Dan aku pergi

Dan aku pergi
bagian 2


__ADS_3

sesampai nya di rumah mira langsung mandi. mama nya sudah dari awal dia buka pintu memarahi nya karena terlambat pulang. mira anak pertama dari 3 bersaudara. mira punya dua adik laki laki. yang satu sudah kelas 2 SMP dan yang satu lagi baru berumur 1 tahun. mira tidak pernah mengira dia akan mempunyai adik lagi di umur nya yang mau 17 tahun. jarak nya cukup jauh sekali.


selesai makan mira kembali ke kamar, membuka buku pelajaran mengerjakan tugas kimia yang membuat dia pusing. mira merebahkan badan nya di kasur sambil meraih buku novel yang belum dia tamatkan. tiba tiba mama nya masuk tanpa ketuk pintu.


" miraaa,, bukan nya belajar malah baca novel, sebentar lagi kamu kan UN " uupss ketauan deh.


" iya mah,,, aku baru selesai kerjain tugas. kenapa mah tumben banget " mira bangun dari rebahan nya ke posisi duduk bersila.


" tolong jagain ade kamu dulu adam, mama sama bapak mau kebidan dulu, sudah waktu nya mama KB "


dengan berat hati mira meng " iya " kan dan beranjak keluar kamar nya.


" jangan lama lama y mah, nanti adam rewel lagi " kata mira


mama mira meninggalkan mira dengan adam. manjadi anak perempuan satu satu nya dan yang sudah dewasa membuat mira jadi anak yang tangguh bertanggung jawab dan bisa di andalkan serta harus punya mental kuat.


jam weker di kamar nya nyaring berbunyi. setingan waktu pukul 04.30 waktu sholat subuh. mira bangun dengan susah payah, sambil meraba meja berharap dapat merai jam weker yang sedari 5 menit yang lalu berbunyi. mira pun duduk sebentar minum air putih yang selalu di sediakan oleh nya. mira beranjak dari tempat tidur nya menuju kamar mandi dan berwudhu untuk sholat subuh.


selesai sholat mira kembali ke kamar mandi merendam cucian baju dan memulai rutinitas nya tiap pagi sebelum berangkat ke sekolah.


" mah aku berangkat ya,,, hari ini pulang sore lagi yah, soal nya belom kelar rapat pembentukan ketua panitia buat pelantikan osis baru" jelaskan mira


" kamu kan udah kelas 3 masih berkegiatan memang nya? " tanya mama sambil gendong adam


" insyaallah cuma sampe akhir bulan ini aja kok mah, udah yah aku berangkat dulu assalamualaikum dah adaam " mira pergi sambil menggoda adik bungsu nya.


----------‐---------


" miraaa,,," suara cempreng hanah memanggil nya sambil berlari mengejar mira.


" apa beb,, ada good news apa hari ini " panggilan akrab mira ke hanah


" kemaren lo buru buru balik aja, gak ikutan di traktir sama rio deh lo" sambil manyun ke arah mira


" iya maaf,, abis gimana doank nyokap dah telpon mulu, w mana tenang kalau nyokap dah telpon nyuruh balik" kata mira


" iya iya w ngerti kok,, dah yuk kita masuk kelas bentar lagi bel" rangkul hanan sembari jalan menuju kelas.


saat di melewati perpus mira melihat anto sedang asik ngobrol bersama adik kelas, mereka tampak asik tertawa riang, entah apa yang mereka obrolkan seru sekali terlihat mira sedikit jealous.


tanpa sadar mira hampir menabrak Rio yang sedang ada di hadapan mira.


" astagfirullah,,, maaf Rio w gak liat lo, hampir aja kita tabrakan " mira nyengir canggung


" liatin apa sih lo,, serius banget noleh nya ampe gk liat ke depan? " tanya rio sembari menoleh ke arah yang mira lihat.


