
Kejuaraan telah usai dan risma memenangkan kejuaraan tersebut dengan membawa pulang piala juara pertama serta piagam dan medali emas nya ,tetapi dibalik kebahagiaannya ada yang kurang tidak seperti biasanya ,sampai sekarang amar belum menghubunginya dan pesannya pun tidak di balas . Pikiran negatif selalu terlintas dibenaknya tapi risma selalu menepisnya dan berfikir positif.
***
Disekolah dita melihat risma berangkat ke sekolah , ditapun segera menghasut teman temannya agar membenci risma , dengan cara mengatakan risma merebut pacar dita , dan teman temanpun mulai berpikir buruk pada risma .Dan rismapun jadi bahan pembicaraan teman temannya serta tatapan tajam teman temannya ketika risma lewat .Risma terheran heran dengan tatapan temannya kepadanya karena tatapannya seperti tatapan mengintimidasi . Tapi risma tetep bersikap cuek masa bodo , sesampainya di tempat duduk , ternyata gita sudah ada disebelahnya . Hai hai beibh lama tak jumpa "oceh gita . Ish lebay kamu git " jawab risma
. Dan tiba tiba rina sahabat dita datang mendekat ke arah gita .Git , aku minta nomernya amar dong " ucap rina sambil melirik risma .
Dan gita pun menuliskan nomer amar dibuku .
Thanks git " ucap rina berlalu menjauhi risma dan gita .
__ADS_1
Rina pun berjalan ke arah belakang pintu mendekati dita dan memberikan nomer amar kepada dita .dita pun mengatakan bahwa benar itu memang nomer amar .gita pun berkata ngapain aku bohong emang benar itu nomernya . Apa gunanya aku bohong gak penting . Tanpa disadari gita perkataan dan perilaku gita menyakiti hati risma, tetapi gita tidak menyadari akan hal itu . Risma hanya terdiam menahan rasa sakit atas perkataan sahabat nya sendiri , risma jadi tau sifat asli gita dan risma menjadi tidak percaya lagi dengan orang lain dan risma pun menjadi tidak respek lagi dengan gita .
*****
Sayang kamu makin hari makin cantik "ucap amar pada riska
ihh sayang bisa ajah "ucap manja riska pada amar .
*****
Risma yang masih termenung memikirkan perubahan sikap amar yang sangat cuek kepadanya hingga terlintas dipikiran risma jika dia akan meninggalkan amar saja dan ikut mengabaikan amar juga.
__ADS_1
****
Dan waktupun menunjukan jam pulang sekolah dan semenjak perkataan gita waktu itu risma pun lebih banyak diam dengan gita karena merasa malas dengannya dan risma pun lebih sering pulang sendiri juga naik bus dari pada harus bersama dengan gita terus menerus . Dan ketika risma duduk didepan warnet dekat sekolah tanpa sengaja risma bertemu dengan vano . Vano adalah mantan risma dahulu . Vano pun menghampiri risma dan mengajak risma pulang bersama . Risma pun mengiyakan ajakan vano karena risma sebenarnya juga sedang merasa bad mood , dari pada memikirkan hubungan nya dengan amar yang gak jelas , sahabat yang gak memikirkan perasaan sahabatnya sendiri . Lebih baik dia mencari cara untuk menghibur dirinya sendiri . Dan dijalan vano berpapasan dengan amel pacar vano dan ternyata adik kelas risma . Risma pun menjadi tidak enak dengan amel takut nanti amel berfikir macam macam padanya .
Van aku gak enak sama amel " ucap risma
Santai aja lah ris , orang tadi aku udah ketemu sama amel dan dia aku ajakin pulang bareng tapi dia gak mau .yaudah lah gak usah diurisin " jelas vano.
Tapi aku gak enak van " ungkap risma
Tenang ada aku disini " gombal vano
__ADS_1
Ishh mulai lagi dehh" sinis risma