
Hari ini pertama kali Ojak masuk ke SMK 1 setelah ia memutuskan untuk pindah sekolah. Ia berangkat pagi dan langsung menemui kepala sekolah. Setelah menemui kepala sekolah yang Ojak tau bernama Pak Bambang Ojak di antarkan ke kelasnya yaitu kelas X.10.
"Selamat pagi semua,, Hari ini kalian kedatangan teman baru dan dia baru pindah hari ini" Ucap Pak Bambang
"Pagi Pak,, Namanya siapa pak? Pindahan dari mana?" Ucap mahasiswa dikelas itu dengan serempak dan terdengar oleh Ojak
"Sudah diam dulu semua, biarkan dia mengenalkan dirinya" Ucap Pak Bambang dan mempersilahkan Ojak untuk memperkenalkan diri
"Selamat pagi teman-teman, perkenalkan nama Saya Royza Amelia dan saya pindahan dari SMA 3" Ucap Ojak memperkenalkan diri dengan singkat
"Oke, Ojak silahkan duduk di samping sana ada kursi kosong itu" Ucap Pak Bambang sambal menunjuk Kursi yang terlihat kosong disebelah wanita cantik
"Baik Pak dan terimaksih" Ucap Ojak sambil menunduk dan menuju Kursinya
"Baik anak-anak jangan rebut ya bapak tinggal" Ucap Pak Bambang memperingatkan murid-murid dikelas
"Baikkkkkk,,,Pakkkkk" ucap murid-murid serempak
Setelah dipersilahkan duduk oleh pak Bambang Ojak duduk di samping gadis cantik itu.
"Hayy,,nama gue Leisa Nindya, Lo bias panggil gue Leisa" Ucap Leisa sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan Ojak
"Hayy salam kenal, nama aku Royza Amelia lo bisa panggil gue Ojak" Ucap Ojak seraya menyambut tangan Leisa
Setelah itu tidak ada percakapan lagi antara mereka berdua karena guru pelajaran pertama sudah datang. Hingga waktu istirahatpun tiba
"Jam pelajaran sudah habis,,sekarang waktunya istirahat ting nong,,,ting nong,," bunyi bel memberikan isyarat istirahat
"Heyy Ja, kekantin yuk sekalian gue ajak keliling sekolahan biar tau lo,biar gak nyasar hehe" Ucap Leisa ramah sambil tersenyum
"Wah boleh tu, ayokk" Ucap Leisa antusias
"Ehhh curut,,,Gue ikut dong" Ucap suara laki-laki yang ada di belakan mereka berdua
"Eh bocah ngapain sih pake mau ngikut-ngikut segala, ganggu lo" Cetus Leisa sadis
"Eh elah kan gue juga mau kenalan sama dia, Eh iya nama gue Andra wijaya lo bisa panggil gue Andra" Ucap laki-laki berkacamata itu mengenalkan diri ke Ojak
"Oh hay Ndra, salam kenal gue Ojak" jawab Ojak
"Udah ah Ja ayok pergi sekarang keburu kantin rame" ajak Leisa yang terlihat sudah tidak sabaran lagi
"Yaudah yok, oh ayok ndra ikut" Ucap Ojak mengajak Andra yang diacuhkan Leisa
"Baik banget sih lo Ja ngebolehin gue ikut hehe gak kayak ni Curut udah cerewet galak lagi" ucap andra meledek Leisa
"Apa lo bilang? dasar bocah" Ucap Leisa tak terima
"hahhaa,,,udah ah ayok gak jadi lagi nanti kelilingnya" ucap Ojak sambil terkekeh melihat aksi mereka berdua
Akhirnya setelah acara perdebatan yang sengit mereka menuju kantin dan setelahnya mengajak Ojak keliling Sekolah. Dari situ mereka bertiga menjadi teman dekat dan bahkan jika ada apa-apa mereka selalu cerita ke Ojak dan sebalikknya.
Pagi itu Ojak merasa tidak bersemangat untuk bersekolah dan itu membuat dia terlihat kusut menurut Leisa.
"Hey, Ja"Ucap Leisa sambil menyikut Ojak
"Hmmm, paan? jawab Ojak Lesu
.
" Ngapasih lu lesu amat,,kek orang cacingan Lo" Ucap Leisa menyindir penampilan Ojak yang berantakan
.
"Lagi badmood we. Lo tau nggak cowok yg gue ceritain sama lo? Ternyata semalem dia nembak gue"
Cerita Ojak kepada Leisa
__ADS_1
Flashback On
Ojak lagi asik menikmati makanan yang ada dimejanya sambil menunggu Leisa yang mengajaknnya untuk Shopping. Tapi tiba-tiba ada laki-laki yang mendekati Ojak
"Heyy,, kok melamun. Em boleh kenalan?" Ucap laki-laki itu menyadarkan Ojak dari lamunannya
"Oh hay" ucap Ojak singkat
"Oh ya nama lo siapa? Nama gue Fernando Febryansah" Ucap laki-laki itu memperkenalkan diri
"Em,,nama gue Oja" ucap Ojak mengenalkan diri
"em,,kamu sekolah dimana? gue di SMA 1" ucap Fernando
"Oh gue SMK 1" Ucap Ojak malas
"Oh yaaa, btw boleh minta Id line atau wa lo?" ucap Fernando kepada Ojak
"Emm,,oke line aja ya" ucap Ojak yang lebih memilih memberikan Id line dibandingkan wa nya. Karena menurut Ojak wa nya itu khusus untuk orang-orang yang bener-bener dia kenal.