" ga,,aa k k ada kok w cuma baca pengumuman di perpus, takut nya penting " mira nyengir dengan gigi nya yang tampak semua.


" jangan lupa sore kita ada rapat lagi,, " ingatkan rio


" siap bos " sambil memberi tanda hormat pada rio.


sesampai nya di kelas mira duduk sejenak tiba tiba angan angan jauh entah kemana. hingga bell berbunyi membuat mira sedikit terperanjat karena kaget. semua siswa masuk kelas dengan terburu buru. hari ini mira tampak tidak bersemangat, dia masih mengantuk dan semalam mira bergadang menyekesaikan bacaan novel nya.


tiba tiba guru fisika masuk keruangan kelas nya, semua siswa kaget karena hari ini tidak ada mata pelajaran fisika.


" anak anak ini ada amanah dari ibu Ria kerjakan buku paket halaman 105 sampai 110. ibu Ria tidak masuk hari ini karena sakit " suara riuh anak anak di kelas IPA 1 kegirangan.

__ADS_1


" siapa ketua kelas nya, tolong maju kedepan "


Aris maju ke depan kelas mengambil buku tugas dari pak Trisno.


" jangan ada yang keluar kelas yah,, kalau ada yang keluar kelas lapor bapak " ancam pak Trisno


mira merasa lega hanya di suruh bikin tugas karena dia bener benar tidak berdaya hari ini. kepala nya mulai pusing.


" mira,, kamu kenapa? kok muka nya pucet banget sih " tanya juli mengkhawatirkan mira.


" kepala aku pusing banget juli " kata mira sambil memegang kening nya.


" ke UKS deh mendingan, istirahat sana " bujuk juli


mira beranjak dari tempat duduk nya dan pergi ke UKS sendiri. tapi mira makin tidak berdaya kepala nya semakin berat di tambah lagi kelas mira ada di lantai 2 dia tidak ingin menuruni tangga. mira melirik perpus yang memang da di lantai 2 dan dekat dengan kelas nya. mira hanya butuh istirahat sebentar jadi mira memutuskan istirahat di perpus.


mira masuk dan mengunci dari dalam pintu perpus. dia memilih pojokan yang terhalang buku agar tidak kelihatan.


" astagfirullah,,, antoo ngapain lo disitu ? " tanya mira kaget, karena dia pikir hanya ada dia sendiri di perpus.


anto menarik tangan nya mira mendorong nya ke tembok dan mencengkram tangan nya mira dengan erat.


" aakkhh,,, sakit anto,," keluh mira dengan sangat lemas.


" lo sengaja mata matain w yah, kok lo bisa tau w disini ? " anto mulai mengintrogasi mira.


" lepasin dulu sakiitt too,,"


"jawab dulu, baru w lepasin " anto tidak mengurangi tenaga genggaman tangan nya.


" lo bohong kan sama w" anto tetap tidak lercaya


" sumpah,, w,, w ,,gelap " tubuh mira jatuh kelantai dan syukur nya anto berhasil memegangi kepala nya jika tidak pasti sudah terbentur ke lantai.


"mirr,, mir,, miraaa,," anto mencoba membangunkan mira.


" ya Allah mir,,, w minta maaf,,, bangun doank mir " anto mengguncangkan badan mira berharap dia bangun. anto kebingungan bagaimana membawa mira ke UKS. tiba tiba mata nya menatap mira yang pingsan. hati anto bergetar melihat wajah mira dari dekat.


" lo tuh cantik mir,,, bulu mata lo panjang, hidung lo juga mancung dan bibir lo,,,,,," tangan anto menyentuh bibir mira yang kemeraha karena lipstik. tapi tiba tiba jantung nya anto berdebar lebih kencang pipinya memerah dan seluruh tuh nya menjadi hangat.


" astagfirullah,,," anto menampar pipi nya sendiri mencoba menyadarkan dirinya. " goblok banget sih lo bisa bisa nya pikiran w " anto kecewa dengan diri nya karena memikiran untuk mencium mira di saat mira tidak berdaya.


anto mencoba menggendong mira di pundak nya dengan susah payah. anto menuruni tangga bergegas ke UKS setengah berlari.


