
Hay ..... nama ku Sindi ,saya kelas 4 SD di Blora dan saya suka animasi dengan penuh kisah romantis.
inilah kisa ku yang mungkin tidak masuk akal
suatu ketika saat aku berjalan ke sekolah aku melihat
dia yang tersenyum sedang berbicara dengan gadis tinggi lebih tinggi dari ku dia pun melihat kearah ku .
"Sindi kemari" dia memanggil ku sambil tersenyum
"ya "sahut ku biasa saja
"Sindi sini aku perkenalkan Ama temen ku nama nya Rena "ucap nya sambil senyum
"ya ya perkenalkan nama saya Sindi temennya riyan yang jelek ini"ucap ku sambil tersenyum
"Sindi km jangan gitu dong " ucap Riyan sambil marah
"ya ya deh riyan yang ganteng" ucap ku sambil berjalan menuju sekolah
"Sindi tunggu ada sesuatu yang mau aku katakan ke kamu ......Sindi berhenti...." ucap Riyan sambil berlari kearah ku
karena sudah sampai sekolah banyak temen sekolah ku yang melihat kearah ku , lalu riyan pun memegang tangan ku sambil berteriang
"Sindi aku jatuh cinta ke pada mu sin ,mau gak km jadi pacar ku"ujar nya sambil terengah engah
"Hmmmm" ucap ku dengan kagetnya
"Kamu tidak perlu menjawab nya sekarang , kalo kamu sudah siap aku siap untuk mendengarkan nya "ucap nya sambil melihat ku dengan penuh harap
aku pun kaget dan melihat sekeliling mulai ramai melihat ke arah ku dan Riyan
pada malam hari aku teringat kejadian itu.
Jantung ku berdetak kencang saat terbayang wajah nya Dan memastikan perasaan ku kepadanya, sampai -sampai aku tidak bisa tidur semalaman.
ke esokan harinya mencarinya untuk memberikan jawaban aku Atas peryataan perasaan nya
Cerita ku sangat biasa kan?
Ini baru mulai dari cerita ku........
Saat aku dan dia mulai berpacaran hari-hari romantis ku jalani dengan dia tanpa memikirkan masalah yang akan kami hadapi
1 tahun pacaran ada rasa bosan dia sibuk dengan teman nya dan aku sibuk dengan hobi ku dan semua tugas dan kami sudah jarang sekali memberi kabar di saat itu ada cowok lain yang memperhatikan aku dan aku mulai tertarik dengan nya hmmm aku berfikir untuk memberitahu riyan.
__ADS_1
Keesokan harinya riyan menemui ku katanya rindu... Saat kami bertemu riyan senyum terlihat tampan dan aku pun bicara
"Riyan ayo kita putus"ujar ku
"Kenapa'' ucap riyan dengan sedih
''Aku bosan '' ujar ku sambil memalingkan wajah
Tiba tiba riyan memeluk ku dan mencium ku aku kaget diam tak berkata tak berkutip
"Aku gak setuju.... " ujar riyan sambil memeluk ku, aku hanya bisa diam d7an melihat nya yang bersedih....
"Tapi aku sudah gak bisa sabar lagi kamu tau kita pacaran dan kamu gak ngasih kabar apa pun untuk ku.... Jangan kan kabar waktu unyuk ku juga hampir gak ada" ujar ku sambil kesal
"Maaf.... " ucap riyan
Aku hanya diam melihat nya "baik lah" ucap ku ahir nya demi dia agar tidak bersedih aku menuruti kemauan nya jadi selama 1 bulan kita bersama dari bangun sampai tidur selayak nya suami istri dan melakukan hal itu.. Aku tau itu salah tapi gimana lagi aku tidak bisa menolak nya
3 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗......
Hari yang indah seperti biasa tapi spesial yaitu hari lulus SD kami sudah mendaftar sekolah masing masing, walaupun ini biasa saja bagi ku tapi ini berat bagi riyan dia selalu merah karna aku memilih sekolah yang berbeda dari nya.
Disisi lain aku ada masalah keluarga ibu dan ayah ku memutus kan untuk bercerai aku sih biasa saja karna dari kecil aku sudah tau akan jadi begini... Jujur ya aku paling benci orang tua ku tapi aku sadar mereka orang tua ku
Sedikit kisah ya... Ini adalah kisah kecil ku di mana ini membuat aku jadi tidak berperasaan
"Dek kamu jangan kemana mana jangan ikut ayah" ucap ibu ku sebelum berangkat kerja ibu ku akan pulang minggu depan
"Iya" jawabku sambil tersenyum kepada ibu ku
Malam nya ayah ku pulang dan memberitahuku kalo aku akan masuk pondok pesantren di solo tiga
"Kak tolong kasih tau mamah Dek ikut ayah"ucap ku ke kakak
"Iya Dek "ucap kakak sebelum pergi keluar
Ke esokan harinya aku berangkat dengan ayah perasaan ku gak tenang saat naik bis aku melihat ibu ku yang mengejar Tapi ayah ku bilang diam, aku menangis saat perjalanan yang kupikirkan selain ibu ku juga ada riyan aku gak tau apa yang akan terjadi ke esokan harinya Tapi aku berharap bisa pulang dan bertemu mamah dan riyan dan bilang ke mamah aku gak mau pergi...
