
"Senior Li Tian, aku harus menemui Tetua terlebih dahulu. Aku akan melapor pada mereka sekaligus meminta izin untuk menerima mu di sekte kita. Maaf, sebelum mendapatkan izin dari Tetua, aku tidak bisa membawa mu masuk."
"Oh tentu tidak masalah." Li Tian mengangguk.
"Hu Ken, temani Senior Li Tian di sini!"
"Baik Senior Ming!" Hu Ken mengangguk patuh.
Qing Ming pun bergegas pergi untuk menemui Tetuanya, meminta persetujuan dengan bergabungnya Li Tian.
"Senior Li Tian, apa kau seorang kultivator pedang?" Hu Ken bertanya.
"Ya tentu saja. Apa kau ingin di ajari teknik berpedang?" Li Tian menaikkan alisnya.
"Apa senior bersedia mengajari kami?" Mata Hu Ken terlihat bersinar karena antusias, begitu juga yang lainnya.
"Tidak masalah, lagi pula aku sedang senggang sekaligus menunggu Qing Ming kembali." Li Tian mengeluarkan pedangnya. "Kalian bisa maju, aku ingin melihat kemampuan kalian sebelum memberi kalian arahan."
"Baik senior!" Hu Ken langsung mengeluarkan pedangnya, begitu pula rekan-rekannya.
Segera setelahnya, mereka berlima melesat menyerang Li Tian secara bersamaan. Mereka mengelilingi Li Tian sambil melancarkan serangan secara teratur dan kerja sama yang baik.
Mereka memang cepat, namun tetap saja mereka adalah kultivator tingkat Nescent Soul sementara Li Tian berada di puncak tingkat Nirwana. Jadi ia bisa melihat semua gerakan mereka dengan sangat lambat.
Jadi ia bisa dengan santai menangkis dan menghindari semua serangan mereka tanpa kesulitan berarti.
__ADS_1
Li Tian melihat bagaimana mereka menyerang serta teknik-teknik yang mereka gunakan.
"Mereka cukup baik dalam kerja sama, tapi setiap kombinasi serangan mereka sangat mudah di tebak. Jika mereka bertarung dengan kultivator dengan keterampilan tinggi maka akan sangat mudah menghadapi mereka." Li Tian bergumam dalam hati. "Mari beri mereka sedikit tekanan terlebih dahulu."
Li Tian tersenyum tipis sebelum mulai memberi serangan balasan. Dalam beberapa saat, Li Tian membuat kerja sama mereka mulai tidak teratur.
Hu Ken dan Qiu Li menyerang Li Tian dari dua arah yang berlawanan dengan menebaskan pedang.
Xiang Fan hanya perlu bergeser sedikit untuk menghindari serangan tersebut hingga tebasan pedang Hu Ken dan Qiu Li berbenturan.
Dari sisi belakang, Liu Xing menyerang. Namun Li Tian langsung berbalik melancarkan tebasan hingga Liu Xing terpaksa mengambil posisi bertahan.
*TRANG!
Hu Ken mengangkat pedangnya, aliran petir menyelimuti tubuhnya. Saat ia menebaskan pedang, gelombang petir bagaikan ombak tsunami keluar.
Li Tian hanya memusatkan sedikit energi Yin-Yang di ujung pedangnya lalu ia arahkan ke depan. Saat gelombang petir menyentuh ujung pedang Li Tian, gelombang petir itu langsung terpecah menjadi butiran-butiran energi yang menghilang di udara.
"Apa? Apa itu tadi?" Hu Ken terkejut bagaimana caranya serangan terkuatnya menghilang begitu saja.
"Kenapa kalian berhenti? Ayo serang aku lagi!" Li Tian tidak menunggu mereka menyerang, dia lah yang menyerang lebih dulu.
"Hu Ken, dengan elemen petir yang kau kuasai, kau lebih cocok dalam kecepatan gerakan dan kelincahan, tapi kau malah menekankan pada kekuatan tebasan. Cobalah untuk memusatkan energi pada pergelangan kaki mu untuk mempercepat setiap langkah yang kau ambil!" Li Tian mulai memberi arahan pada Hu Ken dan rekan-rekannya.
"Qiu Li, kau pengguna elemen angin, kau malah memusatkan pada kecepatan pergerakan. Elemen angin mu juga di gunakan terlalu mencolok!..
__ADS_1
Cobalah untuk lebih santai dan tingkatan kelincahan mu, potensi elemen angin terdapat pada kekuatan tebasan jadi tidak perlu kau terus fokuskan pada kekuatan menebas karena elemen angin secara alami sudah kuat dalam hal itu. Jadi cobalah untuk mempercepat serangan mu hingga kau bisa menghabiskan lebih banyak tebasan!"
Semua instruksi yang di berikan Li Tian langsung di praktekan oleh Hu Ken dan kelompoknya. Mereka langsung bisa merasakan perubahan pada diri mereka. Setiap mereka bergerak dan menyerang menjadi lebih nyaman.
Hanya saja karena mereka belum terbiasa dengan perubahan di setiap pergerakan membuat stamina mereka lebih cepat terkuras.
"Baiklah, kalian sepertinya sudah mulai terbiasa. Kita hentikan latihannya sementara."
Hu Ken dan yang lainnya langsung merebahkan tubuh mereka di tanah. Nafas mereka tidak teratur karena menghadapi Li Tian.
"Senior Li Tian, kau sangat luar biasa, aku bisa dengan cepat mengatasi keanehan di dalam semua latihan ku dalam sekejap." Hu Ken bangkit setelah nafasnya mulai teratur.
"Dengan adanya senior Li Tian di sekte kita, kita pasti bisa mengembalikan sekte ke puncaknya dan menghancurkan para bajingan itu!" Qiu Li berkata dengan penuh semangat.
"Tidak perlu di pikirkan." Li Tian menggeleng pelan. "Klian sudah merasa lebih baik sekarang kan? Jadi ayo maju. Berikutnya aku akan memperbaiki kombinasi serangan dan kerja sama kalian agar lebih selaras."
"Baik senior!"
Hu Ken dan yang lainnya langsung berdiri, mengeluarkan senjata masing-masing sebelum bergerak menyerang Li Tian.
Kombinasi serangan dan kerja sama mereka menjadi lebih buruk karena mereka menggunakan pergerakan baru yang mana mereka belum terbiasa dengan hal tersebut.
Namun karena mereka sudah sering berlatih bersama, mereka bisa lebih cepat mencapai keselarasan. Tentu saja itu semua tidak luput dari arahan yang di berikan oleh Li Tian. Mereka semua dapat merasakan perubahan hanya dari latihan beberapa jam bersama Li Tian.
Latihan beberapa jam itu mencapai hasil yang jauh lebih baik dari pada latihan mereka bertahun-tahun. Hal itu membuat mereka lebih mengagumi Li Tian.
__ADS_1