
Bagiku kau terlalu indah bagaikan pelangi, namun kau pergi saat badai datang dan kembali saat badai selesai.........
Bagiku kau terlalu sulit untuk dimiliki, namun aku terus berharap untuk kau kembali........
Random in school 2.............
"Rivan, ngapain sendiri?"
"Lagi lihat pemandangan"
"Pemandangan apa?"
"Gunung dan bukit kecil"
"Mesum mesum.................ikutan dong"
"Sini"
"Anja* ada kutilang lewat"
"Yoii, pemandangan disekolah gak kalah indah dari pemandangan di hutan"
"Kau tau gak ger?"
"Gak"
"Oh......"
"........Yang benar dikit kau cerita"
"Aku dulu waktu SMP pernah kena SP(surat peringatan) cuman gara-gara narik kolor orang"
"Lah gimana pula cerita-Nya kau narek kolor orang?"
"Jadi gini, kan aku sama kawan aku lagi duduk dipinggir jalan-"
"Ngemis?"
"Gak gitu, lagi duduk di lorong, siap olahraga"
"Oh, oke oke lanjut"
"Jadi si korban ini lewat depan kami"
"Kami siapa?"
"Aku and friends"
"Oke lanjut"
"Pas si korban lewat, si teman aku ini-"
"Teman siapa?"
"Kau bisa diam gak sih!!"
"Oke oke"
"Jadi pas si korban lewat-"
"Koran?"
"Korban!!!"
"Oh.........lanjut"
"Oke lanjut, pas si korban lewat, teman aku ini narek celana dia sampai bawah"
"Kayak lirik lagi tuh, sampai bawah sampai bawah"
"Bac*t gak perduli aku!!!"
"Beranda doang"
"Bercanda bod-!!!"
"Lanjut"
"Oke aku lanjut ya?
"Woii kalian ngapain?" (Geri)
"Bac*t sana kau!!!" (Rivan)
Dan Geri pun pergi dengan hati yang terluka hanya karna pertanyaan.........."Woii kalian ngapain?"...........
Lagi dikelas..........kali ini guru-Nya ada..........
"Oke, siang anak-anak"
"Siang bu"
"Horas" (Rivan)
"Merdeka" (Gerrald)
"Malam" (Geri)
"Ohayou...eh konichiwa" (Rizky)
"Haii bu" (Yazid)
"Ada tugas ya?" (Ilham)
"Eh sini mie ayam-Nya, aku mau makan juga" (Irfan)
"Enak kali kau, beli lah sendiri" (David)
__ADS_1
Halo reader-tachi, kenalin aku Raphael. Aku adalah seseorang yang s'lalu berbicara di belakang layar, contoh-Nya "Lagi dikelas", "Pulang sekolah", "Keesokan hari-Nya.
Mungkin mulai sekarang aku akan sering-sering muncul di setiap chapter, karna aku diberikan peran untuk menggantikan penulis memberikan informasi-informasi yang mungkin berbusa bagi kalian.....eh berguna bagi kalian, maaf naskah-Nya kurang jelas. Jadi langsung saja, aku akan memberikan informasi mengenai tempat duduk pemeran-pemeran novel ini.
Yang pertama Rivan dan Gerrald, mereka berdua duduk di paling pojok belakang, sebelah kiri. Rivan disebelah kiri dan Gerrald disebelah kanan-Nya.
Lalu yang kedua Yazid dan Ilham, mereka duduk tepat didepan Rivan dan Gerrald. Yazid disebelah kiri dan Ilham kanan-Nya.
Selanjutnya Geri dan Rizky, mereka berdua duduk tepat dibarisan sebelah Rivan dan Gerrald. Geri disebelah kiri dan Rizky disebelah kanan-Nya.
Lalu yang terakhir Irfan dan David, mereka berdua duduk tepat didepan Geri dan Rizky. Irfan disebelah kiri dan David disebelah kanan.
"Rivan"
"Apa?"
"Kau mau dengar cerita ku gak?"
"Gak"
"........."
"........."
"Aku kemaren savage pake rafaela"
"Terus?"
"Itu aja sih, sama kemare-"
"Ngeonggggggg..........ngeongggggg" (Kucing)
".......Kemare-"
"Ngeonggggggg.....ngeongggg....." (Kucing)
"..........."
".........." (Kucing)
"....Kemare-"
"NGEONGGGGGGG..... NGEONGGGGGG!!!" (Kucing)
"ADA MASALAH APASIH KUCING-NYA!?!?!"
"Kucing aja malas dengar kau ngomong, apalagi aku" (Rivan)
"Perhatian!!, sekarang ibu kasih tugas sama kalian, kalian buat teks ceramah nanti bacakan didepan. Lebih cepat lebih baik"
10 menit kemudian.........baru 4 orang yang maju........
