Dating With A Dry Guy

Dating With A Dry Guy
Dijemput


__ADS_3

"Sayang,besok kamu berangkat kesekolah jam berapa?"- tanya Angga yang masih setia duduk diatas meja


"Mmm,jam 6.45 aja deng"


"Tungguin gw depan rumah gw bakalan jemput elu di jam 5.05"


"Lah nggak ngotak"


"Biarin aja biar ada waktu gitu buat pacaran"


"Pacaran palak lu yang ada kita digebukin warga"


"Biarin aja,biar kita nikah sekalian"


"Tapi ngga,kita masih SMA kelas 10 gw masih pengen sekolah + nyari orang yang tepat buat gw jadiin suami Yoongi contohnya"- ucap Ama da cengengesan


"Jadi gw nggak tepat gitu?"- tanyanya sambil menaikkan alisnya sebelah


"Bukannya nggak tepat tapi kan siapa yang tau bisa aja nanti Andi yang jadi jodoh gw bukan elu"


"Bukannya Andi teman kelas lu yang siswa baru itu kan?kok dia dijadiin perumpamaan sih? jangan-jangan lu suka lagi sama dia dan lu berharap bisa lurus dari gw terus lu pacaran deh sama dia,bener kan?"


"Elah,kan cuma perumpamaan nggak usah marah dong"


"Tapi kenapa harus Andi?kan biasanya elu lake nama bias lu yang di Korea itu kenapa sekarang berubah jadi namanya Andi?baru kali ini ya lu sebut nama laki-laki lain disaat kek gini"


Mendengar ucapan Angga yang panjang lebar kali tinggi,dia merasa bersalah akan apa yang tadi ia ucapkan.


"Angga,maafin gw ya lain kali gw nggak bakalan ulangin lagi,janji"- ucap Amanda sambil mengacungkan jari kelingkingnya


"Alah,dulu juga lu janji nggak bakalan hina-hina gw tapi kenyataannya apa?"


"Gw hina elu kek mana?"


"Ya banyaklah macamnya, salah-satu nya elu ngatain gw ikan teri di depan banyak orang kan gw jadi malu Amanda"


"Hehehe,kalau soal itu bukan hina lagi tapi kenyataan"- ucap Amanda sambil nyengir


"Kalau kita cuma berdua ya nggak papa tapi lu bayangin lah Amanda"


"Lu maunya apa?"- tanya Amanda yang menyerahkan semuanya ke Angga


"Putus"- jawab Angga singkat


"Beneran?yakin lu?"


"Uhhh hmmm,kita putusnya kapan-kapan aja ya mungkin kali ini gw lagi emosi banget"- ucap Angga yang mengambil keputusan sambil napas panjang lebar kali tinggi


"Udah gw dugong,tapi maafin gw juga ya"- ucap Amanda sambil bangkit dari duduknya dan segera memeluk erat tubuh Angga


"Mm,jangan diulangi lagi tapi"

__ADS_1


"Iya Andi"


"Woi bangsat,******,anak dajjal"- ucap Angga sambil melepas pelukannya dari Amanda


"Cuma pengen ngetes doang"- ucap Amanda sambil terus mempererat pelukannya


"### ** lu besar juga"- ucap Angga random


"Andi sayang,makan dulu nak"- ucap wanita cantik yang masih muda terpampang di depan pintu kamar


"Iya ma"- jawab Andi sambil tersenyum


"Eh gimana sekolahnya tadi?"- tanya wanita yang Andi panggil mama itu sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar


"Mm seru kok ma,makan yuk Andi udah laper nih"- ucap Andi sambil meletakkan tangannya di bahu mamanya sambil berjalan menuju dapur


"Aduh anak mama ini"


Mereka berjalan melewati beberapa anak tangga karena kebetulan kamar Andi ada dilantai 3,mereka berjalan dengan penuh senyum tak sabar ingin menyantap makanan yang tersaji di meja makan.


