Cinta Hadir Dengan Sendirinya

Cinta Hadir Dengan Sendirinya
Episode 4


__ADS_3

Satu Minggu berlalu sekarang disekolah Lia tidak sendirian lagi,karena teman-temanya sudah kembali kesekolah.


"Hoyy Lia". sapa dodo


"Ehh dah selesai ? "tanya lia


"Udah dong."


Lia dan Saling bertukar cerita,Dodo menceritakan keseruan yang dia rasakan pada Lia,begitupun Lia yang menceritakan betapa sepi nya tidak ada teman-temannya.Tidak lama setelah itu datang Nani dan Ani.


"Liaaaaaaaa". sapa ani dan nani dengan memeluk


"Aaaaa akhirnya sekolah lagi,kangen banget ih ga enak sama si hendri,raka."


"Lagian kamu ngga ikut sih." kata nani


"Emmm... ehh ngomong-ngomong gimana disana?"tanya lia


"Ihh seru banget apalagi ada yang kesempatan berdua-duaan tuhh."Sindir Ani


Keseruan mereka menceritakan pengalaman masing-masing. Tanpa sadar Nani dan Dodo semakin dekat satu sama lain,bahkan dodo semakin perhatian dengan nani.


Lia diam-diam memperhatikan tingkah Nani dan Dodo,tapi semakin ia perhatikan semakin ia merasa hatinya sakit.


"Li,kita ke belakang yu".ajak Ani


"Ehh ngapain disini ajah".


"Udah ayo".


Lia pun mengikuti Ani.Sesampainya dibelakang Ani menanyakan sesuatu yang membuat Lia terkejut.


"Li,jujur yah sama aku".


"Jujur apa?".


"Kamu sebenernya suka kan sama si Dodo? aku perhatiin setiap kali Nani sama Dodo deket bercanda gitu ekspresi kamu itu suka berubah loh."


Lia pun terdiam dengan perkataan Ani,Lia bingung harus jujur atau menyimpannya sendirian.Dalam hati nya ia benar-benar merasakan sakit,tapi satu sisi Nani adalah sahabatnya dia ngga mau nyakitin sahabatnya apalagi sampai Nani tau kalau ternyata mereka suka dengan orang yang sama.Namun pada akhirnya Lia pun mengutarakan perasaannya.


"Ummm kamu sok tau deh ni,masa suka sama temen sendiri". sambil tertawa palsu


"Udah jujur ajah ngga apa-apa,kamu maj nyembunyiin berapa lama sih?"


"Hmmm mungkin bisa dibilang iya aku suka sama Dodo,tapi setelah aku tau kalau Dodo sama Nani saling suka,aku bisa apa? ngga bisa apa-apa kan?".


"Iya tapi seengganya kan kita bisa jaga perasaan kamu li."


"Udah ngga apa-apa aku santai kok" .


Lia terus berbohong kalau dia baik-baik aja.Tanpa mereka sadari ternyata Nani ada di belakang mereka,nani mendengar semua yang mereka bicarakan.


"Li?kenapa kamu ngga bilang sama aku?". tanya nani mengejutkan keduanya.


"Hahh Nani?". jawab lia


Sontak saja Lia dan Ani terkejut melihat Nani tiba-tiba ada dibelakang mereka dan mendengar percakapan mereka.


"E e e Nani sejak kapan kamu berdiri disitu?"Tanya Ani dengan gugup.


"Ngga penting dari kapan aku disini.Yang terpenting kenapa kamu ngga jujur sama aku li?."tanya nani


"A a aku,ngga gitu ni maksud aku."


Lia merasa serba salah ada diposisi seperti ini,dia merasa kesal namun disisi lain Nani adalah sahabatnya dia ngga mau nyakitin sahabatnya.


"Ni,dengerin aku dulu yah,kita jelasin disini yah." Tutur lia


Mereka pun saling terbuka satu sama lain.


Akhirnya Nani dan Lia saling mengerti dan setelah itu sikap Nani sedikit berubah pada Dodo.Sampai Dodo menyadari ada yang berbeda dari Nani,lantas dodo menanyakan semua rasa penasaran itu pada Ani.