"Maju gak ger?"
"Majulah, aku nanti"
"Kau maju duluan, aku kasih kiko"
"Lah benaran maju an*"
"Hahaha Gerrald maju an*" (Geri)
"Gerrald gambare" (Rizky)
Sumpah kenapa sih aku maju, mampus mampus. Udah gak papa ini nama-Nya teori lempar batu sembunyi tangan.....eh membunuh batu dengan dua burung......eh membunuh 2 burung dengan satu batu.
Gerrald sedang menyemangati diri sendiri.....
Bac*t Raphael!!!
Lagi istirahat.........masih bareng Rivan
"Haii ganteng lagi apa?"
"Duduk-duduk, manis"
"Van....ajarin jadi sangar lah, aku mau jadi kayak kau"
"Cara yang pertama tajamkan pandangan mu, yang kedua cara ngomong mu kasar dan penuh hal-hal vulgar, bersikap kasar dan jahat, jangan pernah kalah dalam hal sangar, jahat, berbicara dan lain-lain, yang terakhir jangan takut sama siapapun. Sana coba lewatin anak kelas 12"
"Oke"
Saat ini kita akan menggunakan salah satu kemampuan khusus Raphael yang diberikan sang penulis...... Perpindahan kesadaran!!!......
"Woi tengok adek kelas itu" (Kakel 1)
"Yang mana?" (Kakel 2)
"Oh yang mau kesini itu ya?" (Kakel 3)
"An* banyak kali tingkah-Nya, mau cari masalah dia kayak-Nya" (Kakel 4)
"Ayok datangin" (Kakel 5)
"Woii sini kau!!" (Kakel 6)
Mampus ada yang panggil, oke santai aja, emang ini tujuan ku
"Ada apa pecundang-pecundang sial*n!?!?"
"Oh nyari masalah kayak-Nya-(Pecundang 1) LAH KOK NAMA KU BERUBAH JADI PECUNDANG?!?! APA-APAAN INI?!?!"
"Oii kiyomasa nande nade baka gambare gambare"
"Apasih?? ngomong apa dia??" (Pecundang 2)
"Nandato koraaaa?!?!?! kimi no namae wa koraaa?!?! ohayou koraaa?!?!"
__ADS_1
"Ngapain sih dia?" (Pecundang 24)
"Biarin ajalah, stress kayak-Nya dia" (Pecundang 23.765.095)
"Yaudah ayok lah pergi, aku kirain nyari masalah(Pecundang 1.673.920.157)
"Ayok" (Pecundang 657.373)
"Balek-balek"(Pecundang 67.899)
"Bubar-bubar" (Pecundang 4.789.098.627)
"Bubar" (Pecundang 34.890)
"Paha Bu Mia wangy wangy" (Pecundang 123.123)
"Puja paha Bu Mia" (Pecundang ke sekian)
Lah?? malah disangka stress
"Sangar kan?" (Rivan)
"Mana ada, malah dikira stress"
Balek sekolah......bareng ilham.........bukan gay ya......
"♪Ku terus melangkah♪" (Ilham)
"Heii"
"♪Melupakanmu♪
"Heii"
"♪Lelah hati perhatikan sikapmu♪"
"Heii"
"Heii heii heii kepala bap-"
"Shuut......sudah Ilham, tak perlu berkata-kata lagi....mari kita nikmati sore hari kita"
"Gak usah gay!!"
Dirumah.........kira-kira jam 21.00 malam
"Ma minta-"
"Tiiiikkk" (Suara mati lampu)
"Maaa!!!"
Masih dirumah........kura-kura jam 23.00 malam......
"Ma mati lampu"
"Kasih nafas buatan"
Gak lucu ma....
"Ma gak bisa tidur"
"Kenapa?"
"Gelap...takuttt"
"Beli lilin lah"
"Uang?"
"Nah"
10 menit dimotor......
Ini balek pasang lilin, langsung tidur aku
"Ini ma"
"Hidupin lah, pakai kompor"
"Bentar ma"
"Trekk......trekkk" (Suara kompor)
"Maaa..gas habis!!!"
"Beli sana, uang-Nya di bawah taplak meja!!!"
Lagi di jalan raya........bawa gas.....lampu hidup.....
"Bang** kon*** bajin**" set** sia**** as*"
Beberapa jam setelah lampu hidup........kira-kura jam 01.00.....lagi malam minggu
Another random with Ilham.......
"Ey yo hitam, lama nunggu?"
"Gak terlalu"
"Aishhh, esok senin lagi"
"Esok minggu!! senin apa-Nya?"
"♪Ilham jangan marah-marah, nanti disentil anu-Nya♪"
"Ihh jadi malu deh"
__ADS_1
"Ihhh imut banget"
"BACOT GAYYY!!!!!!!"