
Ayo cepat pa kita harus segera bertemu Tia ucap sinta
Iya sebentar ucap Hartono
Ayo mereka berjalan beriringan dan masuk ke dalam mobil untuk menuju kota j
( rumah Michelle)
Sayang apa kamu sudah siap ucap Michelle
Sudah mas ucap Tia
Mas apa paman putra ikut ucap Tia
Hemm aku rasa tidak perlu sayang keberadaan paman masih sangat berbahaya banyak yang sedang mencari nya ujar Michelle
Baiklah mas ayo ucap Tia
Tia dan Michelle langsung pergi ke perusahaan peninggalan kakek nya untuk mengadakan rapat Michelle akan mengambil hak nya kali ini karena ibunya juga sudah setuju dan sudah tidak perduli terhadap Abraham
Saat sampai di perusahaan Michelle telah di sambut oleh sam dan langsung masuk beriringan menuju ruang rapat
Segera mulai rapat nya ucap Michelle saat masuk ke dalam ruangan rapat
Jangan berlagak seperti pemimpin Michelle ucap Abraham
Setidaknya saya memang sudah menjadi pemimpin di atas usaha saya sendiri sindir Michelle
Sandra juga ikut dalam rapat ini karena dia tidak rela bila Michelle mengambil separuh dari perusahaan apa jadinya mereka jika itu terjadi
Mas ucap Tia
Ya sayang ucap Michelle
Aku ke toilet sebentar ya ucap Tia
Tia tidaklah ikut rapat dia hanya mendampingi Michelle, Michelle memberikan isyarat pada sam untuk mengawasi Tia , saat melihat Tia keluar Sandra juga ikut keluar dan mengikuti Tia
Berani juga kau berdiri bersama Michelle ucap Sandra saat Tia sedang mencuci tangan nya di wastafel
Kenapa saya harus takut ucap Tia
Tinggal kan Michelle ucap Sandra mencekal tangan Tia
Bagi Tia itu tidak lah sakit karena dia lebih dulu di siksa oleh ayah kandung nya sendiri
Anda salah jika ingin mengancam saya nona Sandra disini saya adalah istri dari Michelle yang memiliki kekuasaan saya tidak akan takut jika saya mau tinggal saya ucapkan saja pasti akan di turuti oleh suami saya dan saya ingatkan jika tidak ingin kehilangan seluruhnya makan bersikap baiklah karena anda tidak akan pernah menang jika terus seperti ini ucap Tia
Sandra langsung melepaskan Tia dan langsung pergi
Saat masuk ke dalam ruang rapat Tia langsung duduk di tempat semula di sebelah Michelle
Sepertinya ada rubah yang mencekal mu sayang apa terluka ucap Michelle memeriksa tangan Tia
Bersikap lah seperti pemimpin jangan bawa wanita dalam hal ini ucap Abraham
Hanya pria yang pengecut yang membiarkan wanita nya terluka dan hanya memikirkan kekuasaannya ucap Michelle
Baik cukup jika ada sesuatu tolong sampaikan pada sam ucap Michelle
Apa begitu sikap mu ucap Abraham geram
Memang kenapa rapat ini hanya sebagai pertemuan biasa kan jika untuk wasiat itu tetap akan di Jalan kan ucap Michelle
Tidak bisa teriak Sandra
Wahh apa begini sikap istri mu tuan Abraham ucap Michelle
__ADS_1
Jaga ucapan mu dia juga sekarang ibu tiri mu dan kau harus hormati dia ucap Abraham
Michelle hanya tersenyum dan langsung pergi bersama sam dan Tia
Hey tunggu ucap Sandra di saat Tia dan Michelle akan masuk ke dalam lift
Ada apa ucap Michelle
Jadi kau benar-benar akan mengambil setengah dari perusahaan ucap Sandra
Ya memang kenapa ucap Michelle
Kau kejam ucap Sandra
Aku kejam ucap Michelle
Di sisi mana aku kejam aku hanya mengambil hak ku agar tidak terkontaminasi dengan hak kalian itu saja ucap Michelle
Michelle dan Tia langsung masuk ke dalam lift dan Sandra sangat marah melihat hal itu
Lihat saja Michelle akan aku balas semua ini aku tidak mau anak ku juga harus mendapatkan hak yang sama dengan Michelle ujar Sandra
Mas apa kamu serius akan mengambil hak kamu ucap Tia di dalam mobil
Ya sayang dan itu akan aku atas nama kan dirimu ucap Michelle
Loh kok aku jangan gitu mas ucap Tia
Tidak apa sayang nanti juga kamu pasti bakal mimpin perusahaan lagi tapi kamu enggak boleh lupa sama aku atau anak kita nanti ucap Michelle
Hemm terserah mas saja sekarang kita ke restoran sushi ya mas aku pingin ucap Tia
Iya sayang, pak langsung ke restoran sushi langganan ucap Michelle
Baik tuan
Pa ma teriak Rara
Sayang bagaimana kamu sehat ucap santi
Sehat ma bagaimana apa kita langsung ke rumah Tia ucap Rara tidak sabar karena ingin bertemu dengan Michelle
Sebaiknya malam saja Michelle itu pebisnis tidak mungkin dia ada di rumah pada jam ini dan pasti dia membawa Tia karena Tia adalah sekretaris nya Ucap Abraham
Ya sudah kita istirahat saja dulu ucap Sinta
