Crhistian

Crhistian
episode 4


__ADS_3

triiinggg... triiinggg....triiinggg.


bel berbunyi menandakan bahwa sekolah MILENIAL01 kini waktunya pulang sekolah semua murid bersorak gembira ketika bel akan berbunyi pasalnya murid-murid MILENIAL01 akan pulang kerumah mereka masing-masing karena ingin mengisi perutnya akibat pelajaran sekolah sangatlah menguras otak mereka sehingga murid-murid ingin cepat-cepat pulang.


Ting.., jastian dan crhistian serentak mengambil handphone mereka masing-masing melihat siapa yang menchat, jastian pun membaca pesan singkat dari mommy tertera memenuhi layar handphone nya.


my mommy ๐Ÿ˜˜


^^^"nak, hari ini mang Udjo sedang^^^


^^^sakit,jadi mang Udjo nggak^^^


^^^bisa jemput adek kamu, kalian^^^


^^^pulang nya barengan ya nak,^^^


^^^soalnya Dady kamu lagi^^^


^^^meeting di kantor^^^


^^^.^^^


ok, mommy sayang ๐Ÿ˜˜


crhistian juga membaca isi pesan yang tertera di hpnya dengan bertulisan Bunda.


bunda tersayang๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š


^^^"Tian, kamu pulang sekarang ya^^^


^^^nak, soalnya di rumah ada Anya^^^


^^^bunda, Nemu Anya di jalan tadi,^^^


^^^pas bunda nyamperin tadi, dia itu lagi^^^


^^^demam ternyata jadi bunda bawa^^^


^^^pulang deh,^^^

__ADS_1


^^^sempat bunda mau bawa ke RS dianya^^^


^^^enggak mau Tian bunda khawatir deh.^^^


"iya bunda Tian, pulang sekarang.


"dari siapa kompak amat kalian berdua lahat chattingan. ujar Daniel.


"gue pulang sekarang gue nggak jadi lihat tanding balap nanti, ujar Christian sambil menyimpan handphonenya ke saku.


"kok buru-buru crish, adaapa? ada masalah? cerita ke kita jangan pernah tutup-tutupin ke kita, kalau ada masalah cerita aja, ujar jastian. yang di anggukkan oleh semua anggota ofdeath kepalanya.


"hah.. Cristian menghela nafasnya seraya berkata "Anya di rumah gue kata bunda ia Nemu Anya di jalan dan ternyata dia kayanya demam karena badannya panas. ujar crhistian dengan nada khawatir.


"pergilah crish, jagain Anya aja Ryan pasti akan marah jika kita enggak jagain Anya, ujar alvino sambil menepuk bahu crish.


geng Angel of death pun mengangguk kan kepala mereka pertanda mereka setuju apa yang di ucapkan oleh alvino.


"thanks, sekali lagi sorry gue nggak bisa melihat pertandingan balap nanti. ujar crhistian sambil ia melangkah kan kakinya untuk pergi menuju motor sport keluaran terbarunya, akan tetapi jastian menghentikan nya sehingga crhistian pun membalikkan tubuhnya menghadap jastian.


"tunggu crhis, Lo kan mau pulang, otomatis rumah Lo searah kan sama rumah gue, boleh minta tolong, ujar jastian.


"gue minta tolong Lo anterin adek gue pulang ya, gue malas bolak-balik dari rumah ke lapangan tanding nanti. ujar jastian dengan nada memohon.


"Lo, punya adek, setau gue Lo nggak punya adek deh, ujar Daniel dengan ekspresi bingung.


"iya tuh kok Lo nggak bilang kalau Lo punya adek, ujar rayyan.


jastian yang di tanya begitu ia merasa kikuk karena ia memang belum pernah menceritakan tentang adeknya karna baginya emang dia merasa tidaklah penting akan tetapi temannya merasa jastian harus cerita yang ini.


"hah.. jastian menghela nafasnya, ""sebenarnya gue memang punya adek, karena sejak kecil ia ingin bersama dengan opa di canada, tapi mommy nggak setuju pas adek gue pengen lanjut sekolah Disana dan akhirnya saat adek gue nginjak 14 tahun baru mommy ngijinin adek gue tinggal sama opa sekalian deh dia sekolah disana, baru beberapa bulan yang lalu setelah adek gue bertahun-tahun di canada baru adek gue pulang dan dia sekolah disini, yang tadi berkelahi sama guetadi adek gue, ujar jastian.


