
Di sebuah kontrakan kecil dan sederhana ada seorang gadis yang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Karena ini adalah hari pertama masuk sekolah semester dua setelah libur panjang yang membagongkan, selama dua minggu mereka libur dan akhirnya masuk sekolah juga. Iya memang selama dua minggu ini dia selalu beraktivitas seperti bekerja di sebuah restauran yang lumayan rame dan banyak digemari kalangan anak muda. Dia bekerja sebagai pelayanan disana dan karena pelayanan nya yang sopan, baik, ramah terhadap pelanggan jadi dia tetap dipertahankan oleh menegernya.
Kalian pasti bertanya kan siapa gadis itu??
Ya dia adalah intan yang bekerja paruh waktu untuk membiayai hidup nya sendiri.
Jika kalian bertanya dimana orang tua intan
Jawabannya adalah mereka sudah meninggal pada saat mereka menitipkan intan di panti asuhan. Mereka menitipkan intan di pantai asuhan pada saat berumur 7 thn karena mereka tidak sanggup untuk membiayai kebutuhan intan. Mereka merasa bahwa intan hanya akan merepotkan saja dan terjadilah penitipan.
Kalau bertanya kenapa orang tua intan meninggal mereka kecelakaan pesawat saat mereka ingin pergi ke luar negeri. Aneh yah berfikir tidak bisa memenuhi kebutuhan intan tapi bisa pergi keluar negeri ck orang tua tidak punya perasaan.
Saat tiba di sekolah intan langsung masuk kedalam kelasnya karena dia sangat malas bila harus mendengar cemooh dari anak-anak lain. Dia lebih senang menyendiri daripada begabung dengan teman sekelasnya toh juga gk pernah di respon lebih baik menyendiri ya toh??? Yalah masa gak.
Setibanya di kelas intan langsung mengambil tempat duduk nya di depan tetapi dekat dengan jendela karena bisa memandang lapangan sekolah melihat anak-anak sudah mulai memasuki pekarangan sekolah.
__ADS_1
Dari antara anak-anak tersebut adalah ketiga cwok bersahabat itu
Yah siapa lagi kalo bukan dkk Gerald.
And dkk Sintia yang suka ngebully anak-anak yang kurang mampu dengan alasan "sekolah ini gak cocok dengan anak miskin seperti kalian"
Ya sasaran empuknya adalah intan yang selalu ditindas bahkan sintia sering memalak intan untuk membelinya cemilan. Padahal kan intan anak sebatang kara. Emang bener-bener yah sintia dkk gk ngotak.
Ditempat sintia dkk mereka tak sengaja melihat Gerald dkk ya alhasil mereka kecentilan dong sama Gerald dkk
Eh yang di ajak ngobrol malah diam seribu bahasa+muka tembok eh maksudnya wajah tanpa ekspresi alis dingin kek kutub becanda ger hehehe
"Ngapain lo deket-deket sama sahabat gue lo hah? Lo mau TTP? Gak laku lo sama sahabat gue", kata andre.
"lo bukan tipe sahabat kita" Imbuh chris menimpali perkataan andre.
__ADS_1
"Isss apaan sih lo orang gue ngomong sama pacar gue, kok lo yang sewot sih" Timpal sintia membalas perkataan sahabat Gerald.
Sedangkan Gerald tetap setia dalam diam dan memerhatikan sahabatnya berdebat dengan ondel-ondel yang satu itu.
Awokawok ondel-ondel 😂😂
💜💜💜💜
next part 3
*jangan lupa suport yah supaya aku bisa buat cerita dan karangan yang menarik.
dan aku butuh rekomendasi judul dari para readers yang baik hati.
jika ada kasalahan dalam menulis setiap kata-katanya bisa komen supaya di perbaiki
__ADS_1
kutunggu komentar dari readers dadah*