" anto mira kenapa " tanya ibu santi


" pingsan bu,, kayak nya mira sakit bu " jawab anto tersenggal senggal.


anto bergegas membuka pintu UKS dan merebahkan tubuh mira ke tempat tidur. mata nya mencari petugas UKS tapi tidak menemukan nya satu pun.


" kenapa mira to " tanya Rio sambil mengatur nafas karena berlari ke UKS


" w gak tau,, tiba tiba aja dia pingsan di perpus"


" terus mana petugas UKS nya ini, kok sepi dan cuma ada lo di sini " tanya Rio sedikit mencurigai


" santai aja kali Rio,, w gak ngapa ngapain mira kok. w dari tadi juga nyariin " jawab anto ketus

__ADS_1


tidak lama petugas UKS pun tiba.


" kemana aja sih mba,, ini temen saya pingsan "


petugas UKS pun dengan segera memeriksa mira. mencoba membangunkan mira dengan bau bauan membuka sedikit kancing baju nya.


" mau sampe kapan lo berdua di sini,,, w susah nih mau buka baju nya mira kalau lo berdua masih disini " kata petugas sedikit membentak.


anto dan rio pun pergi dengan segera. tidak lama mereka berpapasan dengan hanah teman dengan dekat kira di osis.


" mana mira rio, gimana keadaan nya mira "


" w gak tau , orang uks nyuruh w pergi " rio berlalu dengan anto meninggal kan hanah.


tidak lama mira siuman dia membuka mata nya pelan, karena rasa pusing masih menyerang kepala mira.


" are you okey beb,,?" tanya hanah sambil mendekatkan wajah nya.


" beraatt kepala w keleyengan nih " kata mira lemas


" diminum nih obat nya dulu biar pusing nya reda " kata petugas UKS


" eehh tapi kira kan belom makan ? memang nya boleh ?" tanya hanah menahan tangan mira yang hendak meraih obat.


" boleh kok sebelom makan, obat ini aman " jawab si petugas uks sambil tersenyum.


" lo minum obat nya dulu, w mau nyari rio buat beliin lo makan " hanah pergi meninggalkan mira


tiba tiba anto datang dengan bungkusan di tangan nya.


" udah sadar lo? " tanya anto


" udah kok to ,, ngeledek mulu lo,, males akh w " jawab mira.


"iya iya maaf,, nih makanan. mendingan lo makan dulu deh. pasti lo pingsan karena lo gak makan tadi pagi " anto memberikan kantong plastik berisi makanan pada mira.


" makasiiihhh,,, baik banget ciihh " dengan nada seperti anak kecil.


anto tersenyum tipis. dia duduk di kursi tepat di sebelah ranjang mira.


" lain kali diet yah ,,, biar gak nyusahin orang " ledek anto


" emang w berat yah ?" tanya mira menggoda. mira seketika tertawa terbahak bahak "aaa hahahaha,, "


" dasar cewe aneh,, lagi sakit aja lo masih bisa ketawa terbahak bahak. udah yah w pergi, mau maen futsal nih " anto pergi meninggal kan mira yang sibuk ngunyem roti hanya mengisyaratkan tangan dan anggukan.


hanah datang dengan rio juga mungkusan di tangan nya.


" aaaiihhh,, udah ngunyem aja lo,, dapet dari mana tuh makanan " tanya hanah heran.


" anto tadi kesini bawain w roti sama susu " jawab mira sambil terus makan.


" terus dimana anto sekarang " tanya ketus rio.


" pergi kata nya mau main futsal "


" ya udah w ke ruang rapat dulu yah mau siap siap buat sore " rio pergi meninggalkan hanah dan mira. mereka hanya memberi isyarat tangan.

__ADS_1


__ADS_2