
Kami bersiap untuk makan pagi , setelah makan kami bersiap untuk berangkat ke reuni yg tempatnya lumayan jauh dari rumah Afandi.
Afandi:" Barang bawaan kamu sudah lengkap kan !? soalnya tempatnya lumayan jauh dari sini , disana dingin jangan lupa bawa baju hangat mee !" acaranya sampai malam mending kita pulang nya besok pagi! setelah selesai reuni kita tidur di penginapan dulu paginya baru balik !"
Aku:"iya sudah siap semua kok ! terserah kamu saja !"
Nissa:" Udah mau berangkat ya mbk ?"
Aku: " iya dek !"
Afandi:" jangan lupa bilangin sama ibu ya ! mas pulangnya besok pagi !"
Nissa:" Ok siap ! (menadahkan tangan, minta kompensasi)
Afandi:"iya iya emng anak ini !(memberikan uang kepada nissa)
Kami berangkat menuju tempat reuni itu.di perjalanan kami berdua ngobrol sambil bercanda . setengah perjalanan terasa dingin.
Aku:"Dingin ya disini , padahal masih pagi apalagi malam bisa dua kali lipat "
Afandi:" makanya saya menyuruh membawa baju hangat agar tidak kedinginan!
Setelah sampai di tempat reuni, kami masuk kedalam ruangan. setengah jam kemudian acara dimulai dari sambutan hangat dari panitia reuni dan para bintang tamu !
Sesampainya di depan pintu masuk ruang reuni, ada 5 orang perempuan yg salah satunya tiba-tiba menggandeng tangan Afandi. namanya Leni , dia adalah teman sekelas yg dari dulu suka sama Afandi, sedangkan afandi selalu cuek dengan dia.
Leni:" Loh, kamu bawa adik siapa kesini ?" (tertawa mengejek)kampungan ya gak ngerti style!"
Afandi:" sembarangan ngomong, ini istri ku !(menunjuknya )
Afandi:"jangan didengarin , dia stres !(sambil menggenggam tanganku)"
Leni:" istrinya masih belum dewasa jadi bisa apa !"(tertawa mengejekku)
Aku:" Yang penting saya tidak sepertimu , tidak elegan dan selalu nyiyir melihat orang lain."(auto kena mental)
kemudian aku dipanggil untuk mengisi acara .
🎶Hasi ban gaye🎶
setelah selesai bernyanyi , aku di panggil sama teman sekelas afandi yg lain . saat mengobrol tiba-tiba, aku disenggol oleh Leni kemudian kaki ku tergelincir. Aku terjatuh ke kolam renang. Seperti nya dia memang sengaja menyenggol ku karena dia adalah seorang yg suka sama Afandi sejak masa SMA
Afandi panik setengah mati, langsung spontan melompat ke kolam bembantuku naik . karena dia sudah tau kalau aku tidak bisa berenang.
setelah naik , aku merasa kecewa kesal .
Afandi:" Kamu gpp kan mee..?!"(khawatir)
Belum sempat aku menjawab pertanyaannya . aku langsung berdiri dan menyiram minum ke muka Leni itu . dia sempat mau melawan kemudian karena emosi aku menamparnya. dia ingin membalas tapi ditepis oleh Afandi.
semua teman-temannya melihatku heran karena tidak sesuai dengan tampilanku yg polos lugu dan pendiam. setelah itu aku ke kamar ganti untuk mengeringkan pakaianku dengan hairdryer.
Afandi:"Itulah akibat nya menggertak istriku , jangan sembarangan menggertak orang lain jika tidak ingin digertak !"
__ADS_1
Anang:"wah kaget gue bro , galak juga ya istri kecilmu itu !"
Afandi:"Dia gak galak kok cuma melindungi diri nya sendiri!"
Efendi:" gak sesuai tampilan luar nya ! kyk psikopat gak tuh !
Afandi :" ya udah gue susulin dia dulu ya!"
Afandi mencariku ke toilet , ternyata tidak ada.
Afandi:"Duh.. kemana dia , cepat amat ngilang nya !?"
Tiba-tiba ada yg mengunci pintunya dan suhu diruangan semakin dingin .
Aku:" (mencoba untuk membuka pintunya) siapa saja yang ada diluar, tolong buka pintunya..!"(kedinginan)
ternyata ruangan itu kedap suara , meskipun aku teriak kencang tidak ada yg mendengarnya . aku semakin menggigil kedinginan, masih mencoba untuk membuka paksa pintunya tapi tidak bisa. bingung mau ngapain hpku ada didalam tas.
