Cinta Suci Anak Sholeh

Cinta Suci Anak Sholeh
2. Kerasukan di Sekolah


__ADS_3

Awang sudah bersiap berangkat ke sekolah, segera menemui Kakek dan neneknya di ruang tamu untuk minta pamit..


" Kau sudah sarapan Nak, tanya Neneknya dengan lembut.". " Udah Nek,. Awang berangkat dulu Kek, Nek.". " Iya.. hati-hati ya Nak.."


" Insya Allah .... Assalamualaikum Kek, Nek..."


" Waalaikumsalam wr wb" .jawab Kakek dan Nenek nya serempak.


Awang segera mengeluarkan motor matic,. memakai jacket Jin warna biru dan memakai helm warna hitam. Sekolah Awang adalah SMU N 1 Salatiga berjarak lebih kurang 10 km dari pesantren sekaligus tempat tinggal nya. Sesampai di sekolah sudah ramai siswa siswi yang datang. Awang segera memarkirkan motor nya dan berjalan menuju kelas nya kelas XII IPA 1.



Semua mata menatap sosok Awang,


cowok gagah dengan tinggi 180 cm dan berat proporsional, dengan wajah ganteng penuh kharisma dengan tatapan mata yang teduh membuat siapapun akan terpesona dibuatnya.. Apalagi cewek-cewek pasti terkesima .


Banyak orang bilang wajah Awang mirip banget dengan Fedi Nuril aktor ganteng yang terkenal lewat film " Ayat-Ayat Cinta' beberapa tahun yang lalu.


Namun sampai saat ini .tidak ada satupun cewek yang bisa mendekati apalagi sampai memikat hati Awang.


Pribadi Awang yang Shaleh, simpati , sopan, ramah dan menghargai siapapun..


Berprestasi di bidang akademik selalu 5 besar di sekolah,. juga aktif di organisasi dan menjadi ketua OSIS juga sebagai panutan teman temannya dalam Agama Islam karena Awang berasal dari pesantren.


Selain itu Awang merupakan andalan di team


basket di sekolahnya , menjadikan ia semakin terkenal dan sosok idola di sekolah nya.


Namun yang luar biasa,. sampai saat ini, tidak ada yang tahu kalau Awang merupakan jago silat,. karena Awang memang tidak pernah memamerkan ilmunya dan selama ini tidak ada hal yang memaksanya untuk mengeluarkan ilmu silatnya itu.


Awang sudah masuk ke dalam kelasnya XII IPA 1., tempat duduknya pojok kiri paling belakang, jadi harus melewati bangku-bangku di depannya. Sepasang mata bening , sipit namun sangat indah di bingkai kacamata dengan frame glossy menatap nya dengan seksama, milik seorang gadis yang sangat cantik bernama Angela Friska, seorang gadis Tionghoa yang duduk dua baris di depan Awang.


Tak berapa lama gadis cantik berkulit putih itu menghampiri Awang. " Wang...baru sampai ya..apa kabar? sehat kan? suara lembut Angela mengagetkan Awang yang sedang membuka tas untuk mengambil buku Fisika pelajaran jam pertama hari ini...


" Eh, Angela... Alhamdulillaah..baik .. sehat..Moga engkau baik dan sehat juga ya ..ada kabar apa?,"


," Mengingatkan aja kok..rapat OSIS..jadi nanti siang sehabis jam sekolah ya.." jawab Angela.


Angela yang merupakan sekretaris OSIS adalah gadis yang sangat cerdas dan selalu menjadi juara umum di SMUN 1 tiga tahun berturut-turut.


" Oalah..iya Nih , hampir lupa..untung diingatkan.. Gimana persiapan tempat dan undangan..? ada masalah?


" Tenang Wang, semua beres, aman dan terkendali.. seluruh anggota OSIS sudah respon lewat WA group.. undangan khusus untuk guru pembina OSIS juga udah beres..."


" oke siiip ,. nanti istirahat pertama,

__ADS_1


kita briefing anggota inti ( OSIS)...tolong di info kan ya Angel..!,".


" Siiiap komandan.." jawab Angela sambil tersenyum dan terus menatap wajah Awang yang ganteng..


