
Sakit pah ucap ku terisak
Dasar anak tidak tau di untung menyesal aku merawat mu ucap tuan handoko
Apa salah ku pah kenapa papa memukul ku ucap ku kembali
Karena kau selalu iri pada rara ucap handoko kembali
Duk duk suara pukulan benda keras
Apa papa menyayangi ku ucap ku di sela kesadaran yang mulai menurun
Aku membenci mu anak sialan karena kau aku kehilangan istri ku dan sekarang kau mau menghancurkan keluarga ku kembali dasar pembawa sial pergi kau dari sini ucap handoko
Baik aku pergi ucap ku tanpa memelas seperti dulu
Tanpa membersihkan darah yang mengalir aku langsung menyiapkan barang” ku aku akan keluar dari sini
Wahh ada yang di usir ni kayaknya ucap rara dan santi ibu tiri ku
Aku hanya tersenyum tanpa niat membalas bagiku mereka adalah benalu tidak tahu diri yang sudah di bantu ibu ku tapi menjadi parasit di kemudian hari
Setelah selesai membereskan barang barang ku aku langsung pergi tanpa pamit tidak banyak barang yang ku bawa hanya beberapa pakaian dan foto bunda ku orang yang paling mengerti diriku
15 tahun lalu
Chintya awas teriak seseorang
Duk terpental jauh
Bunda teriak ku
Tolong tolong hiks hiks bunda, bunda bangun bunda tolong hiks hiks
Sayang ucapnya lirih
Maafin bunda ya sayang kamu harus kuat ya sayang demi bunda jangan biarkan hak mu di ambil orang lain Ucap nya di sela sela sakratul mautnya
Akhirnya bunda ku meninggal di usia ku yang baru 11 tahun semenjak saat itu papa menjadi dingin padaku tidak pernah perduli apalagi semenjak papa menikahi janda yang notabene nya adalah teman bunda ku , aku tidak tahu apa maksud bunda dengan hak ku tapi yang ku pahami sekarang adalah papa tidak lagi menganggap ku seorang anak yang harus di lindungi hanya demi anak tiri nya dia rela menyiksa darah dagingnya sendiri tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi
Keputusan ku saat ini yaitu pergi dari kota ini untuk merantau bagaimana nasib ku nanti biarlah itu menjadi misteri yang aku mau saat ini aku bangkit demi bunda aku yakin bunda melihat ku dari sana. Aku menaiki bis arah tujuan kota J aku berdoa semoga disana aku menemukan tempat yang bisa ku jadikan tempat untuk berlindung.
Akhirnya sayang dia keluar juga ucap santi
__ADS_1
Iya ma akhirnya semuanya jadi milik kita si dungu itu engga tau kalo harta ini punya Bunda nya ucap rara
Ya sayang saat ini adalah bagaimana cara kita mengambil semua harta ini ucap santi
Setelah 2 jam perjalanan aku sampai di tempat tujuan pertama kali aku akan mencari kos yang murah karena tabungan ku tidak terlalu banyak ini adalah hasil kerja keras ku menjadi seorang pelayan di cafe dan ini adalah sisa dari uang yang aku kumpulkan setelah wisuda , ya aku adalah sarjana manajemen bisnis aku kuliah dengan uang ku sendiri sudah dan senang berat dan ringan telah ku coba tanpa ada penguat di samping ku papa yang seharusnya menjadi cinta pertama ku mankadi cinta pertama bagi anak lain yang bukan darah daging nya aku tidak mempermasalahkan namun apakah wajar seorang anak kandung menjadi seperti anak tiri akibat anak tiri? Lucu sekali bukan
Permisi ucap ku
Iya neng ucap pemilik warung
Buk saya pesan nasi nya ya pake takut saja dan kuah bening ucap ku
Iya neng ucap nya
Setelah jadi aku makan dengan lahap karena semenjak tadi perut ku kosong aku tidak makan saat pergi tadi luka di kepala juga ku bersihkan di toilet terminal.
Berapa buk ucap ku setelah selesai
Hemm eneng baru pindah ya ucap nya seakan tahu aku ini pendatang
Iya buk ucap ku kembali duduk
Eneng udah punya tempat tinggal ucap nya
Belum buk ini saya mau cari kos kosan sekaligus cari kerja ucap ku
Bisa buk bisa ucap ku
Yaudah neng mau tidak kerja sama ibu disini eneng juga tinggal aja disini ibu sendiri neng Ucap nya
Boleh buk berapa sewanya ucap ku
Sudah tidak usah bayar kamu bekerja saja dengan ibu disini warung ini milik ibu dengan almarhum bapak ucapnya
Akhirnya aku mendapatkan tempat tinggal untuk hari ini aku akan istirahat memulihlan tenaga ku yang terkuras tidak ku pikirkan lagi bagaimana papa aku rasa dia cukup bahagia setelah aku pergi karena tidak ada lagi keributan antara aku dan rara
Neng neng bangun sholat yuk ucap buk asmi
Iya buk ucap ku
Kami sholat subuh berdua di masjid dekat warung setelah sholat buk asmi mengajak ku ke pasar untuk belanja kebutuhan warung
Setelah selesai memasak semua aku dan buk sumi menata makanan ke dalam steling dan menunggu pelanggan datang, tidak karena masih pagi ada beberapa pelanggan yang datang seperti tukang ojek yang mangkal dekat dengan warung.
__ADS_1
Buk sum pesan kayak biasa ya ucap seseorang
Siap mas ucap bi sum
Mbak ini siapa baru lihat kayaknya saudara buk sumi ya ucap nya
Saya Chintya mas saya baru datang kesini merantau ucap ku
Ini makanan nya ujar buk sum
Permisi ucap seseorang berpakaian rapi dengan setelan jas nya nampak seperti orang penting karena kendaraan nya juga sangat mewah
Iya mas ucap buk sumi
Saya pesan seperti biasa ya ucap nya
Baik mas ucap buk sumi
Nak bantu ibu ya tolong bungkus nasi nya ibu akan membungkus lauk nya ujar buk sum
Iya buk ucap ku
Setelah selesai aku menyerahkan nasi tersebut kepada orang itu dia terlihat hanya mengangguk dan memberikan uang pada ku dan aku langsung memberikan nya pada buk sumi
( Perusahaan M Grup Tbk. )
Tuan ini makan siang anda ucap samuel
Letakan disana kamu membelinya di tempat biasa kan ucap Michelle
Iya tuan ucap samuel
Walaupun Michelle adalah milyader tapi dia lebih suka membeli makanan rumahan seperti ini selain enak menurut nya ini bisa jadi membantu pedagang kecil seperti mereka
Sam carikan aku sekertaris pekerjaan kita makin menumpuk saja ucap Michelle
Iya tuan ucap sam
Huh akhirnya ada yang akan membantu meringankan beban ku ucap sam dalam hati
Jangan senang dulu sam tugas mu sekarang awasi ketua mafia cobra putih itu dia sudah berani bermain main dengan ku ucap Michelle yang merusak kebahagiaan sam
Baik tuan pasrah nya
__ADS_1
Setelah selesai bekerja Michelle bersiap siap untuk pulang dia akan pulang sendiri karena sam ada urusan Michelle adalah anak tunggal nya adalah pemain wanita dan Ibu nya lumpuh hanya bisa duduk di kursi roda , Michelle berhasil mendirikan usahanya di berbagai bidang tanpa bantuan Ayah nya karena sedari kecil Michelle sangat membenci Ayah nya yang selalu menyakiti ibu nya.
Hemm aku beli makanan saja ujar Michelle