
Minggu pagi risma berangkat rutinitas paginya yaitu latihan silat . Hari ini risma sengaja tidak membawa kendaraannya karena ingin sekalian lari pagi . dan tiba tiba dijalan risma berpapasan dengan amar yang sedang berboncengan mesra dengan perempuan lain risma pun yang melihat amar bersama perempuan lain merasa sakit hati . seketika risma mengalihkan pandangannya pura pura tidak melhat amar . Dan ketika amar sadar dia melihat risma buru buru dia melajukan motornya agar tidak ketahuan risma .padahal tanpa amar sadari risma lah yang lebih dulu melihatnya . Setelah dirasa amar pergi tiba tiba risma terduduk lemas di pinggiran jalan dan air matanya mulai keluar dengan sendirinya . Apa salahku mar , kenapa kamu tega lakuin ini ke aku " rismapun terisak .
****
Beibh kenapa kamu kok diem aja " ungkap riska penasaran dengan amar yang hanya diam melamun di pinggiran pantai
Amar pun masih melamun tanpa menjawab perkataan riska .
Beibh , beibh beeeibbhh " teriak riska kesal dengan amar
Ee eh kenapa beibh " ucap amar tanpa rasa bersalah
Ish , tau ahh males. bengong aja terus sana " kesal riska
Ehh maaf beibh engga gitu , jangan marah lah , sepertinya aku sedang tidak enak badan " alasan amar
Yaa ampun beibh kamu sakit ?? Apa kita pulang aja ?? " tawar riska mendengar penuturan amar
Eh ya jangan lah beibh orang baru nyampek kok pulang kan sayang angin paginya juga seger . Tenang aja beibh kan kalo aku sakit obatnya udah ada disini " gombal amar pada riska
__ADS_1
Emang kamu bawa obat beibh ? " tanya riska dengan polosnya.
Kan obatnya kamu sambil menoel hidung riska
Riska pun nenjadi malu dan salah tingkah .
Sebenarnya amar melamun memikirkan pertemunnya dengan risma ketika dijalan dia takut ketahuan risma jika dia bermain api dibelakangnya. padahal tanpa disadari amar . Risma sudah mengetahuinya .
Ketika riska sedang membeli minuman waktu itu dimanfaatkan oleh amar untuk mengirim pesan ke risma untuk menanyakan kabar karena sudah lama mereka tidak berkirim pesan , tetapi pesan yang dikirim amar tidak dibaca oleh risma . dan amar pun teringat jika sekarang adalah hari minggu , dan pastinya risma sedang latihan .
Riska sudah kembali berada disamping amar kemudian amar segera memasukan ponsel nya kedalam saku .
Iya antriannya lumayan beibh " ungkap riska sambil menunjuk stand minuman yang tadi dibelinya
Ooo kirain ninggalin aku pulang " ungkap amar menggoda .
Ya enggak lah beibh ya kali aku ninggalin kamu pulang orang aku tadi bonceng kamu .trus aku ninggalin pulangnya jalan kaki ? "cerocos riska panjang lebar
Amar pun hanya mengacak acak gemas rambut riska
__ADS_1
Riska pun mendengus beibhh berantakan nah kan ni
Justru amar malah mencium pipi riska dan membuat riska jadi salah tingkah sendiri
***
Risma yang setelah selesai latihan ponsel nya berdering segera mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelponnya .
halo van kenapa ? " tanya risma pada vano
Ris kamu lagi dimana ? " tanya vano
aku masih ditempat latihan van ." jawab risma
Aku jemput ya ris " ungkap vano .
Emm kebetulan aku lagi gak bawa motor nih van . Yaudah kesini aja "jawab risma jujur
Ok , dahhhh ..aku otw my honey "ucap vano dan langsung mematikan ponselnya .
__ADS_1
Risma pun menunggu vano sambil melihat ponselnya .ternyata ada pesan masuk dari beberapa temannya dan ada juga pesan masuk dari amar . Risma hanya melewati pesan dari amar dan tanpa ada keinginan untuk membacanya .