
***
Sesampainya di kampus Zura pun menyusul Tania ke dalam kelas .
" Zuraaaa,,,,, " teriak Tania , yang menyebabkan orang-orang disekitaran melihat ke arah mereka.
" Tan , ngapain sih teriak-teriak kayak di hutan aja " sahut Zura .
" Heheheh ,, maaf ya Zura kamu tu masuk kelas dengan wajah kusut itu kenapa" ujar Tania .
" Aku tu lagi kesel Lo Tan " jawab Zura .
" Kenapa tu Ra , ada masalah? Sini cerita sama aku "
" Masalah sih nggk Tan , cuman ya lumayan mengganggu pikiran aku sih" jawab Zura lagi .
" Ya udah yok kita ke kantin biar mood kamu kembali, aku yakin kamu belum sarapan, setelah sarapan nanti baru cerita ya " ucap Tania .
" Tau aja kamu aku belum sarapan heheh" jawab Zura .
Tania dan Zura pun melangkahkan kakinya menuju ke kantin , namun sebelum sampai di kantin mereka berpapasan dengan Namira dan teman-temannya.
" Ehhhh ada cewek pelakor noh lewat " teriak Namira .
" Lah iya Mir , percuma dong pintar-pintar tapi pintar dalam ngerebut cowok orang " ujar Nia temannya Namira .
" Udah ,,,kasian dong , ntar orangnya ngadu sama cowok Lo Mir , ntar Lo kena marah" ejek Dila temannya Namira dan menoleh ke arah Zura dan Tania
" Hahahaha,,,, iya ya dil , takut dong" jawab Namira dengan ekspresi wajah yang memelas namun hanyalah ejekan untuk Zura .
Mendengar ejekan mereka Tania pun menguatkan Zura , untuk tidak menghiraukan omongan mereka .
__ADS_1
" Noh pelakor nya pergi takut ya Bun " teriak Nia supaya kedengaran sama Zura dan Tania .
" Maling mana mau ngaku ,, hahahah" jawab Namira lagi .
" Ya udah yok kita pergi , dari sini takutnya mereka ngamuk" ujar Dila dengan nada mengejek.
" Aaaaaa,,, takut" jawab Namira dan Nia serentak dan diiringi tertawa terbahak-bahak dengan nada ejekan .
Sesampainya di kantin , mood Zura tambah berantakan , bukan kenapa , sebelum berangkat ke kampus ia bertemu dengan orang yang ia hindari, dan di kampus ia di ejek sama calon tunangan lelaki yang ia benci tersebut .
" Ra Lo pesan apa , katanya mau makan tadi " ucap Tania .
" Samain aja Tan" jawab Zura dengan nada tidak semangat .
" Hemm ,, ya udah aku pesan dulu ya , kamu tunggu bentar ya " ujar Tania .
" Kenapa aku selalu berada di lingkaran orang orang yang berhubungan dengan Azhar, kenapa seolah-olah disini aku yang menyakiti mereka , seolah-olah mereka tersakiti, padahal akulah yang menjadi korban, korban dari keegoisan mereka,,,,ahhkkk" ucap Zura dalam hati .
" Zuraaa,,,,," panggil Tania lagi.
" Ih,,,, apaan sih Tan teriak teriak" jawab Zura .
" Kamu tu aku panggil dari tadi nggk nyahut nyahut, mikirin apasih" tanya Tania .
" Hemmm,,, siapa yang melamun sih Tan , aku cuman liat pemandangan di depan aku tu " jawab Zura .
" Yelah tu ,,, ya udah saran aku apa yang di omongin Namira dan teman-temannya tadi nggk usah dipikirin ya , nggk usah di masukin dalam hati , anggap aja angin lalu " saran Tania.
" Iya iya Tania bawel , ya udah yok makan keburu dingin makannya lagi " ucap Zura .
" Iya gara-gara kamu ni melamun mulu " jawab Tania .
__ADS_1
Di saat mereka makan hanya terdengar suara dentingan sendok makan , Zura dan Tania makan begitu lahap , ya mereka memang terbiasa sarapan di kantin kampus dari pada sarapan di rumah atau di kos , karena jika di kantin mereka bisa sarapan barengan , dan tak lama kemudian akhirnya merek selesai sarapan .
" Alhamdulillah kenyang" ucap Zura .
" Iya Ra Alhamdulillah" jawab Tania sambil menyeruput teh hijau nya .
" Habis ini kita ke kelas ya " ujar Zura .
" Iya Ra , tapi sebelum kita kembali ke kelas , kamu ceritakan gih apa yang bikin kamu kesel tadi pagi sebelum sampe di kampus" ungkap Tania.
" Yah,,, padahal mood aku udah baik ni , oke-oke karena mood aku lagi baik ni aku cerita " ucap Zura .
" Tadi ,, aku buru-buru ke halte takut ketinggalan sama bus , belum sampe ke halte aku liat seseorang yang lagi bongkar bongkar mesin mobilnya yang aku duga mobilnya mogok , terus aku nawarin buat ngasih dia bantuan buat nelvon tukang bengkel sekitar halte tapi ,,, pas aku dan orang tersebut saling natap , ternyata dia mantan aku Azhar , dan yang bikin aku kesel sempat-sempatnya dia ngomong gini , anggap aja kita dua orang yang tidak saling mengenal atau orang asing , gimana aku nggk kesal tu " ungkap Zura dengan nada kesal .
" Haduh,,, Zura ku sayang ternyata itu yang bikin mood kamu rusak , ternyata mantan ku tak mengenali ku ceritanya ni " goda Tania .
" Apaaan sih Tan , orang lagi kesal juga " jawab Zura .
" Heheheh,,,, iya iya , mungkin dia takut kamu nggk anggap dia gitu , makannya dia ngomong gitu Ra , pokoknya positif thinking oke Ra " saran Tania .
" Hemm iya Tan , maksih yaah selalu support aku " jawab Zura .
" Ya udah yok masuk lagi ke kelas bentar lagi pelajaran mau mulai Lo " ajak Tania .
" Ya udah yok " jawab Zura .
Mereka pun melangkah meninggalkan kantin dan menuju kelas tempat mereka akan melaksanakan proses pembelajaran .
Happy reading ya guyssss ❤️❤️
Maaf ya kalau masih banyak kata-kata typo maklum baru belajar hehehehe 🤗
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian semua 🎉🎉🎉🎉