Aku:"huft yaallah selamat saya dari sini"(menggigil dan badan semakin lemah)
Sementara afandi kebingungan mencariku .
Efendi:" jangan-jangan dia udah pergi tadi karena marah !" gue bantu cari diluar ya bro !
Anang:" mungkin di toilet bro !"
Afandi:"makasih bro , udah tadi gue cari disana gak ada!"
Abi:" Apa mending kita lihat di cctv aja bro! istrimu larinya kmn ..!
Setelah melihat ruang cctv mereka berempat pergi ke ruang ganti baju untuk membantuku .
Setelah pintu dibuka, aku merasa lemas , pusing , tidak kuat berjalan, penglihatanku semakin kabur kemudian aku tak sadarkan diri .
Afandi:"Kamu pucat banget mee (aku jatuh pingsan ) mee ?(khawatir)"
Abi:"Ayo segera bawa ke RS.terdekat saja!" biar Efendi yg mengantarmu , kita susul sebentar lagi!"
Afandi:"makasih ya bro (sambil menyelimutiku dengan jaketnya)"
Afandi mengendongku ke mobil sambil memeluk dan menggosok tanganku yang dingin.
dengan kecepatan 70 perkm kami segera sampai di RS.purnama Medika.
segera dilaksanakan tindakan.
perawat :" keluarga pasien"
Afandi:" saya keluarganya..! bagaimana keadaan istri saya..?"
perawat:"terjadi penyempitan pembuluh darah akibat dingin , detak jantung lebih cepat dari biasanya, pasien juga mengalami Anemia . bpk bisa membantunya dengan cara kontak fisik dengan pasien.
Afandi:"Tapi tidak ada yg serius kan dok?"
perawat:"syukur, tidak ada! untung saja segera dilakukan tindakan . untuk menormalkan saja silahkan lakukan kontak fisik. kontak fisik dapat membantu melancarkan peredaran darah, mengontrol detak jantung, untuk anemia kami Sudah siapkan obat .
__ADS_1
Afandi:"terimakasih dok!"
kemudian dokter keluar dari ruangan perawatan. teman Afandi menunggu kabar di diluar ruangan .
Anang:" Gimana bro ?
Afandi:" Gpp untung saja segera dilakukan tindakan! cuma butuh hangat aja !
Abi :" Mungkin ini saatnya bro !
Afandi:" Nggak lah , belum waktunya bro kasihan dia!"
Teman-temannya berpamitan untuk pulang.
Efendi:"Mungkin lebih baik Lo kasih tau orang tua Lo bro biar ada yg gantiin Lo pas mau sholat atau mandi gitu bro!
Afandi:" gpp bro biar gue jaga sendiri aja ! paling besok sudah boleh pulang!
Efendi:" ya udah gue pulang dulu ya! semoga cepat sembuh ..!
Afandi:" makasih ya bro!"
Setelah semua nya pulang, afandi terbayang apa yg dikatakan dokter tadi . kontak fisik yg dimaksud itu kontak fisik yg bagaimana 🤔.
Afandi mengunci pintu kamar, kemudian membuka bajunya dan memelukku erat.aku yg masih lemah dan efek obat tidur, hanya pasrah meskipun dipeluk , dicium, dan diraba-raba. kemudian tertidur
Saat pagi hari aku terkejut karena tertidur pulas di dalam pelukannya. dan teringat semalam, saat dia meraba-raba tubuhku.
Aku:"Apaan sih kamu tidur disebelahku kyk gini , gak pake baju juga."
Aku:"(menangis ) saya kecewa sama kamu !"
karena aku mengira dia sudah melakukannya padaku tanpa seizinku.
Afandi:" Saya hanya ingin kamu segera pulih saja , hanya membantumu menaikkan suhu tubuhmu ."
Aku:" Harus kayak semalam?"
Afandi:" Mending kamu ngomel sama dokter nya aja . dokter meminta saya kontak fisik sama kamu , hanya kontak fisik biasa kan gak sampai terjadi seperti yang kamu pikirkan mee!(menjelaskan)"
Aku:" Ngapain cium-cium (kesal)"
Afandi:" ya kan juga kontak fisik mee!"(menggaruk kepalanya yg tak gatal)
Aku :" kenapa?"
Afandi:"maaf saya terbawa suasana mee!"
Aku:" tuh kan (manyun sambil memukul dengan bantal)"
Afandi:"iya iya minta maaf! awas lepas infusnya! gak sampai terjadi kan !"
Aku:"Awas aja kamu diulang!"
Dokter datang, memberi tahu bahwa setelah infus habis dan setelah obatnya lengkap boleh pulang.
__ADS_1