Cinta Tak Selamanya Indah

Cinta Tak Selamanya Indah
Ada yang berbeda


__ADS_3

Setelah nganterin Leisa keliling2 mall yang katanya Cari kado bentar tapi ternyata hamper 5jam muter-muter membuat Ojak terlambat dating ke latihan futsal..


.


Line


"Ping,, ping,, ping,, pinggg, pinggg,, Ojaaa,,, ojaaaa" 


chat Dari seseorang yang mampu buat hati Ojak bekerja secara tidak normal.


.


"Kyaaaaa,,,,,, mimpi apa gue, sumpah ini beneran dia chat gue, yakin? Mimpi nggak gue, gue harap ini bukan mimpi" cerocos Ojak girang


Akibat Ojak teriak begitu keras membuat temen-temen kos nya terkejut.


.


"Kak Ojaa kenapa?" Sheila khawatir gara2 Ojak teriak kenceng banget bagaikan ada bahaya yang mengintai.


.


"Hehe gak ada apa2 kok shei, maaf2" jawab Ojak dari dari dalam kamar


.


"Gue bales apa ya" Ucap Ojak sambil memikirkan akan membalas apa


Line


                            "*Iya, gimana Di?"


"Lu dimana? Kok belum berangkat latihan?"


Cepet amat balesnya ucap Ojak.


                "Em,, bentar lagi otw Di,ini baru pulang soalnya."


"Pulang darimana? Sama siapa?"


          "Tadi abis nganterin si Leisa beli kado buat pacarnya"


"Owhh,, mau latihan nggak? Kalo capek gak usah latihan, pasti kamu capek pulang nganterin Leisa belanja. Kalo gitu kamu istirahat aja*"


Tumben ni anak perhatian batin Ojak, Ada apa Sama dia? Ah bodo amat


  


     "*Berangkat lah Di, apa sih Di   cuman nganterin belanja aja sampe gak latihan Lemah amat wkw dah ni aku mau otw bye2"


"Berangkat sama siapa? Apa perlu gue jemput?"


"Hey,, kok gk di bales?"


"Udah berangkat ya?"


"Jaaa,,"


"Yodah hati2 dijalan"


"Pakek helm, pakek jaketnya ya"


"Nanti pulangnya gue anter ya"


"Jangan lupa*"


Ojak ganti baju dan langsung berangkat Futsal sampai lapangan dia sudah terlambat 30menit.


.


"Darimana aja kamu? Kenapa baru berangkat?" Tanya coach Bagas


.


"Maaf , coach tadi macet" alasan Ojak


.


"Karena kamu terlambat, lari lapangan 10x" perintah Bagas


.


"Haahhh,, coach bukannya cuman 3x ya coach kalo terlambat kenapa 10x?" Ucap Ojak terkejut karena biasanya hanya 3x


.

__ADS_1


"Kamu nggak mau? Lari atau Saya tambah 15x?"  Ucap Bagas dengan tegas


.


"Matii gue,, baik coach 10x cukup" Gerutu Ojak


.


Ojak lari lapangan sampai 10x sebagai hukumannya.


.


"Maafin gue Ja,, gara2 cemburu gue jadi buat lo menderita" batin Bagas


.


"Eh bang apaan tu kok Oja lo hukum lari sebanyak itu? Kasian Kali bang" Tanya Renaldi


.


"Udah diem lo, mending sono latih mereka" Ucap Bagas sedikit ngegas


.


"Parahhh lo bang"


.


Bagas lalu pergi ninggalin Renaldi


Flashback on


"Di,,, udah berangkat semua?" Tanya Bagas ke Renaldi


.


"Belum bang, Oja belum berangkat nggak tau ni gue chat belum di read sama Oja"Ucap Renaldi


.


"Tumben tu anak belum berangkat jam segini, Ehhh,, bentar,,sejak kapan lo mau chat si Oja? Bukannya lo pernah bilang ogah kalo suruh chat tu anak? Jangan2 lo?" Ucap Bagas Curiga


.


"Hehe,, iya bang gue tarik kata2 gue dulu kayakny gue sekarang mulai tertarik deh sama tu anak" Ucap Renaldi sambil tersenyum


"Apa,, gue gak Salah denger?" Ucap Bagas tak percaya


.


