
Kini Fiona menyadari kalau dirinya bukanlah Saingan yang pas untuk Clarissa.
ia pun pamit dengan Clarissa dan Keenan lalu berlalu berlari ke rumahnya.
sampai dirumah ia masuk ke kamar dan menjatuhkan Semua yang ada di kamar nya.
"ARGHHHHH kenapa kau tidak bisa menjadi milik ku?! Kenapa!"Teriak Fiona Frustasi.
"ARGHHH dan mengapa kau lebih memilih dia?!Kenapa?!"tangin Fiona Pecah.
Fiona Menangis sampai tertidur.
Keesokan paginya.
Tinn Tinn
bunyi Klakson mobil Keena yang berada di luar rumah Clarissa.
"Aku akan mengantarmu" ucap Keenan.
"Ck tidak perlu repot-repot seharusnya"ucap Clarissa.
"Kau kan Calon istri ku kalau kau sampai terluka sedikit pun,aku Tidak akan Memaafkan orang itu.kau mengerti bukan?"ucap Keenan Memandang Clarissa sekilas.
"Terserah kau saja."ucap Clarissa.
Setelah sampai Clarissa pun turun dan memasuki Butik yang terkenal yang memang Clarissa lah pemilik nya. Selain Artis dan Model ia juga Memiliki Beberapa Butik dan cabang nya yang terkenal.
"Selamat siang bu"ucap Para karyawan serentak saat Melihat Bos nya memasuki butik tersebut.
"Ya siang juga"balas Clarissa ramah.
__ADS_1
Jam Makan siang pun tiba, Clarissa ingin menghampiri Keenan ke kantor nya dan mengajak nya Makan siang supaya bisa mengenal satu sama lain lebih jauh.
Kini Clarissa sudah sampai di Kantor Keenan lalu pergi menemui Resepsionis.
"Permisi"ucap Clarissa dengan Sopan dan ramah.
"Selain cantik dan memiliki jabatan Artis dia sangatlah sopan sekali"batin Resepsionis itu.
"ya ada yang bisa saya bantu Nona"ucao Resepsionis itu.
"Saya ingin menemui Keenan bisa?"tanya Clarissa.
"Ya tentu Nona"ucap Resepsionis itu tersenyun ramah kepada Clarissa.
"Baiklah Terimakasih"Balas Clarissa.
Clarissa pun naik dan bertemu laras.Sekretaris Keenan.
"Tidak! tuan sedang sibuk!"balas laras dengan cepat.
"Mengapa begitu? katakan aku yang datang"ucap Clarissa.
"aku tidak mau!aku bukan babu mu!"geram laras.
"Aku hanya meminta tolong!kau kau sekretaris nya!"ucap Clarissa mulai Emosi.
"cih sebaiknya kau pergi saja dari tempat ini!dasar menjijikan!"ucap Laras
Keena yang mendengar keributan diluar pun segera keluar.
"ada apa ini?"tanya Keenan.
__ADS_1
"ini tuan ada perempuan ini di kantor mu! usir saja keluar tuan ia tidak berhak kesini apalagi sampai menyuruh-nyuruh ku sungguh menjijikan."ucap laras mengadu ke Keenan
Keenan yang mendengar itu menjadi geram.
Plakkkk
Keenan menampar Pipi laras dengan Geram.
"Siapa yang kau bilang Menjijikan? Ha? dia Calon Istriku! kau sekarang ku pecat!dan jangan menunjukan batang hidung mu lagi dihadapan ku!"geram Keenan yang sudah tersulut oleh emosi.
Laras yang mendengar nya pun menjadi pucat dan gemetaran."jangan Tuan saya mohon Maafkan saya, saya hanya tidak mau anda diganggu oleh perempuan tidak tahu malu ini"ucap laras dengan percaya diri dan menatap Clarissa penuh Amarah.
Keenan mendorong tubuh laras hingga tersungkur ke lantai."yang tidak tahu malu itu kau!bukan Calon istriku!"geram Keenan.
"SECURITY!"teriak Keenan.
"Ya tuan"jawab Security itu.
"Bawa manusia tidak tahu malu ini keluar dan jangan tunjukan Wajah nya lagi disini!"ucap Keenan dengan penuh amarah.
"Bimo!"ucap Keenan memanggil Asisten pribadi nya itu.,
"Ya tuan"ucap Bimo hormat.
"Kau urus Wanita gila ini! dan hancurkan ia dan keluarga nya sampai habis!"perintah Keenan.
"Baik tuan"ucap Bimo.
Bersambung......
Nahloh...Laras sih cari masalah.
__ADS_1