Daun bunga terakhir

Daun bunga terakhir
Pertemuan tak diduga 2


__ADS_3

Aron dengan cepat berlari menuju kelasnya . Saat dia berlari , Tiba tiba bola melintas dengan cepat dihadapan Aron yang hampir mengenainya . Aron terkejut dan langsung melirik kearah lapangan . Dilapangannya , terdapat beberapa orang yang sedang bermain bola . Dan salah satunya melambai kearah Aron sambil berteriak


" Hei yang disana , tolong lemparkan bolannya !"


Aron pun mengambil bolanya dan berjalan menghampiri orang yang berteriak kepadanya .


" Ini , lain kali hati hati ya " kata Aron sambil memberikan bolanya .


Saat Aron melihat wajahnya , betapa terkejutnya dia ternyata yang berteriak padanya adalah teman masa kecilnya Brayn .


" B Brayn ! " kata Aron .


" Darimana kamu tau nama gue ? Siapa kamu ?" tanya Brayn .


" Ini aku Aron , teman masa kecil mu . Masa kamu lupa sih " jawab Aron senang .


" Aron , apa yang kamu lakukan disini ? apa kamu murid di kampus ini ? " tanya Brayn .


" Ya bisa dibilang begitu sih " jawab Aron .


Lalu salah satu temannya Brayn ( Rudi ) menghampiri Brayn yang sedang mengobrol dengan Aron .


" Siapa dia ? " Tanya Rudi .


" Ohhhh , ini Aron teman masa kecilku " Jawab Brayn .


" Ohhhh dia Aron ! " kata Rudi sambil melirik Aron .

__ADS_1


Kemudian Aron pun mengangkat tangannya ( bermaksud bersalaman ) untuk memperkenalkan diri kepada Rudi


" Aron " kata Aron .


" Rudi " kata Dapit sambil bersalaman .


Dapit adalah temannya Brayn sejak dia masuk sekolah menengah pertama ( SMP ) , dia sifatnya kasar , suka mengejek dan menjahili orang dan tipe orang yang malas belajar . tapi d


" Brayn , aku sangat senang bisa bertemu dengan mu . Tapi apa yang kamu lakukan disini ? bukannya kita harus pergi kekelas dulu ! " tanya Aron .


Brayn tidak menjawab .


" Pergi sama sama yuk ? lagian aku juga belum kenal tempat ini " ajak Aron .


" Kamu duluan aja deh , soalnya aku ada urusan lain nih yang harus aku kerjakan


" Ohhhh . Kalau gitu , aku duluan ya . dahhh " Kata Aron sambil berlari .


" Serius itu temen lu ? " tanya Dapit .


" Yaaaaaa , bisa dibilang begitu !" jawab Brayn .


" Haha , Serius . Dilihat dari penampilannya aja udah keliatan kampungannya , hah dasar . Bagaimana bisa dia bisa jadi temen lo . Sedangkan liat elo , elo ganteng , tinggi , sixpack , jago olahraga lagi . Gimana ceritanya anak kampungan itu jadi temen elo ? " tanya Rudi sambil melirik Brayn .


Temen temen Brayn yang lain pun datang menghampiri mereka berdua .


" Serius , anak kampungan itu temen elo ? " tanya Rama salah satu teman baru Brayn .

__ADS_1


Darma dan Jacky pun ( temen Brayn ) melirik ke arah Brayn .


Brayn bingung mau menjawab apa .


Kalau dia menjawab kalau Aron adalah temannya dia pasti akan diledek oleh teman temannya . Takut diledek oleh teman temannya dia pun memilih untuk berbohong .


" Sebenarnya dia bukan temanku sihhh , dia cuma kenalan aku pas waktu kecil . Kami pun ga dekat kok . Cuma temen sekelas aja ! " kata Brayn berbohong .


" Gue tau pasti elo jawab begitu " kata Jacky .


" Ya iyalah , Mana mungkin anak kampungan seperti itu berteman dengan seorang Brayn yang hebat ini " Sambung Darma .


" haha , gak lah " kata Brayn sambil tertawa .


" Temen temen , kita ke kantin yuk !" ajak Jacky .


" Tapikan kita harusnya masuk kekelas dulu !" tanya Brayn .


" Bolos ajalah , ngapain juga dikelas . Paling cuma perkenalan biasa doang " ajak Darma .


" Kalau gitu ayolah " jawab Brayn setuju .


Mereka pun pergi kekantin dan bolos dihari pertama .


Aron tidak mengetahui kalau Brayn mengatakan dia bukan temannya Aron melainkan hanya teman biasa .


Sementara itu , Aron cepat cepat pergi kekelas nya .

__ADS_1


__ADS_2