"Kagak Bang, lu kagak Salah denger, emang gue mulai tertarik Sama si Ojak, dia beda Bang sama cewek2 lain." Ucap Renaldi santai


.


"Kalo lo cuman mau main2, Dan cuman mau nyakitin dia kayak lo nyakitin cwek2 lain lo hadapan Sama gue." Ucap Bagas tak terima


.


"Kayaknya bakal berat nih gue ada saingan haha,lo juga suka Sama Oja bang? Udah gue duga,haha " Ucap Renaldi menebak


.


"Mending lo jauhin dia kalo lo cuman mau buat dia sakit" Ucap Bagas memperingati


.


"Santai bang gue rasa gue bakal bahagiaain dia, jadi gue harap Kita bisa bersaing secara fair deh bang, atau mau bertaruh siapa yang duluan dapetin dia?" Ucap Renaldi meyakinkan


.


"Dia cewek baik gak pantes buat bahan taruhan. Tapii buat tantangan lo Kita bersaing secara fair gue setuju, deal" Ucap Bagas menerima tantangan Renaldi


.


"Oke bang deal" senyum licik terpancar dari wajah Renaldi sambil senyum Siap2 aja lo kalah dari gue Gas, gue tau kesempatan dapetin dia itu besar buat gue.


Flashback off


.


"Udah coach,, udah 10x" lapor Oja sambil terengah2


.


"Bagus,, sekarang latihan dasar seperti biasa."

__ADS_1


.


"Nihhh minum dulu" Renaldi memberikan minuman ke Oja


"Minum dulu baru lanjut latihannya ntar kamu pingsan lagi" Kata Renaldi


.


Bagas memasang wajah tidak suka " cih modus, mencari kesempatan dalam Kesempitan"  batin Bagas


.


Oja yang diberi miuman mengerjapkan mata tanda tidak yakin dan terkejut, sejak kapan Renaldi perhatian sama dia.


.


"Heh kenapa bengong? Ambil geh, gak mau?" Kata Renaldi karena Oja tidak segera mengambil minuman yang iya kasih


.


"Ehh,, Iyaa mau2, maaf, makasih ya" jawab Oja gugup


.


"Apaan sih Oja kok dia gugup gitu sih, jangan bilang Oja juga suka sama si curut ini, bakal berat nih saingan gue." Batin Bagas


.


"Sama2" jawab Renaldi sambil tersenyum


.


"Oh my god senyumannya manis bangetttt, jantung gue mau copot rasanya"  batin Ojak


.


"Udah Sana cepetan latihan malah bengong aja daritadi" bentak Bagas yang membuyarkan lamunan Ojak


.


"Maaf coach,, iya coach." jawab Ojak


.


"Kenapa sih si Bagas, kok dia marah2 mulu sama gue? Apa Salah gue  coba? Berubah tiba-tiba gitu" batin Ojak yang heran dengan perubahan sikap Bagas terhadapnya.


.


Ojak ngikutin latihan seperti biasa sampai selesai


.


"Priiit2,,, kumpul semuanya latihan cukup" Teriak Bagas menghentikan latihan


.


Semua kumpul dan melakukan  evaluasi untuk latihan mereka Hari ini.


.


"Bagusss2 buat latihan Hari ini,, tepuk tangan semua, kalian hebat" kata Bagas


.


"Evaluasi sudah selesai sekarang boleh pulang" Ucap Bagas


.


"Heeyy,, Ojak pulang Sama siapa?" Tanya Renaldi kepada Ojak


.


"Pulang sendiri lah Di mau sama siapa lagi" jawab Oja yang tiba2 badmood


.


"Mau gue anter? Sekalian kan searah" kata Bagas


.


"Aaaah nggak usah Di, nggak usah repot2 gue pulang sendiri aja,Gue pulang duluan ya bye" pamit Ojak, nggak tau kenapa Ojak bisa nolak tawaran Renaldi orang yang dia suka


.


"Oh ya hati2 Ja" jawab Renaldi

__ADS_1


.


Sesampainya dikos Ojak langsung merebahkan diri ke kasur tanpa membersihkan dirinya terlebih dahulu dan memikirkan sikap Renaldi dan Bagas yang aneh hari ini. Setelah itu Ojak Pun membersihkan diri lalu tertidur.


__ADS_2