
Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa hubungan kai & shafhira terjalin sudah
sebulan. kai mengajak shafhira bertemu
untuk merayakan 1 bulan jadian mereka,
shafira mengiyakan, mengingat jika
keinginan kai tidak dituruti, dia akan
merjuk.
Setelah selesai bekerja, shafhira pamit pada
member redvelvet untuk pulang. member redvelvet mengajak shafhira pulang bareng,
shafhira menolaknya, dengan alasan ada
janji dengan teman.
"ahra, kamu yakin pulang sendiri? wendy
"tenang saja noona, nanti temanku
akan menjemputku"
"baiklah, hati-hati kami pulang dulu"wendy
Member redvelvet pun masuk kedalam mobil van putih, tak lama mobil van itu pun melaju.
shafhira masih berada di parkiran, menunggu
kai. tak lama, sebuah motor ninja hitam menghampirinya. awalnya shafira agak ketakutan, tetapi setelah kai membuka kaca
helm nya, shafira pun bernafas legas.
"chagi, ini pakai helm nya"
"ah ne, oppa"
Shafhira mengambil helm itu lalu memakainya, untungnya hari itu shafhira
pakai celana panjang, sehingga tidak kesulitan saat menaiki motor.
"sudah naik chagi?
"sudah oppa"
"berpeganganlah, aku akan ngebut"
"ah ne oppa"
Shafhira berpegangan pada pinggang kai, kai mulai melajukan motor meninggalkan gedung SM, setelah berjalan cukup jauh, kai menambah kecepatan motornya, refleks
shafhira memeluk kai dengan erat. kai tersenyum di balik helm nya, setengah jam
kemudian, motor pun berhenti di sungai han.
"sudah sampai chagi, sampai kapan kamu
akan terus memelukku?
Shafhira langsung melepas pelukannya, lalu turun dari motor. kai terkekeh melihat shafhira, yang salah tingkah.
"sini helm nya chagi"
shafira melepas helem yangbia pakai, lalu memberikan pada kai. kai menaruh helm,
di atas motor. setelah itu, kai mengandeng
tangan shafhira, menuju tempat duduk yang
mengahadap ke suangai han.
"oppa, kenapa oppa mengajak ku kesini?
"aku ingin menunjukan keindahan tempat ini
saat malam hari chagi"
"tapi oppa, apakah disini aman?
"tenang saja chagi, jika malam tempat ini
tidak terlalu ramai"
"syukurlah, oh ia aku baru tau ternyata oppa
bisa bawa motor"
"bisa dong, gimana aku gk kalah keren kan dari dilan?
"dilan?oppa tau dilan darimana?
"aku menonton film nya saat di dorm exo"
"oh begitu, jangan bilang oppa bawa motor gara gara dilan?
"he he ia chagi, menurutku berkencan dengan motor lebih romantis seperti film dian"
"iya iya deh, oppa aku laper ada yang
jualan makanan gak ya?
"ada chagi ,tapi disini hanya jualan
ramen saja"
"tidak apa-apa oppa"
"ysudah, kamu tunggu di sini sebentar
aku beli ramen dulu"
Saat kai akan pergi, shafhira menarik ujung jaket kai. kai menghentikan langkahnya, kai tersenyum pada shafhira.
"weyo chagi? masih rindu denganku hmm?
"anio, oppa aku ikut disini sepi aku
takut sendirian"
"yasudah ayo chagi"
Kai mengengam tangan shafhira, shafhira tersipu malu. mereka berjalan di pinggir sungai han sambil bergandengan tangan,
sesampai di stand yan menjual ramen,
shafhira melepas tautan tangannya denagan
__ADS_1
kai. kai segera meesan remen dan minuman hangat, pada pria paruh baya itu.
"ajusshi ramen nya 2, sama air mineral nya 2"
"ah ne, tunggu sebentar ya"
Pria paruh baya itu segera menyiapkan
ramen yang kai pesan, setelah selesai kai memberikan beberapa lemabar won pada
pria paruh baya itu.
"apa ada uang kecil nak?
"ambil saja kembaliannya ajusshi"
"kamsahamnida"
Kai & shafhira membawa ramen itu menuju
meja yang disediakan disana, mereka menarik kursi lalu duduk.
"wahh aroma ya wangi sekali, aku jadi lapar"
"kajja chagi, kita makan sekarang"
"chakaman, aku berdoa dulu"
Shafhira membaca doa sebelum makan terlebih dahulu, setelah selesai ia mulai
memakan ramen itu, kai memakan ramen
sambil menatap shafhira. merasa di perhatikan, shafhira pun bertanya pada kai.
"kenapa menatapku seperti itu oppa?
"chagia, kenapa setiap kamu makan kamu
selalu berdoa?
"begini oppa, berdoa artinya kita bersyukur kepada tuhan, atas rezeki yangg tuhan berikan"
" berati berdoa bisa di bilang berterima
ksih pada tuhan"
"ia bisa di bilang seperti itu"
Kai & shafhira kembali menyantap ramen, sambil menikmati pemandangan langit yang berbintang. selesai makan ramen, kai & shafhira melanjutkan perjalanan menuju
namsan n towen. kai kembali mengebut,
refleks shafhira memeluk kai dari belakang.
