
selama di perjalanan Aurel dan crhistian sama-sama bungkam sejak tadi mereka tidak pernah ada yang membuka suara, membuat Aurel sangat lah bosan terus terang sebenarnya ia tidak suka dengan keadaan yang sangat membuat bosan jika ia di bonceng kakak lelakinya pastia ia banyak bicara karena kakanya itu selalu menganggapinya dengan senang hati, tapi apalah daya yang membonceng nya bukanlah kakaknya.
selama di perjalanan mereka tidak ada pembahasan apapun Aurel hanya melihat orang-orang yang lalu lalang, dan akhirnya mereka pun sampai dirumah Aurel, Aurel pun langsung bergegas turun dari motor dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada crhistian.
"'tanks, karena udah anterin gue pulang, ujar Aurel dengan nada tergesa-gesa untuk masuk ia tidak sabar untuk masuk lalu menemui mommy nya yang sangat, ia sayangi membayangkan Nya saja membuat ia ingin memeluk dan bermanja-manja dengan mommy Nya karena sejak ia di canada membuat ia tidak bisa bermanja-manja dengan mommy Nya karena Aurel telah menyembunyikan sesuatu dari keluarga Nya, apalah daya bayangannya yang ingin memeluk mommy Nya pun harus buyar saat crhistian menyebutkan Panggilannya waktu kecil.
"' princess kecilku, akhirnya kamu kembali juga, ujar crhistian sengaja menirukan gaya saat crhistian masih kecil saat memanggil seorang gadis kecil di masa lalu, membuat Aurel menghentikan langkahnya saat akan menyentuh pagar rumah nya.
Aurel pun membalikkan badannya menghadap crhistian dengan muka bertanya, dari mana ia tau ada seseorang memanggilnya princess kecilku saat ia masih kecil.
"bagaimana kakak tau, kalau ada seseorang yang memanggil ku princess kecilku, ujar Aurel dengan nada bingung.
crhistian tersenyum tipis saat Aurel melontarkan pertanyaan begitu, Aurel sangat menggemaskan saat bertanya seperti itu.
"karena seseorang pria yang mengatakan itu adalah gue, ujar crhistian datar.
Aurel yang bingung pun mengubah ekspresi nya dengan nada kaget, sontak membuat crhistian semakin geram, ia tak tahan ingin memeluk gadis di depannya ini.
Aurel kini mengubah ekspresi yang tadi kaget menjadi diam membisu satu detik, dua detik, tiga detik, tiba-tiba...
pfftbBWUHAHAHAHA, akhirnya Aurel tertawa terpingkal-pingkal karena geli entah apa, sampai Aurel memegang perutnya karena perutnya terasa kram karena tertawa kencang sekali.
crhistian yang melihat Aurel tertawa mengerutkan keningnya karena ia tak habis pikir gadis ini apanya yang lucu coba sampai gadis yang didepannya ini ketawanya kencang Banget.
"apanya yang lucu sampai lu ketawa nggak jelas, ujar crhistian dengan bingung dan juga kesal.
Aurel yang masih ketawa sesekali mengusap air matanya kerana ia masih lucu yang di lontarkan crhistian tadi, apa dia orang yang memanggilnya dengan sebutan princess kecilku adalah dirinya, itu tidaklah mungkin.
dengan sisa ketawanya Aurel menjelaskan "hahaha itu tidak mungkin, ujar Aurel langsung terdiam dan menjadi serius.
__ADS_1
"hebat sekali dirinya tadi ketawa terpingkal-pingkal sekarang sudah menjadi serius, gemas sih, sampai-sampai gue ingin menciumnya. ujar crhistian di dalam hati.
"'kenapa nggak mungkin, ujar crhistian dengan alis mata nya terangkat ke atas menunggu jawaban Aurel.
"'karna prince kodok gue waktu kecil itu orangnya periang, suka tersenyum, pendek, agak gemuk, pipinya itu seperti bakpao gembil gitu, ujar Aurel membayangkan teman masa kecilnya waktu itu.
terus.., ujar crhistian datar, penasaran apa bedanya dia yang dulu dan yang sekarang sama-sama aja pikir Crhistian.
