Dan aku pergi

Dan aku pergi
bagian 5


__ADS_3

Hari hari sibuk pun di mulai. persiapan UN di depan mata. dari bimbel di sekolah dan latihan latihan soal yang tidak ada jeda nya.


Anto Rio Hanah dan Mira mereka seperti didunia mereka sendiri. mereka sudah tidak pernah lagi kumpul, bertemu pun hanya sekedar sapa. mungkin karena beda kelas. Tanggal UN sudah di tentukan semua siswa kelas 3 merasa cemas gugup stress. begitu pun mira yang hampir setiap hari telapak tangan nya selalu berkeringat karena gugup menghadapi UN.


" mira ,, sini sayang mama mau ngomong " mama memanggil anak sulung nya.


" iya mah ,, ada apa ? kok tumben sih " tanya mira bingung.


" mama langsung aja ya,,, seperti nya kamu gak bisa lanjut kuliyah deh sayang, papa kamu diberhentikan dari pekerjaan nya." mama mengusap rambut mira


mira diam sejenak tidak tau apa yang harus dia katakan. seketika mimpi nya menjadi seorang guru pudar.


" mama harap kamu mengerti ya nak, mama juga sedih tapi kamu masih punya adik adik kamu yang butuh biaya banyak. "


mira berdiri menghampiri mama nya.


" iya mama mira ngerti , mama gak usah khawatir yah, doain aja biar mira bisa dapet kerja, mira masuk kamar dulu ya mah, " mira pergi ke kamar nya. ada perasaan sedih dalam hati nya tapi juga tidak bisa berbuat apa apa. sadar akan posisi nya sebagai anak tertua yang bisa mira lakukan hanya mengalah.


waktu berlalu dengan cepat. UN yang begitu mengerikan pun telat usah dan hanya ada kebahagian di pesta perpisahan. mira larut dalam tawa dan tangis karena harus berpisah dengan teman teman nya.


" kita foto bareng yah " kata mira pada teman teman osis nya. yang bagi mira benar benar berarti. mira jadi banyak belajar tentang bagaimana kerja sama, bergotong royong, menyelesaikan masalah dengan bermusyawarah.


tiba tiba anto menarik tangan mira. " foto bareng w juga donk " sambil merangkul nya. mira tersenyum lebar.


 


kriing kriing kriing


" iya halo ,, ada apa han "


" anterin w yuk ke kampus Jasmani "


" kampus Jasmani ? emang lo mau ambil kebidanan ? " tanya mira heran.


" nyoba aja,, kata nya dia ngadain acara gitu promosi gitu ada band nya juga lagi "


" Oooo,,,, ya udah w ijin dulu yah "


" ok janjian di halte bus sekolah aja yah, biar bareng pergi nya "


" ok see you " mira menutup telpon.


setelah lulus kegiatan mira di rumah cuma jadi babysiter nya adam. sudah mencoba cari cari loker tapi belum ada hasil.


" mah ,,, aku ijin mau pergi sama hanah, nemenin dia ke kampus jasmani "


" pergi nya beneran sama hanah kan ? " tanya mama


" iya mah sama hanah, telpon aja kalau gak percaya " sambil memberikan Hp mira.


mama hanya mengangguk tanda setuju. mira bersiap siap dengan pakaian sederhana. kaos hitam dan jeans. tidak lupa sweater nya dan ransel kecil nya.


mira tiba lebih dulu di halte bus. 15 menit kemudian hanah datang dan memeluk nya.


" kangen kamu beb,, "


" sama w juga kangen lo dan kangen keluar rumaahh " mereka tertawa lepas.

__ADS_1


saat di mobil mereka bercerita banyak hal. sampai tidak terasa sudah di tempat tujuan. suasana nya ramai membuat mira takjub. maklum sudah 1 bulan mira di rumah dan tidak kemana mana.


" sini sini liat brosur nya dulu " hanah menarik tangan mira.


" waahh hari ini terakhir pendaftran. pantesan rame banget " hanah serius melihat brosur.


karena kondisi ramai orang orang berdesak desakan tidak beraturan mira terdorong dan menabrak mahasiswi yang sedang membawa minuman.


" aakkkhhh ,aa,,a h " minuman coffe itu tumpah di baju mira. hanah yang melihat cuma bisa menutup mata melihat kejadian itu.


" ya ampuunn kamu gak apa apa " tanya gadis yang di tabrak mira, seperti nya dia seorang mahasiswa di kampus jasmani.


" sini aku bantu,, basah semua baju nya. ke dalem yuk aku bawa baju di ganti aja baju nya "


" oohh,, g,, gak usah kak,, aku gak apa apa " jawab mira gugup karena jadi pusat perhatian.


" gak apa apa ayok ikut aku " tangan mira di tarik paksa gadis berbaju putih itu. setelan nya mirip perawat di rumah sakit.