Semenjak menjadi pengurus OSIS... hubungan Awang dengan Angela memang sangat akrab,


Teman-teman bahkan sering godain mereka untuk jadian..


Yang cowok , ganteng, cool penuh kharisma. yang cewek cantik lembut namun sangat cerdas adalah pasangan yang sangat serasi.


Angela diam-diam memang menaruh hati kepada Awang dan sering mencuri-curi pandang ke arah Awang. Sedangkan Awang, dalam hati kecilnya juga sangat mengagumi sosok Angela, gadis Tionghoa cantik , cerdas, lembut dan baik, meski anak dari konglomerat yang super kaya di kota nya,. pemilik aneka perusahaan besar dari konstruksi, perhotelan dan transportasi yang sangat terkenal yaitu Wahid corp. Tapi Angela tidak sombong dan mau bergaul dengan siapa aja .


Namun , itulah yang membuat Awang cukup tahu diri, selain dia anak yatim piatu dari keluarga pesantren yang secara ekonomi pas-pasan..dan faktor beda agama dan keyakinan , juga menjadi kan jurang pemisah yang sangat dalam diantara mereka berdua.


Jadi Awang hanya bisa menjadikan Angela benar-benar sosok Bidadari dari kahyangan dan dia merasa seperti setitik dari ribuan debu yang mengagumi sang bidadari itu...atau sesuai dengan kata pepatah." ibarat pungguk merindukan bulan". sesuatu yang mustahil terjadi,. sadar diri Bro....batin Awang ..".


Teeeet..teeeet....teeeet...bel sekolah sudah berbunyi,. semua murid sudah masuk kelas masing-masing. Tak berapa lama Ibu Guru Fisika yang terkenal galak sudah masuk ke kelas Awang..sambil meletakkan tas dan buku pegangan Guru di meja dan siap memberikan pelajaran...


Namun belum sempat pelajaran dimulai,. tiba-tiba terdengar gaduh di sekolah Awang dari arah pojok sebelah toilet sekolah.


" Tolong-tolong...Awas. aduuh. .tolooooong ., suara gaduh minta tolong, tanpa dikomando semua siswa di kelas Awang pun keluar.. termasuk Ibu Guru Fisika yang langsung menyuruh Awang selaku ketua kelas melihat hal tersebut. " Wang,..coba kau lihat ada apa itu,!". " Iya Bu...jawab Awang sambil menarik tangan teman sebangku nya, Reza. " Ayo Bro....! ".Terus berlari ke arah hiruk pikuk di pojok sekolah.


". Hei...iya Wang...jangan kenceng-kenceng dong.. narik nya. emang gue kambing apa.." .sambil meringis menahan sakit di pergelangan tangannya .


Rupanya sumber kegaduhan itu dari kelas XII IPS 1 kelas paling pojok di deretan kelas XII dan paling belakang di SMU N 1 ini..


" Itu...si Tono... ngamuk ga jelas.,. kayaknya kesurupan deh.." jawab salah seorang murid cowok kelas IPS.


Awang yang sampai ke pintu. melihat Tono...cowok gemuk berkulit hitam..mengamuk melemparkan kursi ke arah Pak guru di depan kelas. Untung lemparan nya tidak tepat hanya mengarah ke papan tulis kelas..


. Gubrak..akibatnya Papan tulis white board itu retak melintang ke tengah..Pak Guru segera lari ke luar kelas.. Anak-anak yang lain pun..pada lari ke luar..namun ada sekelompok murid cewek sekitar 5 orang yang tidak bisa bergerak ke luar karena posisi mereka yang di pojok dan Tono anak yang kerasukan sudah berdiri menghalangi pintu ke luar kelas dengan bola mata memerah melotot menatap ke arah sekelompok murid perempuan yang duduk sambil berpelukan satu sama lain dan menggigil sambil menangis karena saking takutnya mereka.


Sementara murid murid yang berhasil keluar kelas tak kalah panik nya.. sehingga berteriak minta tolong tak henti-hentinya.