"lah Lo malah ngakunya dia kan nggak mungkin secara Lo kan ya pendiam, kaku, datar kayak triplek bin es batu,,, ujar Aurel dengan tidak bersalah nya secara tidak langsung sudah menghina crhistian secara terang-terangan.
"Lo, crhistian yang meresa Aurel menghinanya menggertakkan Giginya karena merasa marah langsung turun dari motor sport nya karena ingin memberikan pelajaran kepada Aurel, karena sudah bermain-main dengannya.
melihat Crhistian yang turun dari motornya sambil Manahan amarahnya pun buru-buru Aurel masuk kerumahnya untuk menghindari kakak kelasnya itu, saat sudah di dalam sempat-sempatnya Aurel menghina crhistian lagi.
"'dasar muka triplek bin es batu wlek😝, dan Aurel langsung berlari kerumahnya tatkala ia melihat crhistian makin murka.
"'huft... sabar crish, wanita memang begitu, dasar aneh, ujar crhistian masih melihat kepergian Aurel yang sudah menghilang dari hadapannya di Balik pagar rumah Aurel.
sesampainya di rumah crhistian langsung masuk kerumahnya dan berlari menuju kamar tamu, karena ia yakin Anya pasti disana.
"'bund, Gimana keadaan Anya sekarang,ujar crhistian
"'sudah baikan nak, sempat tadi Anya nggak mau minum obat setelah Bunda paksa akhirnya ia meminumnya, ujar bunda Cintya langsung mengajak crhistian keluar dari lkamar takut mengganggu gadis yang terlelap di atas ranjang akan terbangun.
"'kamu kok lama bangat pulang nya bunda sampe bosan nunggu nya tau, ujar Bunda Cintya kepada anak lelakinya.
"hehehe maaf bund, tadi crhis habis Antarin adeknya jastian dulu, ujar crhistian dengan lembut, bagaimana pun Crhistian selalu menghormati kedua orang tuanya, jadi crhistian tidaklah pernah meninggikan nada suaranya di depan kedua orang tuanya malahan ia justru Sangat menghormati mereka.
bunda Cintya mengerutkan keningnya tanda ia bingung ucapan anak lelakinya ini, "'bukannya adeknya jastian ada di canada ya, ujar bunda Cintya.
__ADS_1
"'ia bund, tadi jastian bilang udah pulang beberapa bulan yang lalu katanya, ujar crhistian.
bunda Cintya pun mengangguk kan kepala nya pertanda ia mengerti.
"' yaudah sana ke kamar ganti baju dulu habis itu shalat ashar sana terus makan biar kamu nggak sakit nak, perintah bunda Cintya.
"'ok bund, Tian langsung ke kamar ya muach, ujar crhistian dan tidak lupa ia mencium pipi bundanya.
bunda Cintya menggelengkan kepalanya melihat sikap anak lelakinya itu, setelah memastikan crhistian Sudah masuk kedalam kamar nya bunda Cintya pun langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk suami dan anaknya nanti.
di sisi lain Aurel nampak kesal dan menceritakan semua kejadian di sekolah nya bagaimana kakak nya merusak laptopnya dan terjadi perkelahian tak di terelakkan dan Aurel juga menceritakan bagaimana ia merebut hp sang kakak dan langsung di minta oleh kakanya pas jam istirahat dengan ambel-embel sang kaka akan menggantikan laptopnya dan pulang bareng tapi sang kakak mengingkari janjinya malah Kaka nya itu pergi balapan dan dirinya di titipkan kepada sang sahabat.
""begitu mommy Kaka jahat bangat sama adek , ujar Aurel dengan nada di buat-buat sesedih mungkin supaya mommy Nya kasihan.
mommy Nayla yang melihat putrinya sedih karena masalah ia dan sang kakak, mommy Nayla pun menenangkan putri nya.
"'sudah. jangan nangis nak, mommy akan membuat perhitungan kepada Kakak mu nanti pas dia pulang, ujar mommy Nayla kepada sang putri nya yang sedih karena leptopnya harus rusak di karena kan ulah sang kakak.
sedangkan Aurel yang mendengar kan pun merasa senang dalam hati nya, "rasain Lo kak, siapa suruh Lo ingkari janji sama gue, ujar Aurel dalam hati nya
"
"
"
"
"
__ADS_1
BERSAMBUNG....