CINTA Yang Tak ADA

CINTA Yang Tak ADA
eps1


__ADS_3

Aku langsung lari menuju ke kamar dengan cepat dan meninggalkan rio tanpa mengatakan apa pun


Sesampainya didepan pintu kamar


" mah.. " ucap ku sambil tersenyum


Tapi ehhh ternyata bukan mamah ku tapi tente ku "ehh buk lek" menghampirinya


"Sin reneo tak omongi " ucap bulek ku


" enek opo bulek" tanya ku sambil menunduk


" delok engkas kan kowe libur lebaran to " ucap bolek


" enggeh bulek"jawabku


"Liburan ko bali neng bloro yo" ucap bulek


" beneran bulek" ucap ku sambil tersenyum penuh harapan


"Yo sin soale bapak mu ngomong ben kowe liburan neng kono ae soale mas mu kangen " ucap bulek sambil mengelus kepala ku


" nggeh bulek" ucap ku sambil tersenyum


" ki sin sangu mu mok 30 tewu sampek lebaran cukup to " ucap bulek sambil memberikan uang nya kepada ku


"Nggeh nuhun bulek" ucap ku sambil menyimpan uang itu


" yo wes bulek tak bali sek nggeh " ucap bulek sambil berdiri


"Nggeh bulek " ucap ku


Aku mengantar kan bulek ku ke depan pesantren


Dan aku gak kembali kesekolahan tapi aku tetap di pesantren dan mengerjakan tugas ku seperti mencuci baju dan mandi


Habis mandi dan mencuci aku menunggu waktu sekolah sore untuk mengaji dan seperti biasa mengaji solat mendengarkan dakwa


Keesokan harinya.....


Rio menghampiri ku


" sin " rio memangil ku sambil berjalan kearah ku


" ya ada apa " jawabku sambil tersenyum


" hari ini ada waktu gak aku mau mentraktri mu makan " tanya rio sambil melihat kebawah


" gak bisa" jawab ku


" kenapa " tanya rio sambil melihat ku dan melihat kebawah kembali


" ya karena puasa " jawab ku sambil tersenyum


" ohh iya ya aku lupa" ucap rio sambil tersenyum


" jangan - jangan kamu.... Tidak puasa ya " ucap ku sambil tertawa


" eegak kok, aku puasa " ucap rio sambil tertawa dan menggaruk kepala nya


Aku melihat nya sambil tersenyum dalam hati berkata[' dia lucu sekali']

__ADS_1


" bener " ucap ku sambil tersenyum


" iya " ucap rio


" yakin " ucap ku


"Iya " jawab rio


" ok lah" ucap ku.


" oh ya sin ada sesuatu yang mau aku omongin ke kamu " ucap rio mulai serius


" ya ngomong aja " ucap ku


" sin sebenar nya aku suka sama kamu " ucap rio sambil memegang tangan ku.


Aku melihat khilmi melihat ku dan rio dan menangis dan berlari menjauhi kami,


Aku pun melepas kan tangan rio dan mengejar khilmi.


" khilmi berhenti " ucap ku sambil mengejar khilmi " khil berhenti jangan lari nanti jatuh " khilmi pun berhenti karna lelah aku pun memegang tangan nya dan berkata " ada apa khil kenapa kamu lari " ucap ku


" sebenarnya aku suka rio tapi " ucap khilmi sambil menangis aku pun memeluk nya tanpa berkata apa pun.


Keesokan harinya.. Aku berusaha menghindari rio karna aku terbawa suasana kemarin masih belum siap menghadapinya


Dan juga merasa bersalah kepada khilmi


Waktu pun berjalan cepat tak terasa akhirnya mau libur lebaran dan aku belum mengatakan sesuatu ke rio kalo aku gak bisa jadi kekasih nya.


Tapi mau gimana lagi setiap ketemu dia aku rasanya mau menghindar, aku gak tau dengan perasaan ku


2 hari lagi aku pulang ke blora dan aku menantikannya aku tak sabar bertemu mamah ku walau pun aku gak tau mamah tau apa gak dan bisa bertemu mamah atau gak karna aku gak tau mamah dimana katanya mamah kerja di semarang


Aku menunggu tante ku datang menjemput ku tapi sampek sore tidak datang "apa dia bohong ya... Aku gak tau tapi aku akan ke rumah bulek ku aja dari pada aku disini sendirian karna teman teman ku semua pada pulang " ucap ku sambil berjalan kelur


" untung aku hafal rumah bulek ku walau pun sedikit kesasar " ucap ku sambil berjalan menyusuri pasar


Sesampainya di rumah bulek ku


" asalamualaikum bulek" ucap ku sambil mengetuk pintu


" iya "ucap bulek sambil membukakan pintu


Aku pun masuk rumah bulek ku dan melepas sepatu


" bulek kenapa hari ini gak jemput aku " tanya ku sambil melihat sekeliling


" bulek mau enek urusan oh ya bapak mu wes kirim duwek go kowe bali sesok " ucap bulek


