Cinta Segitiga Exo-L

Cinta Segitiga Exo-L
Backstreet


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa hubungan kai & shafhira terjalin sudah


sebulan. kai mengajak shafhira bertemu


untuk merayakan 1 bulan jadian mereka,


shafira mengiyakan, mengingat jika


keinginan kai tidak dituruti, dia akan


merjuk.


Setelah selesai bekerja, shafhira pamit pada


member redvelvet untuk pulang. member redvelvet mengajak shafhira pulang bareng,


shafhira menolaknya, dengan alasan ada


janji dengan teman.


"ahra, kamu yakin pulang sendiri? wendy


"tenang saja noona, nanti temanku


akan menjemputku"


"baiklah, hati-hati kami pulang dulu"wendy


Member redvelvet pun masuk kedalam mobil van putih, tak lama mobil van itu pun melaju.


shafhira masih berada di parkiran, menunggu


kai. tak lama, sebuah motor ninja hitam menghampirinya. awalnya shafira agak ketakutan, tetapi setelah kai membuka kaca


helm nya, shafira pun bernafas legas.


"chagi, ini pakai helm nya"


"ah ne, oppa"


Shafhira mengambil helm itu lalu memakainya, untungnya hari itu shafhira


pakai celana panjang, sehingga tidak kesulitan saat menaiki motor.


"sudah naik chagi?


"sudah oppa"


"berpeganganlah, aku akan ngebut"


"ah ne oppa"


Shafhira berpegangan pada pinggang kai, kai mulai melajukan motor meninggalkan gedung SM, setelah berjalan cukup jauh, kai menambah kecepatan motornya, refleks


shafhira memeluk kai dengan erat. kai tersenyum di balik helm nya, setengah jam


kemudian, motor pun berhenti di sungai han.


"sudah sampai chagi, sampai kapan kamu


akan terus memelukku?


Shafhira langsung melepas pelukannya, lalu turun dari motor. kai terkekeh melihat shafhira, yang salah tingkah.


"sini helm nya chagi"


shafira melepas helem yangbia pakai, lalu memberikan pada kai. kai menaruh helm,


di atas motor. setelah itu, kai mengandeng


tangan shafhira, menuju tempat duduk yang


mengahadap ke suangai han.


"oppa, kenapa oppa mengajak ku kesini?


"aku ingin menunjukan keindahan tempat ini


saat malam hari chagi"


"tapi oppa, apakah disini aman?


"tenang saja chagi, jika malam tempat ini


tidak terlalu ramai"


"syukurlah, oh ia aku baru tau ternyata oppa


bisa bawa motor"


"bisa dong, gimana aku gk kalah keren kan dari dilan?


"dilan?oppa tau dilan darimana?


"aku menonton film nya saat di dorm exo"


"oh begitu, jangan bilang oppa bawa motor gara gara dilan?


"he he ia chagi, menurutku berkencan dengan motor lebih romantis seperti film dian"


"iya iya deh, oppa aku laper ada yang


jualan makanan gak ya?


"ada chagi ,tapi disini hanya jualan


ramen saja"


"tidak apa-apa oppa"


"ysudah, kamu tunggu di sini sebentar


aku beli ramen dulu"


Saat kai akan pergi, shafhira menarik ujung jaket kai. kai menghentikan langkahnya, kai tersenyum pada shafhira.


"weyo chagi? masih rindu denganku hmm?


"anio, oppa aku ikut disini sepi aku


takut sendirian"


"yasudah ayo chagi"


Kai mengengam tangan shafhira, shafhira tersipu malu. mereka berjalan di pinggir sungai han sambil bergandengan tangan,


sesampai di stand yan menjual ramen,


shafhira melepas tautan tangannya denagan

__ADS_1


kai. kai segera meesan remen dan minuman hangat, pada pria paruh baya itu.


"ajusshi ramen nya 2, sama air mineral nya 2"


"ah ne, tunggu sebentar ya"


Pria paruh baya itu segera menyiapkan


ramen yang kai pesan, setelah selesai kai memberikan beberapa lemabar won pada


pria paruh baya itu.


"apa ada uang kecil nak?


"ambil saja kembaliannya ajusshi"


"kamsahamnida"


Kai & shafhira membawa ramen itu menuju


meja yang disediakan disana, mereka menarik kursi lalu duduk.


"wahh aroma ya wangi sekali, aku jadi lapar"


"kajja chagi, kita makan sekarang"


"chakaman, aku berdoa dulu"


Shafhira membaca doa sebelum makan terlebih dahulu, setelah selesai ia mulai


memakan ramen itu, kai memakan ramen


sambil menatap shafhira. merasa di perhatikan, shafhira pun bertanya pada kai.


"kenapa menatapku seperti itu oppa?


"chagia, kenapa setiap kamu makan kamu


selalu berdoa?


"begini oppa, berdoa artinya kita bersyukur kepada tuhan, atas rezeki yangg tuhan berikan"


" berati berdoa bisa di bilang berterima


ksih pada tuhan"


"ia bisa di bilang seperti itu"


Kai & shafhira kembali menyantap ramen, sambil menikmati pemandangan langit yang berbintang. selesai makan ramen, kai & shafhira melanjutkan perjalanan menuju


namsan n towen. kai kembali mengebut,


refleks shafhira memeluk kai dari belakang.