Tak ada murid maupun Guru yang berani masuk untuk mencoba menolong. Mereka berusaha memanggil Tono..." Ton.. istighfar Ton...sadar Ton...hanya itu yang bisa mereka lakukan.


Tono semakin beringas sambil mengangkat satu bangku kursi dan bergerak mendekati sekelompok murid cewek yang ketakutan setengah mati...sehingga ada salah satu yang jatuh pingsan.


Ketika tinggal. beberapa langkah lagi,. Aa


Awang Melompat ke arah Tono...dan menotok punggung Tono..kiri dan kanan..sambil..mulut nya berkomat Kamit.


Rupanya dari luar Awang sudah membaca ayat ayat Qur'an yaitu Al Fatihah, Ayat Kursy,. Alfalaq,. dan..Annas.


Tono yang terkena totokan di punggung nya , seketika berhenti bergerak..bangku yang tadi dia pegang siap untuk dilempar, dilepaskan nya..

__ADS_1


Tubuh Tono beringsut melemah terduduk di lantai..kedua bola mata nya yang tadi merah melotot beringas perlahan meredup..tubuhnya kemudian jatuh tertidur di lantai.



Sekelompok murid cewek yang ketakutan tadi menjadi lega. menarik nafas panjang..dan mengucap. "" Makasih Wang... kalo ga ada Elu..ga tahu jadi apa kami ini...."


Awang hanya tersenyum tenang dan berjongkok memegang pergelangan tangan kiri Tono sambil memencet urat nadi pergelangan tangan kiri Tono.. mulutnya masih berkomat-kamit membaca ayat-ayat Qur'an berulang-ulang.


Kedua mata Tono yang tadi terpejam.. perlahan terbuka..namun sekarang sudah normal tidak merah melotot beringas seperti tadi.


Awang meraih bahu Tono dan membantu membangunkannya dan duduk bersandar pada tembok tepi dekat bangku sekolah.


Awang menoleh ke arah kelompok cewek tadi . sambil berucap " ada yang punya air minum ga? . Salah seorang murid cewek segera mengambil dari laci bangkunya dan menyerahkan sebotol air mineral. Masih dengan berkomat-kamit Awang membuka tutupnya kemudian meminumkannya ke mulut Tono yang tatapan nya kosong dan linglung.


Setelah minum beberapa teguk air mineral itu, Tono terbatuk.." uhuk, ..uhuk...Aku kenapa ini..? sambil heran menandang Orang di depannya.


" kok Elu ada di sini Wang...? ngapain?


Reza. teman sekelas Awang dan beberapa murid kelas IPS..ikut masuk dan berjongkok mengelilingi Awang dan Tono..


" Alhamdulillah...Elu ga kenapa-kenapa Ton?". Tanya seorang murid cowok.


" Duuh. kepala ku agak pusing..tadi aku kenapa? aku kok ga ingat sih. " Jawab Tono dengan suara pelan dan dengan tatapan mata yang lemah tapi raut wajah nya mengerut keheranan.


'" Elu,. insya Allah...ga kenapa-kenapa kok Ton.". Sambil membantu Tono bangkit mendudukkan nya di bangku.


Pak Guru yang tadi mengajar di kelas IPS 1 segera masuk diikuti murid yang lain ..


Wajah Pak guru masih sedikit pucat akibat peristiwa tadi..


Sementara Awang segera bilang ke Pak Guru..


" Saya kembali ke kelas dulu Pak...".


" Iya Wang... makasih ya...", sambil menepuk pundak Awang.


Dalam hati sangat kagum kepada Awang yang mampu mengatasi murid yang kerasukan.


Di luar kelas. masih banyak murid kelas yang lain menyaksikan peristiwa tadi dengan kekaguman yang sama namun ada yang nyaut..


" wuiiih.... Elu hebat Wang....jadi dukun..atau paranormal aja. he...he....".


Reza..dengan bangga menggandeng tangan Awang ..


Sambil berucap..." Mas Bro ku hebat dong ..teman siapa dulu..., he..he.."

__ADS_1


" Huuu...dibales teriakan murid murid yang lain. Kedua nya segera kembali ke kelas Mereka.


__ADS_2