
"Baiklah kalau seperti ini aku akan lebih gampang mendapatkan nya"ucap Keenan menyeringai.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°
"Bagaimana?apa kau sudah tau? orang itu Bekerja dimana?" Ucap Clarissa yang sedang berbicara pada Zhelia.
Mereka berdua sedang mengobrol tepat di Kamar Clarissa. Zhelia menceritakan bagaimana tadi Keenan yang sudah membayari Clarissa dan Zhelia saat Makan siang di Cafe.
flashback on.
"Hai nona apa kau teman nya gadis itu?"ujar pria itu yang tak lain adalah Keenan.
Zhelia pun tercengang baru kali ini ia diajak mengobrol oleh Pria setampan Keenan.
"Nona?apa kau baik-baik saja?" ucap Keenan bingung.
"oh iya maaf tuan.ya aku Adalah teman nya Clarissa."ucap Zhelia sambil Cengengesan.
"Ya aku sudah membayar tagihan Cafe ini kepada kalian berdua."ucap Keenan.
"Tidak usah tuan.saya saja yang bayar"ucap Zhelia sambil tersenyum manis di depan Keenan.
"Tadi aku Hanya sekalian saja.oh ya aku sedang buru-buru lagi ada urusan,dan kalau kau atau teman mu ada perlu kau bisa beritahu aku."ucap keenan memberikan Kartu nama nya kepada Zhelia dan berlalu pergi.
Zhelia pun menerima nya dengan sedikit bingung.
flashback of.
"coba mana lihat Kartu nama pria itu"ucap Clarissa.
Zhelia pun memberikan kartu nama Keenan.dan terlihat Clarissa membaca nya dengan seksama.
"Bagaimana?"tanya Zhelia.
"Kita akan menemuinya esok dan menggantikan uang nya"Jawab Clarissa.
Clarissa Memanglah Orang yang tidak ingin berurusan dengan Hutang sepeserpun.
Keesokan harinya.
Clarissa sudah sampai dikantor Keenan dan langsung bergegas ke Resepsionis.
"Permisi Apa ada yang bisa saya bantu?"ujar Resepsionis itu dengan senyuman nya.
"ehm.. saya mau bertemu dengan Tuan Keenan bisa?"tanya Clarissa dengan sopan.
Resepsionis itupun telah berbicara kepada Keenan dan langsung mendapat persetujuan.Clarissa yang mendapat persetujuan pun bergegas ke ruangan Keenan.
Banyak Karyawan yang menatap nya dengan kagum.sinis.dan biasa saja.
__ADS_1
Kinara yang tadi nya ingin mengantarkan Makan siang untuk Keenan pun melihat keberadaan Clarissa berdecak malas.
Clarissa pun menuju ke sekretaris keenan dan langsung Mendapati persetujuan juga untuk dirinya Memasuki ruangan Keenan.
Tok. Tok. Tok.
"Masuk"Sahutan dari dalam.
Ceklekkkkk
Clarissa membuka pintu ruangan Keenan yang langsung mendapati Keenan yang sedang membelakangi nya.
"Permisi Tuan"ucap Clarissa dengan santai.
Keenan pun berbalik menatap Clarissa lalu duduk di Bangku kesayangan nya.
"ada apa kau menemuiku Nona?Cla-Clarissa?"ucap Keenan mengingat kembali nama Clarissa.
"Ya tuan nama saya Clarissa.saya kesini untuk membayarkan Hutang saya yang kemarin."
"Hutang?"tanya Keenan.
"iya anda sudah membayari makanan dan Minuman ku saat di cafe"jawab Clarissa.
"Oh baiklah,tapi ada syaratnya."ujar Keenan.
Tok.Tok.Tok.
Ceklekkkk
Suara pintu terdengar dan menampilkan wanita dengan Makeup yang Tebal dan nampak wanita itu tersenyum sinis ke arah Clarissa. siapa lagi Wanita itu kalau bukan Kinara.
"Hai"sapa Clarissa dengan senyum ramah nya.berharap Kinara.
