Dark Side Jobs

Dark Side Jobs
Part 5


__ADS_3

Brakkkkkk!!!


Bunyi pintu yang terbuka sampai hampir copot yang membuat 2 orang di dalam nya melonjak kaget.


Melihat ada kesempatan febby lantas buru-bangun dan akan berlari,namun dia kalah cepat dengan om-om mesum itu,sehingga tangannya fi tarik lagi dan febby pun tersungkur kembali.


"Cih mengganggu saja" gumam om-om itu, setelah reyhan melihat siapa yang ada di dalam situ sebenar nya ia agak enggan untuk menolong, akan tetapi saat teringat ibu panti kesayangannya reyhan pun membulatkan tekad untuk membntu febby.


"Hei pak tua lepas kan cewek itu kau akan masuk ke rumah sakit malam ini juga" ucap reyhan dengan geram, om-om tersebut dengan pandangan meremehkan menantang reyhan "coba saja kalau kau bisa anak muda".


Mendengar itu pun reyhan tersenyum, senyum yang amat sangat menyemramkan "kau tak tau siapa aku eh,baiklah akan ku kabulkan permintaan mu" reyhan terkekeh senang dan dengan sevepat kilat tubuh om-om tersebut terlempar menabrak dinding di belakang nya.


Karena terkejut tangan febby yang masih di genggam nya lepas, untung nya febby tidak ikut tertarik saat om tersebut terlempar.

__ADS_1


Febby yang kelelahan hanya bisa merangkak menjauh sambil ketakutan.


Dengan santai reyhan mendekati pria tersebut dan membisikkan sesuatu ke telinganya agar febby tak mendengar ucapan nya "kau tak tahu jika sedang berhadapan dengan phantom" ujan reyhan sambil memamerkan seringainya.


Wajah pria tersebut langsung pucat pasi,hei di dunia bisnis terlebih lagi bisnis kotor siapa yang tak kenal phantom sang pembunuh berdarah dingin.


Lalu dengan sisa tenaga nya pria itu berlari keluar,reyhan pun tak mengejarnya karena ia hanya ingin memberi peringatan,tak mungkin juga ia membunuh orang di tempat itu,selain ada febby banyak juga cctv yang terpasang disana.


Reyhan pun menghampiri febby yang tengah ketakutan melihat kekuatan reyhan "bisa remuk badan ku bila saat itu aku ikut terlempar" ucap febby dalam hati.


Mendengar pujian itu febby tersipu malu,entah mengapa cowok di depannya terlihat sangat manly, mata nya yang tajam, hidung nya yang mancung, kulit nya yang putih ia tak sadar telah memperhatikan reyhan dengan detail.


Setelah itu reyhan pergi meninggalkan febby karna di rasa febby sudah aman dan ia pun sedikit lelah ingin cepst pulang dan beristirahat.

__ADS_1


Setelah febby sadar ia tak menemukan reyhan dimana pun, lalu dengan sedikit tenaga yang tersisa febby mengambil ponsel nya yang terlempar akibat kejadian tadi, untung nya ponsel febby tak rusak dan ia pun segera menghubungi sammy untuk meminta pertolongan.


Di lain tempat sammy dan teman-temannya yang lain sedang panik mengelilingi mall tersebut untuk mencari febby yang hampir 1 jam menghilang.


Setelah mendapatkan telepon dari febby sammy dan kawan kawan nya langsung berlari menuju toilet yng di maksud febby.


Melihat keadaan febby dengan atasan yang sudah acak-acakan dan baju yang robek sammy sangat panik, dengan Segera ia melepaskan jaket nya untuk di pakai febby.


Emosi sammy langsung memuncak setelah mendengarkan cerita febby, ia langsung menemui manager mall tersebut dan mengancam akan meratakan mall itu jika pria brengsek yang mengganggu febby nya tak segera tertangkap.


Manager yang mengetahui siapa sammy dengan segera memanggil security untuk mengecek cctv guna mengetahui siapa pelaku pelecehan terhadap febby.


Setelah melihat rekaman cctv manager tersebut pun memanggil cleaning service yang memberikan kunci tadi, sayang nya sang cleaning service sudah selesai shift dan pulang.

__ADS_1


Sang manager berjanji akan segera memecat cleaning service tersebut, dan akan mengabarkan kepada sammy siapa orang yang berada di cctv secepatnya.


Sammy pun mengangguk dan buru-buru pergi untuk membawa pergi febby segera ke rumah sakit.


__ADS_2