"oh oke boleh mana Id lo?" ucap laki-laki itu
"nih" ucap Ojak sambil menyodorkan hpnya
"oke thank you, gue tinggal dulu ya nanti kita lanjut ke line aja" Ucap laki-laki itu
"oh ya oke" ucap Ojak acuh
Dari kejadian itulah mereka sering chattingan dan sampailah pada kejadian Fernando menyatakan cintanya ke Ojak yang justru menurut Ojak itu sangat menjijikkan karena baru kenal beberapa hari sudah bilang cinta.
flashback off
"SUUMMMPAAAHHHH? DEMI APA? Trus ngapain lo Badmood? Seharusnya lo seneng biar lo gak JONES, hahaha" Ucap Leisa histeris disambung dengan ledekan
.
.
"Heh lu orang kayak gitu di tungguin, disenengin, apanya sih yg lu demenin? Heran gue" Leisa gk habis pikir temennya yg satu ini masih aja nungguin orang yg gk peka2 sampe2 Leisa pengen buka tu otaknya si Oja isinya apa
.
"Sa, gue juga gak tau apa yg gue suka dari dia, kalo lo ditanya alasannya apa lo masih bisa jawab berarti itu bukan cinta namanya karena cinta itu nggak butuh alasan" Ucap Ojak mengelak setiap ditanya alasannya apa
.
"Emang bener ya, cinta sama **** itu beda tipis" geram Leisa
.
"Saaa, lu ngejek gue" Ojak memutar mata dan mulai mengeluarkan jurus untuk menggelitik Leisa
.
"Ampun Jaa,maaf2" Ucap Leisa memohon ampun ketika Ojak sudah menggelitiki nya
Tiba-tiba datang seorang perempuan cantik dan baikhati bernam Serlyana yang merupakan seorang guru matematika.
.
"Heyy, kalian berdua ngapain? Duduk, jangan berisik." Ucap bu Serlyana yang menghentikan aksi Ojak dan Leisa
.
"Maaf Bu Ucap Ojak dan Leisa Besamaan
.
__ADS_1
"Ya sudah mari kita mulai pelajaran hari ini, kumpulkan PR kalian. Oh ya Oja kamu kerjain soal yg no 1."Ucap Bu Serly yang meminta Ojak untuk mengerjakan soal di depan
.
"Baik Bu" Ucap Ojak dengan girang
Pelajaran berjalan dengan lancer dan sampai akhirnya terdengar suara yang membuat para murid bersemangat
.
"Jam pelajaran sudah habis,,sekarang waktunya istirahat ting nong,,,ting nong" Bunyi bel menandakan jam istirahat
.
"Ja, kantin yuk" ucap Leisa kepada Ojak
.
"Males ah Sa, gue nitip aja deh beliin makanan kek biasa" jawab Ojak Lesu
.
"Ish ogah, berangkat sendiri deh biar gue ada temennya." Ucap Leisa yang masih membujuk Ojak agar ikut kekantin
.
"Ah males Sa, gak usah narik-narik tangan gue deh, sendiri aja ya buat hari ini" ucap Ojak sambil meletakkan kepalanya ke meja
.
"Eh elah ni bocah, yaodah gue tinggal" Ucap Leisa mengalah
Tapi bukan Leisa namanya jika mengalah begitu aja, dia akan menghalalkan segala cara biar si Ojak mau mengikutinya.
"Ojakkkkk,,,Astagaaaa, itu orang yang lo suka kenapa terkapar dilapangan" Ucap Leisa yang dibuat-buat seolah-olah sedang terjadi sesuatu dengan orang yang di suka Ojak
.
"Hahh,,,Siapa Sa jangan buat gue deg-deg an deh" Ucap Ojak dan berdiri dengan spontanitas menuju Leisa di depan pintu
.
"Cepetan sini deh lo,,tu lihat" Ucap Leisa yang menyuruh Ojak berjalan lebih cepat sambil menunjuk kearah lapangan
.
"Mana Sa? gak ada orang juga, gak ada apa-apa" Ucap Ojak yang terlihat bingung
.
"HAhaahah kena Lo, emang gak ada apa-apa" tawa Leisa puas dan kabur begitu saja
.
"LEIIISAAAAAA,,,,kurang ajar lo udah ganggu tidur gue dan lo malah lari." teriak Ojak kepada Leisa yang sudah tidak lagi terlihat batang hidungnya
.
"WOYYYY BERISIKKK TOAAA" Ucap murid-murid yang ada dikelas dengan serempak
.
"Eh elah maaf-maaf,,lagian serempak amat dah teriaknya" Ucap Ojak sambil menutup telingannya
Ojak Pun berlari mengejar si biang kerok buat memberi kan pelajaran tapi tiba-tiba
*BRUKKKK*
__ADS_1