"Nggeh bulek" ucap ku


Keesokan harinya aku dan bulek menuju ke terminal dan naik bus perjalannan sekitar 1 jam sampek keterminal purwodadi di sana kita naik bis lagi menuju blora


Akhirnya sampek di blora di saat turun bis


Aku pun berjalan menuju toko untuk membeli minuman tapi ada seseorang yang memeluk ku dari belakang aku pun menangis aku gak tau kenapa lalu aku berbalik badan dan melihat ibu ku yang menangis aku tak bisa memeluk ibu ku karna keadaan ku. Aku pulang dengan keadaan tangan penuh nanah dan tubuh yang lemah akhirnya aku pingsan karna kelelahan aku sadar aku sudah di rumah sakit aku melihat ibu dan bulek ku berbicara aku gak tau apa yang mereka bicara kan karna mereka berbicara diluar ruangan


Aku pun memanggil " mah mamah" aku memanggil ibu ku.


Dia datang dengan menangis

__ADS_1


" dek apa ada yang sakit" tanya mamah ku sambil menangis


" gak mah aku gak sakit " jawab ku sambil tersenyum dan melihat tangan ku yang di balut perban


" mah adek mau pulang adek gak suka disini lama lama " ucap ku


" dokter bilang besok baru boleh pulang " ucap ibu ku sambil mengelus kepala ku


" ya udah adek istirahat dulu aja "ucap ibu ku


"Iya mah" ucap ku sambil bersiap tidur.


Keesokan harinya aku pulang tapi aku gak pulang ke rumah aku gak tau kemana ini asing bagi ku dan mamah ku bilang bulek ku udah pulang ke solo tiga aku gak tau kenapa tapi aku senang.


Tiga bulan kemudian aku bertanya ke ibu ku


" mah kapan aku kembali ke pesantren " ucap ku


" adek udah gak usah ke sana lagi" ucap mamah sambil memasak


" kenapa mah " ucap ku sambil terheran -heran


" karena mamah gak mau jauh dari adek... Kalo adek mau sekolah adek bisa pindah kesini nanti mamah yang urus " ucap ibu ku sambil tersenyum


" ya mah adek mau sekolah di sini " ucap ku sambil merunduk


Bagai mana dengan rio dan khilmi apa mereka baik baik aja semoga rio melupakan aku karna kita tidak mungkin bertemu lagi


dan mungkin perasaan ku dan dia cuma perasaan antar teman gak lebih


Keesokan harinya aku mendaftar di sekolah smp muhammadiyah 1 sragen satu hari di sana aku langsung boleh mengikuti kelas dan itu sangat canggung bertemu dengan orang orang baru dan mulai berkenalan


"Hai nama ku sindi saya pindahan dari mts al manar dan saya suka sekali membaca " ucap ku sambil tersenyum


Semua orang melihat ku dan itu sangat canggung


Aku dapat tempat duduk paling depan dan seterus nya gak ada yang menarik jujur aku punya firasat buruk di sekolah ini.


Hari demi hari kujalani dan sangat membosankan tapi suatu saat banyak cowok dikelas membuat masalah dengan ku bisa di anggap aku di buli di sana dan aku melawan mereka dan akhirnya aku punya banya musuh.


Teman satu bangku ku namanya putri dia menurutku mirip sama khilmi dia baik tapi di saat tertentu dia itu pilih kasih kalo aku tanya pr dia gak kasih tapi kalo cowok tanya jawaban pr nya dia kasih kan aneh trus aku dari putri aku kenalan dengan dwi dan violin dan devi.


Hari ku mulai menarik karna aku dapat teman yang menarik dan ini baru di mulai walah yang baik .


suatu hari aku dan dwi pergi ke pasar untuk mencari novel tidak sengaja bertemu ahmad dia teman kelas ku dia lumayan baik jadi aku putus kan untuk menghampirinya.


" Hai ahmad " ucap ku sambil tersenyum


"Hai" ucap ahmad dengan cuwek


" kalo boleh tanya kamu sedang cari apa? " ucap ku


"aku sedang cari makanan kalo kamu" ucap ahmad


"aku sedang cari buku sama dwi " ucap ku


"ohh gitu kalo gitu aku pulang dulu ya" ucap ahmad


" kalo gitu hati - hati di jalan "ucap ku sambil melihat jam


" dwi ayo kita cari toko buku " ucap ku sambil meraih tangan dwi

__ADS_1


" ohh ok ayo bentar lagi juga siang kan " ucap dwi


akhir nya sampai di toko buku walau sedikit membingungkan kami pun membeli beberapa buku dan langsung pulang karna hari udah mau sore.


__ADS_2