"Wah, makanannya banyak banget"- kagum Andi disaat ia sampai didepan meja makan


"Ini mama loh yang siapin semuanya"


"Jangan percaya nak itu semua bohong"- ucap lelaki berumur 30 tahun sambil berjalan menuju meja makan


"Emang kenapa pa?"- tanya Andi pada lelaki itu


"Ish,papa mah nggak bisa liat istrinya bahagia"- ucapnya cemberut sambil mendudukkan tubuhnya di kursi yang dilapisi dengan emas


"Jangan ngambek dong sayang,ntar malam papa sundul ya ma"- godanya


"Ogah"


"Andi,duduk nak"- pinta mamanya sambil tersenyum


"Eh iya ma"- ucap Andi sambil mendudukkan tubuhnya di kursi yang sama


"Kamu mau makan apa?"- tanya mamanya


"Mau nasi,ayam goreng mentega sama telur rebus"- pinta Andi sambil tersenyum ke mamanya


"Kalau papa mau makan mama aja sekarang pun boleh,Andi kamu kekamar ya nak jangan ganggu kesenangan orang tua,nanti kamu kalau udah besar boleh ngelakuin hal yang sama dimana pun kamu mau"


"Dimana aja pa?"- tanya Andi


"Iya terserah,mau disaat makan kek disaat boker sesuka kamu lah tapi harus istri kamu jangan jalang"


"Jangan lupa ditempat perbelanjaan"- usik mamanya Andi


"Kalau kita disitu mah bisa-bisa di grebek meskipun suami-istri"- ucap Andi

__ADS_1


"Tapi kamu ada disaat mama dan papa ngelakuin itu di mal"- ucapnya singkat


"Tapi nih ya pa,mama nggak mau disundul papa blee"- ucap mamanya Andi sambil menjulurkan lidahnya


"Awas aja ntar malam"- ucap papanya Andi sambil tersenyum miring se miring-miring nya


"Bibir papa kenapa miring-miring?kena stroke?"- tanya mamanya Andi yang berhasil membuat semua makanan yang ada di mulut mungil Andi muncrat


"Mama enak aja,kalo papa kena stroke nanti yang bikin mama nikmat siapa?"- ucapnya spontan


"Ini kenapa dari tadi bahas sex sih?bentar aja itu mah Andi mau makan"- ucap Andi sambil membersihkan mulutnya dan sisa makanan yang muncrat


"Kasian anak mama sampe muncrat"- ucap mamanya sambil terkekeh


"Andi kan mulutnya mungil kan jadi ada kemungkinan dia nggak bisa ngasih kenikmatan yang lebih"- ucap papanya sambil terus memperhatikan bibir mungil milik anaknya


"### Bisa-bisanya nih papa"- ucap Andi


Pagi pun tiba,sinar matahari mulai menyinari seisi ruangan yang ditempati Amanda untuk istirahat.


"Hoam, udah pagi aja nih padahal gw baru tidur 8 jam yang lalu"- ucapnya malas karena terik matahari sudah menusuk-nusuk kulit putihnya


"Amanda?!"- teriak seseorang dari halaman depan


"Siapa sih pagi-pagi buta"- ucapnya sambil menuruni tempat tidurnya dan segera menuruni beberapa anak tangga


"Iya tunggu"- jawab Amanda sambil terus berjalan


"Angga?ngapain pagi-pagi kesini?"- tanya Amanda kaget disaat mendapati seorang Angga yang berdiri diambang pintu rumah


"Yaudah masuk"- pinta Amanda


"Amanda,gw udah sejam diluar nungguin elu"- ucap Angga sambil menyangkutkan tangannya dileher Amanda


"Huk huk,sakit we"- ucap Amanda sambil berusaha melepaskan tangan Angga dari lehernya


"Sapa suruh nggak bukain gw pintu padahal gw udah bilang jam 5 gw jemput"- ucap Amanda sambil terus menambah kekuatan pada tangannya


"Angga udah dong,lu mau bikin gw mati sia-sia?"


"Yaudah"- ucap Angga sambil melepaskan tangannya dari leher Amanda


"Buset leher gw sakit"- ringis Amanda sambil memegangi lehernya


"Beneran sakit?aigoo minta maap"- ucap Angga sambil memeluk erat tubuh Amanda yang berbentuk 'S' dan juga hampir menyium bibir Amanda


"Mau ngapain lu?gw bukan jalang "- ucap Amanda yang berusaha menghentikan kegiatan Angga sambil menampar pelan pipi Angga


"Itu tadi cuma pemanasan doang elah"- ucap Angga sambil menciumi kening Amanda dengan penuh sayang


'Kenapa sih ciuman tadi gw tangkis?'

__ADS_1


'Kenapa coba nggak jadi,kan gw pingin tuh kek orang-orang yang pagi-pagi udah dapat kiss morning lah gw apa,tampar morning ini mah'


__ADS_2