
Aku kirana andhara pratama putri dari pemilik prika group dari pasangan kemal dan adrina pratama.
Hidup menjadi seorang putri seperti dibuku dongeng anak-anak dan semua kebutuhan tercukupi dengan kekayaan orang tuanya yang tak akan habis 7 turunan berkali-kali tanjakanpun harta kekayaan keluarga pratama tak akan habis.
Kirana kecil sudah diajari untuk hidup sederhana dan berbagi dengan sesama oleh orang tuanya sehingga kirana tumbuh dewasa dengan sikap yang rendah hati dan sudah memiliki yayasan peduli sesama bagi anak-anak terlantar dan yatim piatu serta bagi kaum lansia yang disia-siakan oleh keluarganya serta mendirikan sekolah-sekolah gratis bagi orang-orang tak mampu dipelosok negaranya.
Walau hidup serba ada tidak membuat kirana sombong dan malas, malahan kirana remaja sudah memiliki brand fashion yang kini sudah terkenal hampir dipelosok dunia dengan brand KR.And yang melambungkan namanya kekancah internasional.
Kirana sosok yang ceria, ramah, bahkan tegas dalam bekerja, tidak akan ada kata-kata main-main jika sudah berusahaan dengan pekerjaannya menjadi seorang desainer, dia akan bersikap profesional dan bertanggung jawab atas pekerjaannya itu.
Wajah cantik dan terkesan babyface membuat kirana dewasa selalu terlihat bak anak sekolahan.
Kenan Adrian miller sang pewaris Horison group sekaligus sahabat karib kirana yang juga seorang player bahkan sering digosipkan sering bergonta ganti wanita walau kenan sendiri tak pernah meniduri wanita-wanitanya.
Sikap arrogant dan dingin sangat kental pada kenan jika sudah berhadapan dengan rekan bisnisnya ataupun orang lain tapi tidak jika dengan kirana yang sudah dekat sejak duduk dibangku smp dulu, kenan akan bersikap konyol bahkan seringnya membuat kirana kesal.
Seperti hari ini kenan selalu datang kebutik kirana hanya untuk melihat wajah kesal sahabatnya sebelum mengajak untuk pulang bersama.
" Mana bos kalian ?" tanya kenan tanpa permisi pada salah satu karyawan kirana yang semua karyawan kirana hanya tau jika bosnya tunangan seorang kenan karena kenan selalu mengatakan dirinya tunangan kirana walau nyatanya dia cuma sahabatnya di garis friendzone dengan kirana karena bersama kirana kenan merasakan kenyaman dan bisa menjadi dirinya.
" Ada diruangannya, tuan "
Tanpa terima kasih kenan pergi kelantai dua gedung tersebut untuk menemui kirana.
Ceklek
" Honey, my sweety, what are you doing ?" teriak kenan yang membuat kirana memutar bola matanya malas.
Bagaimana bisa kenan dengan seenaknya menyebut dirinya tunangannya sedangkan gosip tentang dia suka bermain wanita tak pernah sepi.
" Berisik, pergi sana !" teriak kirana yang menatap kesal sahabatnya.
" Honey, jangan suka teriak-teriak nanti makin gemas gue " ucap kenan lalu mendudukan tubuhnya disofa.
" Mo ngapain lu kesini, jika mo curhat sono ke mamah dedeh " ujar kirana ketus karena kesal karena kenan sudah mengganggu konsentrasinya.
__ADS_1
Kenan sangat menikmati wajah kesal kirana ibarat kekesalan kirana menjadi moodbooters bagi dirinya.
" Temenin gue makan yuk "
Kirana hanya mengerutkan keningnya karena selalu saja menjadi tempat pria playboy itu mencari teman.
" Ogah, gue sibuk !.. bukannya hari ini jatah lu sama cewek ondel-ondel lu itu " ucap kirana yang tak bergeming dari kursinya dengan tangan yang sibuk diatas keyboard laptopnya.
" Gue lagi males sama dia, mau gue putusin nanti, ayolah temenin sahabat lu yang tampan ini, itung-itung ibadah " rayu kenan yang melangkah duduk dikursi didepan kirana.
" Lagu lama, kalo ibadah kok ama lu, ibadah tuh dimasjid atau digereja.. " ujar kirana dengan menutup laptopnya lalu menatap jengah ke arah sahabatnya.
" Gue udah jauh-jauh dari kantor gue kemari untuk ngajak lu makan " bujuk kenan dengan menyandarkan kepalanya atas meja kerja kirana sambil memasang wajah memohon.
