Cinta Kenan Untuk Kirana

Cinta Kenan Untuk Kirana
Kenan yang mengesalkan


__ADS_3

come back 🤭sekian ribu tahun purnama akhirnya aku bisa nulis lagi.. maaf yah


Cuzz markiba ( mati kita baca )


*****


Tak peduli apa yang dilakukan Kenan ditempat tidurnya, Kirana hanya melirik sesaat yang melihat Kenan berbaring diatas ranjangnya sambil memegang ponsel pintarnya.


Kenan yang terlihat asyik dengan ponselnya menurut yang Karina lihat padahal Kenan telah memerintahkan Nino untuk mengurus pernikahan dirinya dan Kirana tanpa sepengetahuan Kirana karena ini adalah permintaan orang tua Kirana dan merupakan keinginan Kenan menjadikan Kirana satu - satunya ratu di hatinya dan diistana miliknya.


Daddy Kirana meminta Kenan untuk mendaftarkan dulu pernikahannya dan tentang pesta akan digelar setelah Kirana membalas cinta Kenan, itu yang Kenan inginkan.


Bagi Kenan kenyamanan dan kebahagiaan Kirana nomer satu sehingga dia akan berjuang membuat Kiran membalas cintanya.


Itu anak tumben bener anteng... kesambet setan anteng mungkin batin Karina.


Walau dalam mode serius mengcek email-nya tapi sesekali Karina melirik ke arah Kenan yang sibuk dengan ponselnya.


Jika lagi serius cantik banget kamu sayang batin Kenan. Yang juga memperhatikan pesona cantik dari Karina tanpa Karina tahu.


" Rin, lu hari libur juga kerja? " tanya Kenan membuka keheningan pada pagi menjelang siang ini.


Setelah sarapan Kenan mengikuti Karina ke kamarnya karena itu sudah kebiasaan Kenan keluar masuk kamar seorang gadis bernama Karina, Yah hanya pada Karina lah Kenan berani melakukan segala hal bahkan dengan santainya dia selalu keluar masuk kamar milik pujaan hatinya dan untuk orang tua Karina itu bukan masalah besar karena memang sudah kebiasaan Kenan jika bertamu di kediamannya dengan mengganggu putrinya sampai kesal.


" Gue hanya ngecek email masuk aja, lagian lu ngapain sih tiduran diranjang gue ?" jawab Karina yang menatap heran sama sahabatnya dari kecil demen banget tiduran diranjang miliknya.


" Ngantuk " Jawab Kenan singkat.


" Kalo lu ngantuk tidur dikamar lu " ucap Karina yang kini sambil meletakkan laptopnya.


" Enakan tidur disini... ahhhh nyamannya... karin sini lu tidur Samping gue " ujar Kenan yang melentangkan tangannya.

__ADS_1


Itu lah sosok Kenan yang sesuka hatinya jika berperilaku pada Kirana.


" Ogah gue tidur bareng lu .. Sono balik aja sih lo ganggu hari libur gue aja " ucap Karina yang memilih tetap duduk disofa dekat ranjangnya.


" Dih.. sapa yang gangguin lu Karin ... gue dari tadi anteng disini " ucap Kenan dengan posisi memiringkan badannya menatap Karina.


" Kehadiran lu ganggu banget.... Astaga lu ngeselin sekali jadi orang kenannnn... sehari aja lu gak ganggu hari gua " ujar Karina yang nampak kesal melihat wajah tampan Kenan yang tersenyum pada dirinya.


Entah kenapa Karina sangat kesal jika melihat Kenan tersenyum seperti sekarang karena menurutnya ketampanan Kenan sangat membuat otaknya bleng untuk berfikir.


Kenapa harus senyum sih.. kan tambah ganteng tu muka kutu kupret... Astaga Napa gue muji ketampanan Kenan kampret batin Karina.


" Kenapa ? lu udah jatuh cinta dengan ketampanan gue " ucap Kenan yang berniat berdiri untuk mendekati Karina yang asyik dengan ponselnya.


Walau dirinya sedang berbalas pesan dengan teman - temannya tapi Karina masih tetap menimpali semua ucapannya sampai dirinya sadar jika Kenan duduk disebelahnya.


" Ngomong apaan sih lu.. terus ngapain duduk disini " sewot Karina yang terus-terus direcoki Kenan.


" Sombongnya keluar tuhh.... geser Napa duduknya dan ini apa tangan lu Napa peluk-peluk gue... kebiasaan lu.. " Protes Karina yang tingkat kekesalannya kian meninggi karena Kenan dengan sengaja memeluk tubuh ramping Kirana dari samping.


Kenan tak menggubris Karina yang protes malah Kenan memilih menghirup dalam aroma vanila dari tubuh karina yang menurut sangat nyaman.


Sehingga hembusan nafas kenanpun sangat dirasakan Karina dan itu sudah bukan sekali dua kali Kenan bersikap manja pada dirinya dan Karina pun tak mempermasalahkan sikap Kenan yang dianggap tak sopan, selain memeluk Kenan pun mengendus-endus sambil menciumi leher Karina yang putih tanpa harus meninggalkan jejak kepemilikan karena jika meninggalkan tanda merah si singa yang dipeluknya akan mengamuk.


" Geli bodoh... awas ihhh... bisa-bisanya leher gue lu cium-cium... ngeselin tau gak " sewot Karina yang lagi - lagi Kenan bertindak seenaknya pada dirinya.


" Lagian aroma tubuhmu bikin candu dari dulu " jawab santai Kenan yang tak melepas pelukannya. " Lu dari tadi chattingan sama siapa sih.." ucap Kenan tak suka melihat Karina sibuk berbalas pesan.


" Sama siapa bukan urusan lu.. minggir dulu " ujar Karina yang berusaha melepaskan diri dari pelukan Kenan tapi Kenan malah mempererat pelukannya.


" Gak mau.. gua sudah nyaman "

__ADS_1


" Tapi Kenan. . gue sesak nafas kalo lu peluk kek gini "


" Sorry, baby "


Cup


Kenan mengecup pipi kanan Karina yang mana Karina sedikit terkejut atas tindakan tak terduga dari Kenan.


" yakkkk... Kenan Kampret... lepasin ngak.. bisa - bisa lu cium pipi gue " sewot Karina yang lagi - lagi pipinya dikecup Kenan dan pelakunya hanya nyengir kuda santai dan melepas pelukannya.


Ya tuhan, ingin sekali gue geprek tu mulut gerutu Karina dalam hatinya.


Cup


Dan lagi Kenan mengecup pipinya dan membuat Karina memukul keras lengan kekar Kenan.


Benar sudah merasa kesal Kirana pada Kenan dengan membabi buta memukul lengan Kenan.


" Hentikan Karin... Sakit ini " Protes Kenan dan menangkap tangan Kirana.


" Lepasin gak tangan gue "


Cup


Kenan bukannya melepaskan malah mencium bibir seksi milik Karina yang dari tadi ingin dia sesap.


Bibir seksi milik Karina yang selalu terasa manis dan membuat candu sehingga tak bisa untuk memikirkan perempuan lain.


Karina akhirnya pasrah apa yang dilakukan Kenan bahkan Kirana memberi aksen buat Kenan untuk mengeksplor rongga mulutnya.


*******

__ADS_1


Persahatan yang aneh... Tak ingin menyakiti dan keinginan untuk memiliki .


__ADS_2