
Setelah sarapan Zura dan Tania bergegas masuk ke kelas tanpa melihat kekiri dan kekanan.
Bruukkkkk !!!!!!
" Astaga kau lagi apakah kau benar-benar tidak mempunyai mata sehingga kau terus menabrak ku ha " bentak si cowok
" Hei kau siapa ha kenapa kau bentak bentak teman ku , kau saja yang terlalu tinggi seperti tower kau tau " ejek Tania
" Maaf tuan saya tidak tau kalau anda berdiri di situ tadi , sekali lagi saya minta maaf tuan " ujar Zura
" sudah berapa kali aku katakan, Kalau orang ngomong tu lihat matanya , apa kau tuli ha ? Sekarang perlihatkan wajah mu , ayo angkat kepala mu " pinta si cowok
Zura pun pelan-pelan menoleh dengan memejamkan matanya, dan saat dia membuka mata , Deggggggg,,,,, mata Zura dan si cowok membulat sempurna , pertemuan yang tak terduga .
" Maaf saya harus pergi tuan " pamit Zura dan langsung menarik tangan Tania , Tania yang tidak mengetahui apapun hanya mengikuti langkah Zura dengan tatapan kosongnya .
" Zuraa ,,,, tunggu ,,,,,," teriak si cowok sambil mengejar Zura , tapi langka Zura yang begitu cepat langsung hilang entah kemana
" arrrrhggg ,,,,,,, " teriak cowok dengan penuh frustasi
" Zura kau tau selama ini aku mencari mu , selama ini aku menunggu , kau tau hidup ku tak baik sejak kita tak pernah berjumpa , aku merindukan ,aku merindukan mu Zura ,,,, ungkap si cowok dalam hati dengan mata uang mulai berkaca-kaca.
__ADS_1
Di lain tempat Zura dan Tania disibukkan dengan pikiran masing-masing yang entah apa mereka pikirkan.
" Zura apa kau mengenal cowok tadi " tanya Tania dan menoleh melihat keadaan Zura dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.
" Aku belum sanggup menceritakan nya Tania , maafkan aku Tania " ucapnya dengan bibir bergetar dan air mata yang begitu deras mengalir
" Aku tak memaksa mu untuk bercerita ra , tapi jika kamu sudah merasa lebih baik , cerita lah kepada ku mari kita ringankan beban kita bersama " ucap Tania sambil memeluk Zura .
" Makasih Tan , aku bersyukur memiliki sahabat seperti " jawab Zura
" udah sedih-sedih nya ,yuk kita masuk kelas jangan sampai kita telat apalagi sekarang kita ada mata kuliah sama ibuk Anisa yang lebay itu kau tau , hahahahahah " ujar Tania sambil tertawa membayangkan dosennya yang sangat lebay itu
Sesampainya di kelas Tania dan Zura langsung menduduki bangkunya dan tak lama kemudian masuk lah dosen yang ditungu tunggu mahasiswa yaitu buk Nisa yang super lebay
" Assalamualaikum Warahmatullahi wabarokatuh , baiklah Ananda semua sebelum memulai perkuliahan silahkan baca basmalah , Bismillahirrahmanirrahim , baik selanjutnya silahkan kelompok 3 mempresentasikan silahkan " ujar buk Nisa
5 menit berlalu belum ada tanda-tanda mahasiswa nya untuk maju kedepan .
" Kelompok 3 apa Kalian tak mendengar intruksi ibuk ?" tanya buk Nisa
" maaf buk kami lupa kalau kami tampil sekarang " ujar salah satu kelompok 3
__ADS_1
" Gimana mau jadi sarjana kalau tugas Kalian hanya lupa lupa dan lupa , issssss Kalian ini menye- menye semua " ucap buk Nisa dan jangan lupa ekspresi bibir nya yang bengkok bengkok .
" bwahahahahahaah " gelak tawa semua mahasiswa nya , inilah yang dikatakan lebay dari buk Nisa , sebenarnya ibuk Nisa ini adalah wanita yang tegas hanya gara-gara kata menye-menye dia terkesan lebay di mata mahasiswa yang di ajarkan nya .
Dan jam perkuliahan pun berakhir , Tania dan Zura bergegas keluar dari kelas menuju parkiran .
" Ra temanin aku ke kantor Abi yok " ajak Tania
" Haduh Tan gimana ni , kamu sih nggk bilang dari tadi , aku kan kerja sehabis pulang kuliah ini , coba dari tadi kamu ngomong kan aku bisa minta izin sama bos buat telat datang " ucap Zura dengan nada penolakan
" Ya elaaaa Zura , bos kamu kan paman aku ntar aku aja deh yang ngomong sama paman ya ya please " jawabnya dengan tangan dilipat memohon
" nggk bisa Tan kalau kerja aku harus profesional oke " tolak Zura .
" Ya udah de aku dluan ya bye bye sayang ku " pamit Tania
" bye bye Tania " jawab Zura
Selamat membaca maaf ya kalau masih banyak kata-kata typo , aku masih belajar ❤️🙏🙏
jangan lupa tinggalkan LIKE, COMENT , HADIAH DAN VOTE NYA, Terimakasih semuanya ❤️❤️❤️
__ADS_1