Kenan lebih suka datang ke kirana sahabatnya mau senang atau sedih kenan lebih nyaman bersama kirana daripada sahabatnya angga dan nino serta aldo walau sama berteman dari kecil tapi hanya kirana satu-satunya wanita yang sangat dekat dengan kenan selain ibunya.
" sapa suruh lu kesini bambank " ucap kirana dengan gelengan kepala melihat wajah memelas kenan yang pastinya dibuat-buat.
" Gue sendiri yang suruh kesini painem, gue traktir deh " bujuk kenan lagi agar kali ini mau menemani makan malamnya karena hari ini malas untuk bertemu para wanita yang mengaku pacarnya .
Nino selain sahabat dari kecil sekaligus menjabat menjadi asissten kenan karena keluarga nino berhutang budi pada keluarganya, sehingga untuk membalas budi kebaikan keluarga pratama nino berjanji akan mengabdi dengan keluarga pratama.
Nino kecil sudah menjadi sahabat kenan dan belajar menjadi asissten kenan sampai sekarang menjadi orang kepercayaan kenan dan keluarga.
" Bosan ama nino mulu tiap hari, terserah lu dah mau makan dimana gue traktir atau lu mau mobil keluaran baru gue beli dah asal lu malam ini temenin gue makan, gue lagi bete nih kirana andhara pratama " ujar kenan yang tak tanggung-tanggung merayu dengan menjanjikan membelikan mobil keluaran terbaru pada kirana asal mau temani dirinya makan.
Bukan kenan tidak memiliki orang tua karena disini kenan ngotot ingin mengajak kirana karena moodnya ingin kirana.
" Lu lupa apa mau gue ingetin jika bokap gue juga memiliki perusahaan mobil dan gue bisa aja ganti mobil tiap jam tanpa beli " ucap kirana mulai mode sombongnya keluar karena terkadang kenan selalu memaksakan keinginannya dan selalu mengiming-ngiming sesuatu yang mahal hanya sekedar masalah sepele padahal ketidakmauan kirana jalan bareng kenan itu jika bertemu para wanita yang mengaku pacar kenan dan selalu merusak moodnya.
Kenan terkekeh mendengar pengakuan sombong kirana yang memang wanita yang didepannya bukan wanita dari keluarga biasa melain dari keluarga sultan yang segalanya mesti punya berkat perusahaan sang ayah yang menggurita.
" Ck.. gue salah ngajak orang "
" Sadar lu "
__ADS_1
" Gue gak akan pulang sebelum lu mau makan bareng gue "
" Serah lu mau disini atau gak, gue mau pulang " ucap kirana sembari berdiri lalu mengambil tasnya lalu melangkah keluar untuk pulang karena sudah sore waktunya dirinya pulang.
" Tega bener punya sahabat " ucap kenan yang langsung berdiri mengekor kirana.
" Ngapain ngikut gue keluar, bukannya lu mau disini dan gak akan pulang karena gue gak mau makam bareng " ujar kirana yang terus berjalan menuruni anak tangga.
" Dih, ngapain gue disini jika orangnya aja pulang, ayolah gue lapar dan gue juga gak ada maksud apa-apa karena ini murni hanya makan bareng " rengek kenan bak anak kecil yang minta sesuatu harus dituruti.
" Lu bawa mobil? " tanya kirana yang berhenti kemudian menoleh menatap kenan.
" Bawa, jadi mau pake mobil gue apa mobil lu " ucap kenan yang nampak senang karena sepertinya kirana akan makan bareng bersamanya.
" Sapa yang mau bareng lu, paijo " ucap kirana melanjutkan langkah.
" Gak, lu harus makan bareng gue Titik! " paksa kenan yang menarik tangan kirana membawa kirana keluar butiknya dan banyak karyawan kirana yang melihat bosnya digandeng kenan menurut padangan mata mereka.
" Lu mah suka banget maksa orang "
" Kalo gak dipaksa lu gak jalan, lagian apa ruginya bareng gue ditimbang pria-pria lu itu "
Kirana benar-benar dibuat kesal dan ingin sekali menonjok muka tampan sahabatnya yang suka sekali memaksakan kehendak.
" Sumpah gue sudah pengin nonjok muka lu itu " dengus kesal kirana.
" Masuk !"
Dengan terpaksa kirana masuk kemobil kenan karena percuma nolak yang ujungnya juga dipaksa ikut dan itu sudah terjadi dari awal persahabatannya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
~~ ***Paling nyaman jika bisa menemukan teman yang satu frekuensi dan bisa berbagi cerita suka duka bersamanya .~~
Like, vote, dan koment jangan lupa guys dan mohon dukungannya buat novel ketiga akohh 😊 TERIMA KASIH***.
__ADS_1