"Ani.Pulang sekolah kita ke cafe dulu yu". Ajak dodo.

__ADS_1


"Tapi aku udah janji sama lia mau bareng ." jawabnya.


"Bilang ajah penting."


Di depan gerbang sekolah Ani dan Dodo menunggu Lia keluar.


"Belum pada pulang?" tanya lia pada Dodo dan Ani.


"Belum,nunggu kamu". jawab dodo.


"Li kita ngga bareng yah aku ada perlu dulu sama si Dodo." ucap Ani.


"Ouhh ok ngga apa-apa."


Dodo dan Ani pun bergegas meninggalkan sekolah untuk menuju ke cafe dekat sekolah.


Sesampainya di cafe,tanpa basa basi doso langsung menanyakan tentang sikap nani terhadapnya akhir-akhir ini.


"An si Nani kenapa yah kok kaya agak ngehindar gitu?". tanya nya


"Ngga tau deh."


"Kamu jangan bohong ceritain ajah".


"Hmm yaudah aku ceritain yah."


Ani pun menceritakan permasalahannya itu.Dodo sempat terkejut dengan penjelasan dari Ani,ia sempat tidak percaya dengan apa yang Ani katakan.Tapi di sisi lain orang yang dia suka yaitu Nani.


Dodo merasa bingung harus bagaimana,karena dodo tidak bisa memutuskan untuk memilih salah satu karena dodo masih sekolah,dia berjanji pada ibunya untuk tidak menjalin hubungan dulu dengan seorang wanita sebelum lulus sekolah.Akhirnya dodo dan ani saling bertukar pikiran dan memikirkan jalan mana yang harus di ambil agar tidak menyakiti keduanya.


Keesokan harinya mereka seperti biasa selalu kumpul dimana pun mereka berada.Sikap Nani dan Dodo pun biasa selayaknya tidak terjadi apa-apa di depan lia,walau pun di belakang berbeda. Namun sikap Nani tidak bertahan lama bahkan Ani pun yang sudah dianggap baik tidak perduli lagi akan perasaan lia.


"Li,kamu masih suka sama Dodo?".


"Ngga ko".


Lia berbohong pada Ani ,karena ia tidak ingin jika Nani dan Dodo menjaga sikap karena ia.Tapi lia berharap jika Ani bisa mengerti perasaan lia yang sebenarnya.Namun sayangnya Ani tidak mengerti ia mengira jika lia benar-benar sudah tidak ada perasaan apa-apa terhadap dodo.


"Cieeee Nani dodo bikin iri ajah sih tingkah kalian". teriak Ani


Karena lia merasa tidak tahan berpura-pura akhirnya lia memutuskan untuk pergi dengan alasan dia pergi ke toilet.


Tetapi tidak disangka ada temannya yang menyadari perasaan lia yang sebenarnya.


"Aduhh kok aku mules sih,gara-gara makan pedes banget deh tadi. Bentar yah aku ke toilet dulu." ucap lia.


"Mau aku temenin?". tanya nani.


"Ngga usah.Yaudah aku duluan".


Lia pun pergi ke belakang tapi bukan ke toilet melainkan ke taman sekolah.Karena perasaabnya sedang kacau,Lia tidak sadar jika ada yang mengikutinya dari belakang.Ia pun duduk di bawah pohon besar,sambil berbicara sendiri.


"Kok rasanya sakit banget yah,padahal aku udah nyoba ikhlas tapi ko susah banget sih."


Tidak tahan air mata pun jatuh dengan sendirinya.Tidak lama lia dikejutkan dengan suara seseorang.


"Kamu jangan so kuat,kamu bukan baja lagi pula semua butuh proses."


"Ehh firman,sejak kapan kamu berdiri disitu?"


"Sejak tadi.Li aku tau ko kamu nyembunyiin semua nya kamu pura-pura senyum bahkan kamu juga tidak melibatkan perasaan kamu dengan pelajaran disekolah .Kamu memang pandai menyembunyikan kesedihan li,tapi aku tau kok kamu itu ngga baik-baik ajah."


Dengan tertawa lia membantah kata-kata firman.


"Ihh apaan sih so tau ".


"Ngga so ketawa nangis-nangis ajah ngga apa-apa."