" kamu duduk dulu yah,, tunggu sebentar aku ambil baju dulu "


mira nya mengangguk dengan senyum tipis nya. gara gara itu dia jadi terpisah dari hanah.


" nih di pake nanti kamu sakit lagi gara gara aku "


" tapi gak usah kak,, tar gimana balikin nya " mira ragu.


" kamu mahasiswi disini kan ? "


" bukan aku bukan mahasiswi di sini. aku tadi cuma anter teman aja "


mira perlahan membuka baju nya. basah dan dingin pasti nya. tiba tiba tirai di buka tanpa mira sadar.


" lusi w pinjemmm,,,, "


" aaaaa,,, aa ,,aa " mira menutup tubuh nya sebisa mungkin.


" eehh sorry sorry w kira lusi di situ " laki laki itu pun berbalik badan dan pergi.


" sial banget hari ini, udah jatoh kesiram es coffee di liat cowo pas ganti baju lagi,, " sambil menutup wajah nya dengan tangan. rasa nya ingin menangis dan pergi jauh.


" hanah mana lagi " mira mebuka tas nya mencari Hp dan menelpon hanah.


" lo dimana,, w di dalem kampus nya nih han " sambil meringis


" lo kenapa kok nangis sih, y udah w nyusul ke sana "


hanah datang sembari berlari. " are you okey " memeluk mira.


" masa tadi w ganti baju terus ada cowo buka tirai nya dan dia liat w ,,, " hiks hiks


" tapi lo gak di apa apain kan mir ?"


" gak sih tapi malu nya itu loh " sambil terus memeluk hanah. tiba tiba kakak mahasiswi itu datang kembali bersama laki laki yang tadi tidak sengaja membuka tirai saat mira ganti baju.


" eehh kenapa nangis,, maafin temen aku yah, dia gak sengaja liat kamu ganti baju " mendorong teman laki laki nya mengisyaratkan untuk minta maaf.


" maafin aku yah ,, sumpah aku gak tau kamu lagi ganti baju aku pikir Lusi " mengulurkan tangan nya.

__ADS_1


mira menyambut uluran tangan nya " iya gak apa apa kok, saya juga yang salah kenapa bisa ke sini "


" eh kok gitu, w donk yang salah udah ngajak lo " hiks hiks hanah memeluk mira.


" ok gini aja sebagai permintaan maaf,, aku traktir deh gimana? kalian belom makan kan ? yuk ikut ke kantin " ajak laki laki yang mengintip mira.


" ayoo,, yuk,, ayoo " hanah berbisik. sebener nya mira gak mau dan pengen pulang aja tapi hanah maksa.


akhir nya mereka sampe di kantin. tempat nya penuh sesak.


" silahkan mau pesen apa? eh kita belom kenalan, kenalin aku Tian " tanya Tian


" aku hanah dan temen aku mira " sambil nyenggol mira yang masih syok.


" miraa udah donk syok nya kan aku udah minta maaf dan kejadian nya beneran gak sengaja "


mira menatap tian dan hanah. memberikan senyum tipis. mereka pun memesan makanan dan minuman. hanah bersemangat sekali dapat makan siang gratis. tian sedari tadi terus menatap mira.


tapi mira sibuk dengan dunia nya. dan seketika mereka saling tatap.


" kenapa kak tian,, ada yang salah sama aku " tanya mira yang memergoki tian yang terus menatap nya.


" gak apa apa, aku cuma familiar aja sama wajah kamu, kamu mirip temen aku yang di kampung "


" ternyata muka w kampungan banget yah, w kira karena w cantik " kata mira dalam hati.


waktu berlalu begitu cepat. tidak terasa makanan habis dan air minum pun habis.


" makasih ya kak tian teraktiran nya " kata hanah girang.


" iya sama, jadi nya kalian kuliyah di sini ?? " tanya tian


" gak jadi kak gak ada jurusan yang aku mau "


" kalau kamu mira gimana "


" apa lagi aku jauh kak " jawab males mira.


" maksud nya gimana ?"


" eeh udah jangan di dengerin dia mah, aku boleh gak minta nomor Hp kak tian siapa tau aku berubah pikiran " kata hanah


" boleh banget mana Hp nya biar aku ketikin "


hanah mengambil HP nya dan sayang Hp nya lowbad. tanpa tanya hanah merebut Hp mira.


" eehhh Hp w han "


" pinjem bentar, nanti misscall y kak " senyum senyum. expresi tian agak aneh waktu melihat Hp mira.


" ok aku dah misscall yah "


" bye kak tian kita pergi yah " sambil terus melambaikan tangan nya. padahal orang nya sudah pergi. mira dan hanah pulang.


" ganteng banget sih,,, asli deh w suka " hanah memuji.


" ganteng dari mana biasa aja akh,, standar han " jawab mira. hanah tidak henti henti membicarakan Tian. sampe mira jenuh.

__ADS_1


__ADS_2