"Lo kenal kan sama adek gue, ujar jastian lagi


kepada crhistian.


"iya, ujar crhistian "' ternyata princess kecil sudah kembali, sambung crhistian dalam hati


tanpa mereka tau crhistian tersenyum tipis saat mendengar jika orang mereka maksud sudah kembali.

__ADS_1


"Lo, masih ingat nggak ,Lo di katain apa Sama adek gue setelah kalian sudah satu sekolah SD dulu, ujar jastian menggoda.


"tau, ucap crhistian dengan singkat tanpa ekspresi,, gue cabut, sambung crhistian dengan setengah berlari menuju parkiran untuk mengambil motor sport nya untuk pulang.


"tiba-tiba ia berhenti sejenak dan berbalik badan, ia lupa menyakan dimana ia menunggu Aurel, "oh iya gue nunggu adek Lo dimana.


"biasanya sih di halte depan mungkin dia sudah di halte nunggu jemputan, ujar jastian.


setelah jastian mengatakan itu Crhistian pun berlalu pergi.


setelah kepergian crhistian anggota ofdeath pun bubar untuk mencari motor sport mereka untuk pergi ke area lapangan lomba nanti dan yang akan mereka nanti balap yaitu SMAN BIRU dan SMAN PELANGI.


crhistian pun sampai di depan halte depan sekolah mereka dan melihat sekeliling Apakah adik sahabatnya itu masih disana apa sudah pulang dengan menaiki bus keliling,dan yah netra matanya pun menangkap sosok wanita yang ia lihat di kantin tadi saat perkelahian ia dan jastian tadi walaupun ia hanya melihat gadis itu sekilas ia masih ingat ciri-ciri gadis itu, crhistian pun bergegas kedepan gadis itu yang sedang bersandar di tiang halte sambil memainkan handphone nya.


"' naik, ujar crhistian singkat.


Aurel yang melihat seorang pria di depannya ini dan langsung mengedarkan pandangannya sekeliling halte karena ia bingung laki-laki ini mungkin mengajak orang lain untuk naik ke motornya, kan nggak mungkin dirinya yang ia maksud karena ia tidak kenal nih orang dan langsung ngajak ia naik ke motornya walaupun ia kenal waktu pertama kali di kantin tadi pagi.


crhistian yang melihat Aurel yang bingung pun merasa kesal karena tidak mungkin kan meminta orang lain naik ke moge nya sedangkan orang yang di sekitar Aurel saja tidak ada orang, memang benar sekitar Aurel tidak orang karena ia di paling pojokan sehingga ia dan kerumunan orang-orang di halte tidak jauh darinya, Aurel sangat tidak suka jika banyak orang di sekitarnya mereka sangat lah berisik apalagi siswa SMAN SANJAYA di sebrang sekolah MILENIAL01 tidak jauh dari sekolah hanya saja mereka harus belok ke kanan dan mentok langsung ke sekolah SMA Negeri Sanjaya sudah bergabung pasti mereka taunya bahas tentang di luar nalar seorang siswa/i sekolahan.


pernah sekali ia menunggu jemputan supir jemputannya tiba-tiba segerombolan siswanya Sanjaya ikut gabung menunggu bus keliling di halte umum karena halte umum dan halte sekolah MILENIAL01 terhubung membuat siswi SMA Sanjaya ikut gabung menunggu jemputan busway datang, dan yang membuat ia kesal SMA negeri Sanjaya malah membahas tentang panjang milik seorang pria dan parah nya lagi mereka menceritakan itu sambil berteriak, jika ia tidak ingat image SMA MILENIAL01 bisa saja ia langsung memukuli mereka.


kembali ke awal, crhistian yang tidak tahan karena Aurel belum peka pun langsung menekan suaranya dan memanggil nama lengkap Aurel


"' AUREL ANNASYA SHAISTA naiklah gue di suruh kakak Lo jastian pulang bareng, ujar jastian kesal


Aurel yang tampak kebingungan pun langsung paham dan cepat-cepat naik karena ia bosan nunggu di halte perkara kakaknya nanti ia kan meminta penjelasan kepada sang kakak karena bukan ia yang menjemput nya malah orang lain, memang kakak nya itu kakak kurang ajar.


" awas Lo kak, gue buat Lo perhitungan di lain hari karena Lo udah janji kita pulang bareng Lo malah nyuruh orang buat jemput gue. ujar Aurel dalam hati sambil menahan kesal.....


"


"


"


"


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2