"yakkk oppa jangan mengebut"
"apa chagi? aku tak mendengarmu"
Kai pura-pura tak mendengar, ia tersenyum di balik helm nya. setengah jam kemudian mereka sampai di namsan n tower, kai & shafhira turun dari motor. mereka berjalan
untuk membeli tiket agar bisa naik ke menara
namsan.setelah membeli tiket, kai & shafhira
menaiki cable car untuk sampai di puncak
namsan n tower, sesampai disana mereka
area namsan n tower. suasana di temapat itu
tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa
pengunjung.
"oppa, aku ingin melihat gembok cinta"
"kajja, kitq kesana disana paling banyak
gembok cinta nya"
Kai mengandeng tamgan shafhira, mereka
berjalan menuju paggar pembatas yang
menyimpan banyak sekali gembok cinta.
"woah indah sekali, aku yakin akan terlihat indah jika dilihat di pagi hari"
"lain kali aku akan mengajak mu saat pagi hari"
"jangan oppa, itu terlalu beresiko
nanti aku kesini dengan temanku saja"
"tidak, aku tidak mengizinkan mu pergi
dengan pria lain"
"tenang saja, temanku yeoja oppa"
"syukurlah, oh ia kamu mau pasang
gembok cinta?
"memangnya, ada yang jual?
"tenang saja, aku sudah menyiapkan nya
chagi tada"
Kai mengeluarkan sepasang gebok dari saku jaketnya, shafhira terkejut saat melihat gembok cinta itu.
"oppa, bagimana bisa?
"aku menyiapkan dari jauh hari,
sekarang kita tulis nama kita chagi ini
spidol nya"
"gomawo oppa"
Shafira mengambil spidol,lalu menulis
nama K ❤ S pada gembok itu, tadinya
shafhira akan menuliskan namanya
dan kai pada gembok itu, tetapi niat nya
__ADS_1
dia ia urungkan, karena shafhira takut
mengundang kecutigaan, sehingga
shafhira hanya menuliskan inisial nama
nya dan kai.
"sudah selesai chagi?
"sudah oppa"
"sini oppa pasangkan"
Shafhira memberikan gembok kecil berwarna baby blue pada kai, kai mencari tempat pagar
yang masih kosong, lalu memasang gembok
itu. setelah gembok terpasang, kai mengajak
shafhira, untuk membuang kunci nya
bersama-sama.
"chagi sekarang, kita buang kunci nya
sama-sama"
"kenapa kuncinya dibuang oppa?
"agar hati kita terkunci, dan agar hubungan
kita langgeng"
Shafhira mengangguk mengerti, mereka memegang kuci itu, lalu membuang nya
bersama-sama. setelah membuang kunci,
kai & shafhira menikmati pemandangan
kota seoul di malam hari, dari atas menara
namsan n tower. pemandangan kota seoul
jika dilihat dari atas namsan n tower terlihat
sangat cantik, lampu-lampu gedung menyala
menghiasi kota di malam hari.
"wahh cantik sekali"
"kamu lebih cantik chagi"
"iih oppa, belajar gombal dari mana sih?
"dilan, menurutku dia pria yang keren"
"berhenti menonton dilan oppa, aku tak suka"
"baiklah"
"oppa, aku ingi berfoto di kursi yang unik
tadi, ayo kesana"
"ne chagi, kajja"
Kai & shafhira berjalan menuju kursi unik yang ada di area namsan n tower, sesampai
disana, kai & shafhira duduk di kursi itu lalu
selfie berdua. utungnya tempat itu sepi
sehingga kai lebih leluasa berfoto tanpa
mengenakan masker.
"sudah puas berfotonya chagi?
"sudah oppa, oppa pulang yuk
aku ngantuk,"
"ne chagi, tapi aku nginap di apartemenmu yak?
"tidak boleh oppa, kita belum menikah
tidak boleh tinggal satu atap"
"hmm yasudah, ayo kita pulang"
Kai & shafhira berjalan menuju kabel car,
mereka masuk kedalam cable car itu. tak lama, mereka sampai di lantai dasar. kai
& shafhira berjalan menuju parkiran.
kai & shafhira kembali menaiki motor,
motor melaju membelah jalanan kota seoul.
Setengah jam kemudian, motor pun berhenti
di aprkiran apartement shafhira. shafhira turun dari motor, shafhira melepas helem
lalu mengembalikan helm pada kai.
"oppa, aku masuk dulu ya
jangan ngebut, hati-hati"
"tenang saja chagi, aku tidak akan ngebut
aku tadi sengaja ngebut biar kamu, meluk
kaya di film dilan"
"ihhh oppa, modus banget sih udah ah aku kesel"
Shafhira mencubit pinggang kai, kai meringis ke sakitan.
"chagia tunggu, jangan ngambek"
"bodo ah, pulang sana"
Shafhira berjalan memasuki gedung apartement, kai pun kembali melajukan
motor meninggalkan area apartement,
__ADS_1
menuju dorm exo. To be continue..........