"yakkk oppa jangan mengebut"


"apa chagi? aku tak mendengarmu"


Kai pura-pura tak mendengar, ia tersenyum di balik helm nya. setengah jam kemudian mereka sampai di namsan n tower, kai & shafhira turun dari motor. mereka berjalan


untuk membeli tiket agar bisa naik ke menara


namsan.setelah membeli tiket, kai & shafhira


menaiki cable car untuk sampai di puncak


namsan n tower, sesampai disana mereka


area namsan n tower. suasana di temapat itu


tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa


pengunjung.


"oppa, aku ingin melihat gembok cinta"


"kajja, kitq kesana disana paling banyak


gembok cinta nya"


Kai mengandeng tamgan shafhira, mereka


berjalan menuju paggar pembatas yang


menyimpan banyak sekali gembok cinta.


"woah indah sekali, aku yakin akan terlihat indah jika dilihat di pagi hari"


"lain kali aku akan mengajak mu saat pagi hari"


"jangan oppa, itu terlalu beresiko


nanti aku kesini dengan temanku saja"


"tidak, aku tidak mengizinkan mu pergi


dengan pria lain"


"tenang saja, temanku yeoja oppa"


"syukurlah, oh ia kamu mau pasang


gembok cinta?


"memangnya, ada yang jual?


"tenang saja, aku sudah menyiapkan nya


chagi tada"


Kai mengeluarkan sepasang gebok dari saku jaketnya, shafhira terkejut saat melihat gembok cinta itu.


"oppa, bagimana bisa?


"aku menyiapkan dari jauh hari,


sekarang kita tulis nama kita chagi ini


spidol nya"


"gomawo oppa"


Shafira mengambil spidol,lalu menulis


nama K ❤ S pada gembok itu, tadinya


shafhira akan menuliskan namanya


dan kai pada gembok itu, tetapi niat nya

__ADS_1


dia ia urungkan, karena shafhira takut


mengundang kecutigaan, sehingga


shafhira hanya menuliskan inisial nama


nya dan kai.


"sudah selesai chagi?


"sudah oppa"


"sini oppa pasangkan"


Shafhira memberikan gembok kecil berwarna baby blue pada kai, kai mencari tempat pagar


yang masih kosong, lalu memasang gembok


itu. setelah gembok terpasang, kai mengajak


shafhira, untuk membuang kunci nya


bersama-sama.


"chagi sekarang, kita buang kunci nya


sama-sama"


"kenapa kuncinya dibuang oppa?


"agar hati kita terkunci, dan agar hubungan


kita langgeng"


Shafhira mengangguk mengerti, mereka memegang kuci itu, lalu membuang nya


bersama-sama. setelah membuang kunci,


kai & shafhira menikmati pemandangan


kota seoul di malam hari, dari atas menara


namsan n tower. pemandangan kota seoul


jika dilihat dari atas namsan n tower terlihat


sangat cantik, lampu-lampu gedung menyala


menghiasi kota di malam hari.


"wahh cantik sekali"


"kamu lebih cantik chagi"


"iih oppa, belajar gombal dari mana sih?


"dilan, menurutku dia pria yang keren"


"berhenti menonton dilan oppa, aku tak suka"


"baiklah"


"oppa, aku ingi berfoto di kursi yang unik


tadi, ayo kesana"


"ne chagi, kajja"


Kai & shafhira berjalan menuju kursi unik yang ada di area namsan n tower, sesampai


disana, kai & shafhira duduk di kursi itu lalu


selfie berdua. utungnya tempat itu sepi


sehingga kai lebih leluasa berfoto tanpa


mengenakan masker.


"sudah puas berfotonya chagi?


"sudah oppa, oppa pulang yuk


aku ngantuk,"


"ne chagi, tapi aku nginap di apartemenmu yak?


"tidak boleh oppa, kita belum menikah


tidak boleh tinggal satu atap"


"hmm yasudah, ayo kita pulang"


Kai & shafhira berjalan menuju kabel car,


mereka masuk kedalam cable car itu. tak lama, mereka sampai di lantai dasar. kai


& shafhira berjalan menuju parkiran.


kai & shafhira kembali menaiki motor,


motor melaju membelah jalanan kota seoul.


Setengah jam kemudian, motor pun berhenti


di aprkiran apartement shafhira. shafhira turun dari motor, shafhira melepas helem


lalu mengembalikan helm pada kai.


"oppa, aku masuk dulu ya


jangan ngebut, hati-hati"


"tenang saja chagi, aku tidak akan ngebut


aku tadi sengaja ngebut biar kamu, meluk


kaya di film dilan"


"ihhh oppa, modus banget sih udah ah aku kesel"


Shafhira mencubit pinggang kai, kai meringis ke sakitan.


"chagia tunggu, jangan ngambek"


"bodo ah, pulang sana"


Shafhira berjalan memasuki gedung apartement, kai pun kembali melajukan


motor meninggalkan area apartement,

__ADS_1


menuju dorm exo. To be continue..........


__ADS_2