidak akan ada yang merebut makanan mu" kata mic sambil mengelap pipi lisya yang terkena saos
"Inwi enak bungut" kata lisya dengan mulut penuh
"hey hey iya iya itu enak Ayo makan saja sepuasnya ok" kata mic sambil tersenyum
setelah lisya selesia makan dia menatap mic yang menatap nya dari tadi
"kenapa natap gue kek gitu?" tnya lisya
"enggak papa sih heran aja kok bisa ya badan sekecil kamu makannya banyak banget" kata mic sambil geleng-geleng kepala
"malah kurang **** perut gue Masih laper ni" kata lisya sehingga membuat mic melongo
"ha!! apa!! masih laper!! kamu sudah makan banyak lisya!!" kata mic
"kenapa? takut bangkrut? Ywdh gw bayar sendiri aja"kata Lisya marah dengan bibir yang mengerucut ke depan sehingga terlihat imut dimata mic
"Haah ya sudah pesan lagi sana saya yang akan bayar semuanya" perkataan mic membuat mata lisya berbinar
__ADS_1
"Ok lo yang bayar ya. cepet bayar dulu ni makanan kita gk akan makan di sini. gw lagi pengen bakso beranak cabe" kata lisya dengan mata berbinar
"baiklah saya bayar dulu. kamu tunggu lah di mobil" kata mic lalu berlalu pergi ke kasir untuk membayar makanan mereka