Culun tapi Cantik

Culun tapi Cantik
Eps.3


__ADS_3

Setelah Reavy mengantarkan Revan dia mampir ke kafe dan bertemu dengan seorang gadis yang seumurannya yang sedang mengerjakan tugas dan Reavy semua kursinya penuh dan hanya ada satu kursi di meja gadis seumurannya


"Hai salam kenal reavy, kamu sendiri aja di sini?, boleh aku duduk disini?" tanya reavy


" Hai namaku Safa, iya aku lagi ngerjain tugas disini, boleh kok" Jawab gadis itu dengan tersedu


"kamu kenapa kok kayak habis nangis gitu?, lagian juga ini tugasnya terlalu banyak buat kamu kerjain sendiri" jelas reavy sambil menarik kursi untuk duduk


"Gak papa kok" jawab Safa


"Kamu boleh kok cerita sama aku kalo kamu mau " Ujar reavy dengan lembut


"Kamu mau ndengerin ceritaku? " tanya Safa dengan penuh harapan


" Iya" Jawab Reavy


"Jadi sebenernya ini tugas kelompok tapi karna temen temen aku gak suka sama aku karena latar belakangku yang kurang mampu jadi mereka nyuruh aku buat ngerjain semua tugas ini" Kata Safa yang sebentar lagi meneteskan air matanya. Reavy lalu memindahkan kursinya disamping Safa dan memeluk Safa


"Jangan khawatir aku mau kok bantuin kamu" kata Reavy


"Em kamu mau temenan sama aku? walaupun aku gak punya apa apa? " tanya Safa

__ADS_1


"Kenapa enggak, berteman itu dengan penuh rasa percaya pada teman bukan karna latar belakang keluarga"Jelas Reavy


" makasih ya udah mau jadi temen ku" kata Safa


"Yaudah aku bantuin ngerjain ya" Lanjut Reavy


Setelah tugas kelompok Safa selesai Reavy pamit akan pulang karena hari sudah mulai sore


"Wih cepet banget kalo ngerjain sama kamu, seneng deh bisa berteman sama kamu makasih ya" kata Safa


" Iya sama sama oh ya ini no telepon ku kalo kamu butuh apa apa jangan sungkan buat hubungin aku ya" jawab Reavy dengan memberi kartu namanya


"Iya hati hati ya" jawab Safa yang sambil membereskan bukunya


Reavy pun menuju kerumah saat sampainya dirumah ternyata mamah papahnya belum pulang. Lina bekerja sebagai dosen dan Faiz bekerja seperti biasanya mengurus perusahaanya. Akhirnya Reavy memutuskan untuk mandi dan ber istirahat.


"Huh lelah sekali, tapi seneng sih gue pertama di Indonesia udah punya temen tapi gue gak tau kalo gue bakal ketemu lagi atau enggak sama mereka" Kata Reavy yang berbicara sendiri sambil mandi


"Tidur bentar ah,, " setelah Reavy mandi dia memakai baju dan membaringkan tubuhnya di kasur yang nyaman dan tak salah lagi itu kamar Reavy


"Non waktunya makan malam non" Kata bibi Desi

__ADS_1


"Emm?, Iya bii" sahut Reavy melihat jam dindingnya dan menuju ke meja makan "Bi mamah sama papah kok belom pulang udah jam segini loh" kata Reavy mengambil piring makannya


"Katanya lagi di jalan non" jawab bibi desi


"Oh, bibi makan bareng yuk, kan bibi seharian dah kerja pasti capek" Kata Reavy


"Oh bibi tadi sudah makan non makasih tawarannya"kata bibi desi


" Oh ya udah oke"Jawab Reavy. Reavy pun makan dimeja makan sendiri dan setelah selesai dia menuju ke kamarnya dan mengambil handphone untuk menelfon papah dan mamahnya


"Halo pah kok belom sampe juga udah jam segini loh" tanya reavy


"Iya sayang maaf jalanan lagi macet banget bentar lagi sampe kok kamu tidur aja duluan" kata Faiz


"Oh ok pah mamah sama papahkan? " tanya reavy lagi


" Iya ini mamah kamu tepar" ledek Faiz pada Lina


"oh yaudah hati hati ya pah" Reavy pun mengakhiri telfonnya dengan Faiz


"Yaudah deh tidur duluan kali ya besok juga berangkat sekolah" gumam reavy.

__ADS_1


__ADS_2