Kinara tak menganggapi sapaan dari Clarissa.dan langsung bergelayut manja di lengan Keenan.
Keenan menepis Kinara hingga ia Tersungkur ke lantai.
"Keenan! apa yang kau lakukan padaku?!"tanya Kinara dengan kesal.
"Harusnya aku yang bilang itu kepadamu! ngapain kamu Bergelayut seperti itu dilengan ku?!"Bentak Keenan pada Kinara.
"AUREL!"teriak Keenan memanggil Aurel.Sekretaris nya.
"Iya tuan?"tanya Aurel.
"Panggil pak doni kesini Sekarang!"Suruh Keenan.
"Baik tuan"ucap Aurel dan berlalu pergi.
__ADS_1
Tak berapa lama.Ayah Kinara pun datang ke ruangan Keenan. Ayah Kinara yang bernama Doni itu memang sudah lama Bekerja di Perusahaan Keenan sebagai Pegawai biasa.
"A-ada apa t-tuan?"tanya Doni gugup dan panik setelah melihat Ada putri nya disitu Doni sudah tau pasti Kinara membuat ulah sampai Keenan marah.
"Siapa yang menyuruh Putri mu ini Masuk ke ruangan ku tanpa persetujuan ku dan langsung menyentuh bahkan Bergelayut di lengan ku.Hah!" Bentak Keenan.
"Maaf tuan.tadi saya sudah larang tapi katanya ia hanya sebentar tuan, Maafkan saya"ucap Doni memohon.
"Bawa putrimu ini Dari hadapanku dan jangan pernah menemuiku lagi.Kau mengerti?!"ucap Keenan yang sudah geram.
Kinara yang mendengar dia tidak boleg menemui Keenan pun panik.
"Keenan.Tolong jangan seperti inilah, Masa aku tidak boleh menemui mu kumohon jangan lakukan itu. atau jangan-jangan kau melakukan ini semua karena perempuan Kotor itu?"ucap Kinara panjang lebar dan menunjuk Clarissa.
"ckckck Hei nona. Berkacalah! kau sedang bicara dengan siapa?! Dan kau bilang apa tadi? Perempuan Kotor? apa aku tidak salah dengar hah? Clarissa Anandia Marquees disebut Perempuan Kotor oleh wanita seperti mu? Kalau aku Perempuan kotor.lantas kau apa?!"tanya Clarissa Mulai geram karena membawa bawai nya ke permasalah dia dan Keenan.
"Doni! cepat kau bawa putrimu itu dari hadapan ku atau Aku akan merusak putrimu dan kau secara bersamaan dalam waktu 5 Detik!"ucap Keenan penuh ancaman.
"B-baik tuan."ucap doni dan langsung menarik Kinara keluar dari ruangan dan bergegas Ke rumah mereka.
Sesampainya dirumah Mereka.Doni kembali Menarik tangan Kinara sampai kinara merintih kesakitan.
"Ayah!lepaskan lah kumohon! aku sangat Sakit"ujar Kinara kesakitan.
Sesampainya didalam rumah Doni langsung melepaskan Tangan nya dengan kasar.
Plakkkk
Satu tamparan mengenai wajah Kinara.sampai Kinara Merintih kesakitan.
"Apa yang kau Lakukan hah?! kau tau Kalau Keenan sampai kapan pun akan tetap tidak menyukaimu! dan kau? Mengatahi Gadis yang terkenal itu? Hidup mu akan hancur Kinara!!! Bukan cuma kau tapi aku juga akan ikut Hancur!" Ucap Doni membentak nya dan...
Plakkkkk
Satu tamparan lagi mengenai Wajah kinara.Kinara tidak dapat menjawab ayah nya karena ia memang bodoh.
"Maafkan aku ayah Maafkan aku"ucap Kinara dengan memohon.
Di kantor Nugroho Grup.
"Jadi apa maksud mu kesini nona?"ujar Keenan tersenyum pada Clarissa.
"aku ingin..."
Tok.Tok.Tok.
**********************
Bersambung....
__ADS_1