
Susana bandara incheon sangat ramai di penuhi oleh para wartawan, para wartawan
sudah stand by di bandara menunggu kedatangan redvelt dan grup lainnya, mengingat mereka akan kembali setelah
menyelesaikan konser world tour di jepang.
Tak hanya di penuhi oleh wartawan, para fans
pun berbondong-bondong menunggu idol
mereka di bandara. teriakan para fans menggema saat redvelvet melewati pintu
gate kedatangan,kilatan cahaya blitz menyoroti member redvelvet.
Para body guard memperketat pengawalan
mengingat banyak sekali fans yang menunggy di bandara, Shafhira bernafas
lega saat mereka berhasil keluar dari bandara.
"astaga,kenapa para reveluv banyak sekali?
"mereka sangat antusias"
"padahal kita sudah merahasiakan kepulangan kita,dari mana mereka
mengetahuinya?
"entahlah,oh ia eonnie kita mendapat libur
1 minggu rencana nya kita akan pergi ke
jeju,apakah eonnie akan ikut?
"tidak usah,kalian pergi saja"
"ayolah eonnie,ikut saja dengan kami"
"ia ikut saja ya,kapan lagi kita liburan bersama"
"baiklah jika kalian memaksa"
"yey gomawo eonnie"
Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam,
mereka pun sampai di dorm redvelvet. shafhira membantu member redvelvet
membawa koper menuju dorm, setelah
selesai, shafhira pamit pulang.
"aku pulang dulu, beristirahatlah"
"ne eonnie"
Shafhira keluar dari dorm redvelvet, dia berjalan menuju halte yang berada di depan
komplek. shafhira duduk di halte, menunggu
bus yang melintas. saat sedang menunggu,
sebuah mobil hitam berhenti di dekat halte.
tak lama, kaca mobil terbuka menampilkan
seorang pria bermasker di balik kemudi.
"masuklah"
"duguseo?
"masuk saja dulu,nanti ku beritau"
Shafhira pun masuk kedalam mobil hitam itu,
pria itu menepati janji nya, dia membuka masker, shafhira sangat terkejut saat
mrngetahui ternyata pria itu adalah kai.
"kai?kenapa kamu ada di daerah ini?
"aku kebetulan lewat, ibuku memintaku
pulang"
"oh begitu"
"beritau alamatmu,aku akan mengantarmu"
Shafira memberi tau alamat apartementnya,
mobil melaju meninggalkan apartement
itu. selama dalam perjalanan tidak ada yang
membuka percakapan, kai berinisiatif untuk
membuka obrolan.
"maaf jika aku lancang, kenapa kamu tidak
tinggal dengan member redvelvet?
"aku tinggal bersama sahabatku"
"bukankan sangat merepotkan jika harus
__ADS_1
bulak balik?
"memang merepotkan,tapi aku sudah terbiasa"
Suasana kembali hening tidak ada percakapan lagi di antara mereka, shafira
kelelahan sehingga ia tertidur. kai membiarkan shafhira beristirahat, diam
diam kai memperhatikan wajah cantik
shafhira yang sedang tertidur, senyum
kai pun terukir di wajah tanpannya.
"neomu yeopo"
Gumam kai sambil tersenyum ke arah shafhira, setelah menempuh perjalanan
kurang lebih setengah jam, mobil pun
berhenti di parkiran apartement,
tak lama shafhira pun terbangun.
"maaf,aku tertidur"
"gwaenchana,kau pasti lelah"
"gomawo sudah mengantarku"
"tidak usah sungkan"
"aku msuk dulu"
"biar aku bantu membawa kopermu"
Kai pun ikut turun dari mobil, ia membuka
bagasi lalu mengeluarkan koper itu.
"maaf terus merepotkanmu"
"gwaenchana, oh ia boleh aku meminta
no ponsel mu?
"boleh,tapi untuk apa?
"aku butuh teman untuk bercerita"
Shafhira mengangguk mengerti, ia mengeluarkan pulpen dan stickey note dari tas selempang nya, tanpa pikr panjang shafhira langsung menuliskan no telepon,
lalu memberikan kertas itu pada kai.