Tapi gimana lagi gak bisa kan karna ayah ku melarang ku dan tidak memberi tahu ibu ku tentang keberadaan ku
Hari pertama di pesantren sangat canggung dan aku bingung harus bagaimana aku bertemu dengan pengurus disana dan mendengarkan penjelasanya sambil tersenyum dan dia mengantar kan ku ke kamar ku dan ternyata tidak seperti yang aku pikirkan, aku pikir aku tidur dengan 1/2 orang saja sebagai teman kamar ku ternyata aku satu kamar dengan 29 orang santri, rasanya aku mau pulang saja tapi gimana lagi tidak bisa kan.
1bulan kemudian
Aku terbiasa di sini dan aku memiliki teman baik nama nya khilmi dia selalu bersama ku sehingga aku dan dia punya sebutan siki entah apa yang orang lain pikirkan tentang aku dan dia Tapi aku sungguh tidak nyaman tapi gimana lagi dia baik pada ku dan aku gak ada alasan buat memarahinya dia itu polos banget dia tu mudah marah mudah sedih dan baik bisa di bilang dia tu labil menurut ku
__ADS_1
Aku menjalani hari ku seperti biasa tapi suatu saat ada cowok yang bernama Rio dia tampan dan pandai mengaji entah kenapa aku selalu memperhatikan dia " senyum nya sangat Manis aku ingin lebih dekat dengan nya "
aku satu kelas Dengan nya di pagi hari
" selamat pagi rio" ucap ku sambil tersenyum
" pagi " sahut nya sambil tersenyum
Dama hati ku berkata dia manis cukup manis
Saat kelas berlangsung " oh ya anak anak saya ada tugas buat kalian, ini tugas kelompok dan di setiap kelompok ada 5 orang dan tugas nya adalah paket halaman 57 silakan kerjakan dan saya akan keluar sebentar jangan ramai kerjakan baik baik" guru pun keluar setelah memberikan tugas dan ahir nya kelompok ku adalah khilmi, rio, ayu, dina, dan aku
Saat mengerjakan tugas aku tidak terlalu memperhatikan rio aku fokus mengerjakan tugas pkn dan aku suka sekali pelajaran ini karena ini bersangkutan dengan hukum
"Sindi kamu bisa jawab soal ini "tanya dina kepadaku sambil menunjukan nya pada ku
" apa saja pelanggaran yang di lakukan pembegal? Hmm itu mudah itu termasuk pencurian harta benda kalo tidak salah pasal 362-367 deh " jawab ku
"Masak" ucap ayu sambil berfikir
" kalo gak percaya ya sudah " ucap ku sambil kesal,.
Ehh seperti ada yang memperhatikan ku
Aku lihat arah rio ternyata dia melihat ku sambil tersenyum aku tak tau apa yang dia pikirkan dan akhirnya aku menoleh ke arah lain karena canggung tugas pun selesai dan pelajaran berakhir dan hari ini pulang cepat karena para guru rapat aku kembali ke pesantren bersiap siap buat sekolah sore.
Seperti bias kalo pulang sekolah umum cuma ngaji solat ngaji lagi mendengarkan dakwah dan sebagainya. Akhirnya rio memperhatikan ku dia perhatian dan selalu membantu ku entah kenapa perasaan ku biasa saja
1 tahun berlalu
Besok puasa dan makin banyak kegiatan pesantren ku rasanya sungguh gak mau melakukan itu tapi gimana lagi
Dan besok adalah ulangan kenaikan kelas
Aku gak tau apa yang terjadi besok. Aku penasaran dan aku dek dekan entah kenapa aku merasa begitu tapi aku sangat menantikannya.
Keesokan harinya rio meminta ku ke kantin aku tidak tau apa yang akan di lakukan rio kali ini " sindi kesini " rio memangil ku dengan senyuman " ok " sahut ku sambil berjalan kearah nya
" hari ini aku akan mentraktir mu makan" ucap rio sambil tersenyum
Aku bingun " ok tapi kenapa kamu mentraktir ku " tanya ku sambil kebingungan
" karna... " ucap rio tapi khilmi datang dan menghancurkan suasana " sindi aku mencari mu" ucap khilmi
" hmm mencari ku..... Kenapa "tanya ku sambil kebingungan
__ADS_1
"Ibu mu datang" ucap khilmi
"Ibu "