
Setelah sampai di resto aku menuju meja yang sudah mamah pesankan dan sudah ada seseorang yang duduk di meja itu.
"Selamat siang Sean!.."
"Selamat siang juga.."
"Kenalkan aku Vina Atmaja..."
"Ya saya sudah tahu.."
"kata orang tua ku kita akan dijodohkan apakah itu benar?"
"Saya tidak tahu soal perjodohan itu dan lagipula saya sudah memiliki kekasih..."
"Hah,kata mamah kamu kamu belum punya kekasih makanya aku mau bertemu sekarang.."
"Karena saya belum memberitahu mamah jika saya sudah memiliki kekasih.."
"Tapi aku sudah mencintai kamu dari dulu Sean,aku akan menerima perjodohan ini apapun yang terjadi..."
"Mamah saya tidak bilang bahwa kita akan dijodohkan,mamah saya hanya menyuruh saya menemui kamu siang ini..."
"Oke,kalau emang kamu memiliki kekasih bawa kekasih kamu itu lusa di pertemuan keluarga kita,dan jika kamu tidak membawa kekasih kamu itu nanti kamu harus menerima perjodohan ini karena yang aku tau kekasih kamu sudah meninggalkan kamu satu tahun lalu dan Samapi sekarang tidak ada kabar..."
"Jangan sok tahu anda, lusa akan saya tunjukan pada kamu bahwa saya sudah memiliki kekasih dan sebentar lagi kami akan melaksanakan pertunangan.."
"Bukannya kekasih kamu itu Viona Clarissa gadis yang kamu cari selama setahun ini.."
__ADS_1
" Tau dari mana kamu bahwa kekasih saya sekarang viona,tunggu saja nanti di pertemuan keluarga saya akan membawa dia.."
"Oke kita liat nanti siapa yang kamu bawa,kalau begitu aku pergi dulu selera makan ku sudah hilang dengan perdebatan ini.."
"silahkan.." jawab Sean tanpa melihat Vina
setelah Vina pergi Sean hanya memesan kopi untuk di bawa ke kantor dan setelah itu pergi,ketika berjalan ke pintu keluar tiba tiba ada yang menabrak Sean dan menumpahkan kopi yang di bawa Sean tumpah ke jas nya dan dilihatnya seorang gadis yang sudah pucat pasi karena telah menabraknya.
"Maaf tuan saya tidak sengaja.."
"anda pikir dengan minta maaf jas saya akan bersih kembali,panggilkan manager kamu ke sini sekarang juga..."
"maaf tuan saya benar benar tidak sengaja.."
"CEPAT PANGGILKAN ALDI KEMARI.."bentak Sean.
"tuan Sean ada apa memanggil saya?" tanya Aldi sambil menundukkan kepalanya.
"pecat gadis ini sekarang juga,saya tidak ingin ada gadis ceroboh di resto ku.."
"tuan lebih baik kita bicarakan masalah ini di ruangan saya agar tidak tuan tidak menjadi tontonan tamu lebih lama lagi..."
Sean dan Aldi pun berjalan ke ruangan Aldi diikuti Lana di belakangnya yang sudah pucat pasi karena akan di pecat dari resto ini.
"silahkan duduk tua. Sean.."
"pecat gadis ini sekarang Aldi.."
"saya mohon tuan jangan pecat saya,saya sangat membutuhkan pekerjaan ini tuan untuk menghidupi nenek saya.." mohon Lana sambil menundukkan wajahnya yang sudah di penuhi air mata.
__ADS_1
"saya tidak butuh pekerja yang ceroboh seperti kamu..."
"saya akan melakukan apa saja agar tidak dipecat tuan.."
Sean terdiam sebentar karena memikirkan gadis di depannya,dan seketika dia tersenyum di dalam hati karena sudah menemukan gadis untuk dibawa di pertemuan keluarga lusa nanti.
"besok datang ke Malik corp. jam makan siang.."
"saya tidak di pecat kan tuan?"
"kita lihat besok.." ucap Sean sambil meninggalkan ruangan Aldi dan pergi dari resto itu untuk kembali ke kantor.
***************************************
"pak Aldi saya tidak jadi dipecat kan?" tanya Lana sambil mengusap air matanya.
"sepertinya tidak,besok kamu ke perusahaan tuan Sean saja agar tahu dipecat tidaknya kamu,lagian kamu pake ceroboh segala nabrak tuan Sean.."
"tadi aku kepeleset jadi nabrak orang yang ada di depan ku.."
"ya udah sana kamu kerja lagi.."
"baik pak.."
Lana pun keluar dari ruangan pak Aldi dan kembali bekerja.
#end
terima kasih telah membaca dan jangan lupa vote ya😁
__ADS_1