Lia tidak bisa membendung lagi air mata nya . Tidak lama akhirnya lia merasa lebih tenang karena sudah meluapkan segala emosinya .Setelah lia memastikan dia tidak terlihat seperti sudah menangis lia dan firman pun kembali ke sekolah.


"Ihh pantes lama,abis ngapain sih?".tanya ani


"Nih si firman masa ngajak makan dulu."

__ADS_1


"Ihh firman lia doang nih yang di ajak?". tanya ani


Firman pun hanya tersenyum sambil memperhatikan lia.


Teng .... teng..... teng...


Bel berbunyi tanda pelajaran hari ini sudah selesai semua siswa berhamburan untuk pulang ke rumah masing-masing. Namun Lia,Dodo,Nani,Hendri dan Raka masih disekolah untuk mempersiapkan lomba ekskul beladiri.


Mereka pun berlatih tapi disela latihan ada kecelakaan kecil.


"Aduhh ." rintih dodo.


"Kenapa do?"tanya lia


"Kaki ku berdarah nih kena tembok yang belah."


Lia khawatir dengan luka dodo tapi nani sudah lebih dulu mengambil kotak p3k untuk dodo. Lagi-lagi lia merasa perasaannya tidak karuan saat melihat Nani yang mengobati Dodo ditambah gurauan teman yang lain.


"Hadehhh mana sakit kalau yang ngobatin gebetan." tutur Raka.


"Ia lah sakitnya berkurang atau malah ngga sakit.Ani udah jangan ikut-ikutan ngobatin ganggu ajah sih." kata Hendri.


"Ouhh iya lupa aku forget harusnya jangan ikut campur ah." Jawab ani


"Cieeee sweeet banget sih. "ucap mereka.


Dodo pun tidak menghiraukan hanya tersenyum malu sambil menahan perih di kakinya.Namun berbeda dengan lia,ia harus berpura-pura ikut temannya meneriaki tingkah Nani dan Dodo walaupun sebenarnya hatinya sakit.


Setelah latihan selesai semua bergegas pulang.Tapi lia menyadari Nani dan Dodo tidak bersama mereka.


"Ehh tunggu-tunggu,Nani sama Dodo ketinggalan loh." ucap lia.


"Wahh paling lagi berduaan."timpal hendri.


"Iya lah ngapain ngurusin orang pacaran sih biarin ajah." uap Raka.


Ani tidak menghiraukan ucapan teman-temannya ia justru mengajak teman-temannya untuk menunggu saja.


"Udah lah kita tunggu dulu."


Tidak lama terdengar dari kejauhan suara tertawa Nani dan Dodo.Mereka berjalan sambil bercanda sesekali tangan Dodo memegang pundak Nani.


"Woyyy pacaran mulu kita udah jamuran nih nunggu." ledek hendri.


"Nani lama banget sih?" tanya Ani.


"Nihh tangan si dodo kena pecahan kaca di jendela."jawab nani.


Sontak semua berteriak.


"Cieeeee cieee khem khem".


Lia hanya terdiam melihat semakin hari dodo dan nani semakin seperti orang yang menjalin hubungan.


Lelah dengan gurauan tawa mereka akhirnya pulang menuju rumah masing-masing.


Sesampianya di rumah lia terlihat tidak bersemangat sama sekali.


"Assalamualaikum bu".


"Waalaikumsalam,tumben lesu gitu?" tanya ibunya.


"Cape ajah,aku bersih-bersih yah bu banyak PR jadi harus cepat dikerjakan."


"Yaudah tapi jangan lupa makan yah."


Lia pergi ke dalam kamarnya,ia hanya diam di atas kasur miliknya sambil berbaring memandangi langit rumah.Ia teringat kejadian di sekolah yang membuat ia kesal sendiri karena terjebak dengan perasaan yang membuat ia tidak nyaman.


"Ishhh ngapain sih aku kepikiran itu.ngeselin aja sih. move on dong lebay banget sih."


Karena lelah lia bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Hoaaam ngantuk banget sih,mandi dulu deh."

__ADS_1


Setelah mandi lia tidak kuat karena lelah akhirnya lia tertidur.


__ADS_2