
“SETUJU!!”jawab kompak mereka ber 2
Tap
Tap
Tap
Suara langkah kaki kita bertiga menuruni tangga menuju meja pantry dibagian samping ruang keluarga rumah ku,lekas aku buka lemari es tapi isinya nihilll aku lupa blm belanja bulanan untung tadi pagi masih ada roti buat sarapan
Mungkin papa beli makanan dilevery
Aku kembali ke atas kedalam kamar untung mengambil dompet tanpa memperdulikan pertanyaan beruntun dari 2 makhluk aneh di meja pantry
“jes,lis aku mau ke supermarket dulu,persediaan di lemari es sudah habis”kata ku pada lisa dan jesi sudah bersiap siap untuk berangkat
“ikut”serempakkk
Ku acungkan jempol manis kepada mereka sontak mereka langsung mengekori ku menuju garasi,15 menit berlalu kami bertiga sudah sampai didepan pintu supermarket
__ADS_1
Dan bla bla bla bla
“ra aku boleh kan beli beberapa cemilan ya”pinta lisa dgn mimik wajah yg dibuat memelas
“he'eh boleh”
Butuh waktu agak lama untuk mereka berbelanja dari memilih keperluan bulanan amara,memilih beberapa cemilan,sampai mengantree untuk membayar belanjaan mereka yg di serah kan pada jesi
“awas aja ya kalian berdua untung sahabat kalau bukan udah ku bunuh mereka hidup hidup”omel ku sendiri yang tak terasa aku sudah mengantri di barisan ke 3 bentar lagi giliranya
“jadi totalnya (satu juta tujuh puluh satu ribu lima ratus)mbk”ucap si pelayan pada jesi
“syukurlah amara pengertian kasih aku black card”batin jesi mensyukuri nasib keberuntungannya
“terima kasih mbk ditunggu kedatangan nya kembali”kata si pelayan sambil menundukan kepalanya
“siap mbk diskon tapi ya”jawab si jesi cengengesan
“ra habis nya satu juta lebih nggak usah mikir aku korup ya”cegah jesi pada ku yg ku angguki tanda mengerti dan percaya
__ADS_1
“pantesan habis satu juta lebih orang yg dibeli aja makanan berkualitas banyak lagi sampai 4 kresek besar gitu”ucap ku terkeekeh tapi si menurut ku satu juta buat kita ber tiga nggak ada artinya
Ya iyah lah nggak berarti satu juta ma satu milyar pun menurut amara masih kecil orang dia konglomerat tapi hanya penampilanya yg cupu oleh karna itu dia sering di buly
“santay aja kali jes buat amara satu juta ma nggak ada apa apanya kali kamu lupa ya di kan konglomerat lebih dari kita”sambar lisa yg mendapat tatapan tajam dari ku
“hahah iya aku lupa guys,kuy lah kita pulang”
Sesudah perbincangan antara mereka bertiga tiba tiba ada yg menyapa mereka
“jesika!!”sapa seseorang yg di ikuti 2 cogan lainya di sampingnya
“RIO...VARELL...ICAL”teriak jesi menyebut nama mereka
“kebetulan sekali kita bertemu disini jes,mau kemana kamu?”tanya rio yg tak lain adalah anak dari adik ibunya jesi
“kamu nggak tau si kita tadi udah nyariin kamu lama banget tau capek aku tu”omel varell sahabat rio
“maaf deh ya aku nggak tau kalian pulang hari ini ikut aku aja dulu nanti soal jawab pertanyaan kalau sudah sampai tujuan ya”ucap si jesi yg diangguki mereka bertiga
__ADS_1
“aku bawa mobil sendiri kok tenang aja kali ini aku nggak akan nebeng kamu”