"ini nomor ponselku"
"gomawo fira"
Shafhira menyeret koper lalu berjalan memasuki lobi apartement, kai menatap
pungung shafhira yang hilang dibalik
pintu. setelah itu, kai kembali ke mobil
meneruskan perjalanan menuju rumahnya.
Sementara itu, saat ini shafhira sudah berada
di depan apartement, shafhira menekan bel, tak lama shintia membukakan pintu.
seketika shintia histeris saat melihat shafhira yang sudah pulang, shintia pun berhambur memeluk shafhira.
"bogoshipeo chinguya"
"aigoo, baru saja ditinggal beberapa
hari sudah seperti ini"
"aku sangat kesepian, aku sampai
mengungsi ke rumah teman kerja ku karena
rak berani tinggal disini sendirian"
"mianhae chingu ya"
"gawnchana,aku mengerti itu pekerjaanmu
lebih baik kita masuk, aku sudah memesan
makan siang"
Shafhira-shintia memasuki apartement,
sesampai di apartement mereka segera menuju meja makan. shafhira menelan ludah
saat melihat berbagai hidangan yang tersaji
di atas meja.
"wah makannya banyak sekali"
"aku sengaja memesan banyak,
tenang saja semua makanan ini"
"gomawo chingu, maaf sudah merepotkan"
__ADS_1
"sudahlah lebih baik kita makan,
sebelum semua nya dingin"
Shfhira berdoa terlebih dahulu, lalu ia mulai menikmati makanan itu. selesai makan, shafhira pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu mengingat, sudah memasuki waktu sholat dzuhur.
Selesai sholat, shafhira menghampiri shintia
yang sedang asik menonton drama korea
sambil menikmati camilan.
"kamu nonton apa sih shin? serius banget"
"ini loh ra drakor nya lee dongwook seru banget"
"oh gitu, oh ia btw apa kabar mas jefri?
"mana gue tau lah,ko nanyaiin ke gue?
"secara kamu kan dijodohin sama dia"
"hello meskipun kita dijodohon bukan
berarti gue tau semua tentang dia"
"ko gitu sih,bukanya kamu ngebet banget
sama Jefri?
"tau ah gue cape ngejar2x dia mulu, ra kaya
nya gue mulai suka deh sama Yoyo"
"serius?terus gimana mas Jefri?
"bodoamat lah,dia juga gak peduli sama gue"
"yakin nih mau berhenti merjuangin Mas jefri?
"ia mau gimana lagi, orang dia nya juga kagak ngerespon"
"yaudah terserah kamu aja Shin, tapi nanti bicara baik2x kalo mau batalin perjodohan"
"ok siap ra,udah ah jangan bahas dia mulu
mending ikut nonton ini drama ny seru"
Shafhira ikut menonton drama yang dibintangi oleh aktor tanpan itu, saat sedang
menonton tiba-tiba ponsel shafira bergetar.
shafhira mengambil ponsel, memeriksa
pesan masuk. terdapat dua pesan singkat
dari chanyeol dan kai, shafira membuka
pesan dari chanyeol terlebih dahulu.
*fira apakah kamu sudah sampai di apartement?
ne, aku sudah sampai
Send*
Selesai membalas chat dari chanyeol, shafhira beralih membalas pesan dari
kai.
*sudah sampai apartement?
ne, aku sampai dengan selamat
beristirahatlah, kamu pasti lelah
ne, araseo*
Send
Saat sedang asik berkirim pesan dengan kai,
tiba-tiba saja shintia mengagetkan. refleks
shafira menyembunyikan ponsel nya.
"lagi chat sama siapa hayo?
"temen"
"masa sih?ko sampe senyum2x gitu?
"biasa temen aku, suka ngelucu"
" oh gitu,ra aku mau ketemuan sama
jae kamu gak papa aku tinggal?
"yaudah,pergi aja biar aku jaga apartemen"
"yakin gk mau ikut?
"gak key,aku masih cape"
"ya udah,aku siap2x dulu ya"
Shintia menyudahi kegiatan menonton
__ADS_1
darkor nya, ia bergegas menuju kamar mandi.
selesai bersiap, shintia segera pergi menuju caffe untuk menemui Yoyo. To be continue