Mereka langsung masuk ke tempat menginap Rara yang katanya di fasilitasi oleh tempat nya bekerja bekerja padahal dia meminjam uang ke rentenir hanya untuk bisa mengganggu rumah tangga Tia
( rumah Michelle)
Paman Tia bawain sushi lo ucap Tia pada putra
Paman sudah tidak pernah makan itu kamu Persis seperti bunda mu suka sekali sushi ucap putra
Paman apa paman mau menceritakan kenapa paman bisa menghilang ucap Michelle
Flashback on
Bajingan keparat ujar putra
Cukup berhenti ucap Abraham
Hah apa kau bilang berhenti kau telah berzina di rumah orang tua ku dengan wanita sialan ini ucap putra
Hiks hiks
Wulan sekarang apa keputusan mu lihat lah perbuatan suami yang kamu banggakan ini ucap putra
__ADS_1
Aku ingin bercerai ucap wulan
Tidak wulan sampai kapanpun kita tidak akan bercerai ucap Abraham
Aku tidak sudi dengan laki-laki murahan seperti mu yang sudah menikah tapi masih berhubungan dengan mantan mu ucap wulan
Silahkan keluar dari sini usir putra pada dua sejoli yang sudah berbuat tidak baik di dalam rumah mereka
Kau tidak akan lolos dari ku wulan ucap Abraham saat melewati wulan
2 hari berikutnya
Mas aku ajak Tia beli mainan dulu ya kemarin dia minta untuk hadiah juara kelas nya ucap wulan pada putra
Baiklah hati hati ok keponakan paman jangan sedih lagi nanti paman juga kasih hadiah buat Tia ucap putra pada chintya
3 jam dari kepergian wulan dan chintya putra mendapatkan telpon yang mengabarkan bahwa wulan kecelakaan , putra langsung menuju rumah sakit tempat wulan di bawa
Sayang kamu tidak papa ucap putra pada Tia
Bunda paman ucap Tia sesenggukan
Akhirnya setelah kecelakaan itu Tia dia rawat oleh putra Abraham tidak pernah terlihat setelah mereka di usir dari rumah keluarga pangestu namun aneh nya di pemakaman wulan Abraham juga tidak terlihat meskipun mereka bertengkar tapi cukup aneh saja bila Abraham tidak datang untuk mengikuti proses pemakaman istrinya. Berbekal pengetahuan dan profesi putra menjadi pengacara dari wulan adiknya dia beserta polisi langsung mengumpulkan barang bukti untuk mencari siapa pelaku tabrak lari tersebut.
Dari bukti yang di dapat bahwa sasaran tabrakan itu adalah Tia namun karena wulan melihat mobil tersebut dia menarik wulan dan sudah tidak sempat berlari akhirnya wulan tertabrak dan terpental dan dari bukti tersebut banyak mengarah ke selingkuhan Abraham yaitu Sinta
Paman di cegat saat hendak pulang dari kantor polisi Tia memang tidak paman bawa waktu itu karena alasan waktu yang lama jadi paman memperkerjakan babysitter di rumah ucap putra
Lalu paman ucap Tia
Paman berkelahi dengan para pencegat itu yang paman kira adalah begal namun tanpa paman sadari ada yang membekap mulut paman dan paman pingsan, setelah itu saat paman sadar paman telah berada di ruangan kosong dan kamu tahu Tia siapa yang ada di hadapan paman ucap putra menjeda cerita nya
Siapa paman ucap Tia
Papa mu dia yang ada di hadapan paman ucap putra
Tidak mungkin papa sekejam itu ucap Tia
Tapi itulah kenyataannya papa mu meminta paman untuk mengalihkan seluruh harta peninggalan kakek mu padanya karena hanya paman ahli waris yang tersisa namun paman bersikeras tidak mau memberikan semua itu pada akhirnya paman di bawa ke tempat terpencil ujar putra
Seketika Tia menangis dia tidak menyangka bahwa papa nya se kejam itu
Tapi paman kenapa papa menyalahkan ku atas kematian bunda ucap Tia
Paman tidak tahu Tia yang jelas bukti mengarahkan pada Sinta istri papa mu saat ini ucap putra
Aku membenci mereka ucap Tia
Sayang kamu sekarang enggak boleh mikirin apapun sekarang udah ada aku paman dan aku akan jagain kamu iyakan paman ucap Michelle
Iya Tia kamu itu anak paman, paman tidak rela jika ada yang melukaimu ujar putra
Maaf tuan ada keluarga nyonya ucap bi anah
Hah ucap Tia
Paman sebaiknya paman tidak usah disini ujar Michelle
Iya sepertinya ada sesuatu yang membuat mereka datang kemari paman yakin ini ada sangkut pautnya dengan paman Tia apapun ucapan mereka tidak usah kamu pikirkan intinya apapun permintaan mereka jangan pernah turuti ucap putra
Baik paman ucap Tia
Putra langsung pergi masuk ke dalam kamarnya untuk saat ini dia akan tetap bersembunyi sampai nanti dia akan memperjuangkan hak adiknya
Suruh mereka masuk bi ucap Michelle
sambungan nya ada di bab selanjutnya
__ADS_1
Jangan lupa vote dan komen ya wakkk makasih