
**Yupy yupy selamat hari kemerdekaan indonesia ke 75th....synk ya kemerdekaan thn ini beda nggak bisa upacara kek biasanya iya nggak?
happy 4,78k pembaca guys like nya terus ya**
__________
Hari demi hari terlewati masa masuk kuliah pun datang kami para sahabat sengklek memasuki gerbang sklh elit bangsa asia wkwkwkwkwk
“Widih bro bre ini ma kuliah serasa dihotel bintang lima ckckckck”Teriak Verell saat memutari seluruh ruangan kuliah bangsa elit ini
“4l4y”Decak kami bersamaan
Setelah diberi pengarahan dimana letak masing masing kls,kita segera menuju kls kita aku,Ical,dan Lisa satu kls sedangkan Rio,Verell,dan Jessi mereka berada tepat disamping kls kita bertiga
****
Jam mata kuliah pagi ini selesai kami memutuskan untuk singgah di rumah ku
“Minum apa?”Tanya ku seperti biasa
__ADS_1
“Nggak usah aku bawa minum sendiri kok”Kata Jessi enteng
“So minum apa yg kamu bawa Jess seinget aku kamu nggak pernah mau bawa minum dari rumah”Tutur Rio mengingat ingatnya kembali
“Nih aku selalu bawa minum kan tiap hari tapi sih nggak ada airnya heheheh”Cengir Jessi menunjuk ke arah kedua belahan kelapa itu(ah kalian nggak tau ya)****** ckckkckc
“Wanjirr lu kampret”Sosor Rio menoyor pala Jessi,Jessi mengaduh kecil
“Emmmm Ra blh nggak aku tanya?”Verell berusaha mengalihkan topiknya,aku mengangguk memperbolehkanya bertanya
“Gimana sih rasanya dibuly kayaknya tadi waktu kamu dibully sama geng terasi sok montok cantik itu kamu B AJA tuh?”Tanya Verell beruntun buat ku bingung mau jawab yg mana
Ke tiga cewek yg sembari tadi memperhatikan ku memasuki ruangan kelas desain
Satu dari salah satu yg ku ketahui adalah ketua geng Shella duduk di samping kursi ku,kedua temanya Berta dan Anggi hanya mengikuti langkah nya
Tadinya aku acuh pd kedatangan mereka,lama kelamaan mereka berulah
“Eh guys perasaan saat pendaftaran gue masuk sini nggak ada tu cewek cupu kek dia!”Ejek shella menoleh ke arah ke dua temanya
__ADS_1
“Iya shel,kayaknya dia nggak cocok deh sekolah disini lebih cocok di pinggiran jalan ckckck”Sambung anggi
Ku lihat Jessi dan Lisa menahan amarahnya,jika telat sedetik saja akan terjadi perkelahian di hari pertama sekolah akan terjadi
Segera aku memegang tangan Jessi dan Lisa mengajaknya menjauh dari ketiga cwek sok cantik itu
Amara pov's
Awal masuk di sekolah menengah pertama aku sudah mendapati beberapa siswi yg membuly ku berawal dari penampilan ku yg berkepang 2 ditambah kacamata bundar
Hingga suatu saat aku sudah membulatkan tekad ingin mengubah penampilan ku masa itu dgn dukungan seorang bunda yg selaly menjadi teman sekaligus bunda terbaik untuk ku
Tapi waktu tak berpihak atas keinginan ku,sesorang yg paling ku sayangi seseorang yg selalu mendukung ku,menguatkan ku agar tetap tangguh menghadapi pembullyan yg ku alami dia bunda ku bunda Lia
Bertepatan dgn hari ulangtahun bunda ku,dia menghembuskan nafas terakhirnya satu kalimat yg selalu ku buat untuk motifasi diri ku sekuat ini sampai kini menghadapi segala pembullyan yg ku dengar
“Ingat pesan bunda sayang,kamu harus kuat menghadapi mereka yg suka membully mu,jika suatu saat nanti kamu mempunyai tekad merubah penampilan mu bunda mu ini akan selalu mendukung mu dari atas sana,,maafkan bunda harus pergi bunda sudah tak kuat menahan penyakit ini.Bunda sayang kamu dan ayah mu Amara....”Begitu bunda selesai mengucapkan kalimat itu dgn nafas tersengal sengal suatu kehendak bunda dipanggil yg maha kuasa
Seketika tangis ku pecah memeluk ayah ku yg menguatkat ku beliau selalu ada disaat aku sedih selalu menguatkan ku dikala situasi tidak memadai,Ayah ku bisa menjadi ayah sekaligus bunda bagi ku
__ADS_1
Penyakit bunda yg selama ini diidapnya yaitu penyakit kanker rahim setelah menlahirkan ku