
"Loe jauhi Liu sekarang ,kalau tidak ini toko bakalan gua hancurin saat ini juga "ancam Lichang yi
"kenapa nona ,kenapa saya harus jauhin kak Min ? "tanya Dellara.
"Loe gak perlu tahu alasannya sekarang gue tegasin Loe jauhi Liu sekrang juga dan buat Liu benci sama loe ,kalau tidak ni toko bunga bakalan hancur dalam sekecap dan gue akan buat nama jelek di muka umum supaya gak ada tempat yg nerima loe kerja" ancam Li Chang Yi dengan penuh penekanan.
Dellara masih termenung dengan ancam yang di lontarkan oleh Li Chang Yi seakan-akan ancam Li Chang Yi menari-nari dalam otakbya memperlihatkan klise kehancurang toko bunga serta cercaan dari tempat akan iya lamar kerja.
Dengan langkah lunglai Dellara masuk kedalam toko bunga yang masih termenung memikirkan ancaman dari Li Chang Yi. Karena tidak fokus jadi Dellara tidak mendengar teman kerjanya menegurnya.Sehingga teman kerjanya tersebut menepuk bahu. Dellara tersentak kaget.
"Ehh,,, iya ada apa Ling Ling ?" tanya Dellara
"itu orang mau beli bunga yamg lagi kamu pegang itu "jawab Ling Ling memberitahu.
Dellara membalikkan badannya kearah yang Ling Ling maksud. Dan benar saja disana ada seorang pria yang menatap Dellara dengan kesal.
"Maaf tuan silahkan tuan muda lihat lihat dulu bunganya " ucap Dellara pada tuan muda tersebut.
"saya mau bunga yang di tangan anda itu" kata tuam muda itu.Pasalnya Dellara memang lagi merangkai bunga matahari.
"mau berapa tangkai tuan " tanya Dellara ramah .
" tiga puluh tangkai cukup " jawab tuan muda itu.
"Baik mohon ditunggu tuan " kata Dellara sopan
Hari sudah sore dan saatnya Dellara pulang dari toko bunga . Sampai di rumah Dellara disambut oleh ibunya sejenak Dellara terlupakan tentang ancaman dari LiChang Yi.
"Kamu sudah pulang Della ,ayo mandi dulu nanti kita makan kalo kakak dah pulang mama kedapir dulu. "kata mama yuni dengan penuh perhatian kepada Dellara.
Gegas Dellara masuk kedalam kamarnya. Mandi adalah hal yang menyenangkan dan menenangkan bagi Dellara karena di saat mandi dia bisa melupakan semua masalahnya walaupun sejenak.
Tepat pukul enam waktu setempat kak Chaire dan Luna sampai ke rumah. Mereka lansung menuju kamar untuk berbersih diri mereka . setelah kurang lebih 30 menit berlalu kak Chaire dan Luna keluar dari kamar mereka dan lansung menuju meja makan. Di sana sudah ada Dellara dan mama yuni yang sudah menunggu mereka untuk makan malam bersama.
__ADS_1
Di saat makan malam berlangsung cuma keheningan yang tercipta serta suara dentingan sendok yang menghiasi suasana makan malam. Mereka tidak ada yang mengeluarkan suara sekecil apapun .Mereka sudah dibiasakan dari semenjak kecil untuk menjunjung tinggi tata krama. Walaupun mereka bukan kerluarga bangsawan ,Konglomerat ataupun Aristokrat yang harus menjaga setiap tata krama dana image mereka.
___________________________________
________________________________________________
___________________________________
Semenjak dimana Dellara diancam oleh Li Chang Yi. Dellara tidak pernah lagi bertemu maupun sekedar bertukar kabar dengan Liu .Dellara benar benar menuruti apa yang disuruh oleh Li Chang Yi.
Sedangkan Li Chang Yi memanfaatkan kerja sama antara perusahaan ayahnya L.I Corpurations dengan perusahaan Liu NanoTechno Company untuk bisa dekat dengan Liu . Yang berkedok meeting membahas kerja sama perusahaan mereka ataupun ataupun makan malam sesama relasi bisnis .
Selama seminggu ini Liu bukannya lupa dengan Dellara ,tapi dia tidak punya waktu untuk berkujung ke rumah Dellara atau sekedar menemuinya. Apalagi jadwal meetingnya terlalu padat akhir akhir ini.
Kebetulan hari ini hari libur, Liu rencana berkunjung ke rumah Dellara serta ingin menanyakan mengapa nomornya di blokir oleh Dellara. Apa dia punya salah sama Dellara itulah yang di fikirkan saat ini. Saat sampai dirumah Dellara Liu di sambut hangat oleh mama Yuni.
"Ayo masuk dulu ,tante panggil Dellara dulu dikamar " kata mama Yuni.
"Iya ma masuk aja pintunya tidak dikunci " jawab Dellara dari atas pembaringan .
"Itu diluar ada teman kamu Liu " kata mama Yuni memberitahu Dellara .
"Iya ma, bentar lagi Dellara keluar " Jawab Dellara
"jangan lama lama tu kasian Liu nya" kata mama Yuni yang berlalu keluar dari kamar Dellara.
"Kak Min ,ada perlu apa datang ke rumah Della" Kata Dellara ketus kepada Liu. Sebenarnya Dellara tidak tega berbicara ketus kepafa Liu orang yang telah banyak menolongnya dan orang yang telah mengisi relung hatinya yg selama ini kosong.
"Emang kakak gak boleh lagi datang kerumah kamu ,kakak ingin tahu keadaan kamu dan ingin tahu alasan kenapa kamu blokir nomor ponsel kakak " tanya Liu.
"Dellara sehat baik baik aja gak perlu di perhatikan oleh kakak Dan kenapa nomor ponsel kakak blokir karena Dellara merasa terganggu dengan kehadiran kakak. Mulai hari ini Dellara minta sama kak Min tolong jauhi Della" kata Dellara Ketus tapi hati sakit ketika mengucapkan kata kata tersebut.
"Tapi kenapa Della ,kenapa begini ada apa Della kenapa kamu berubah apa salah kakak, kalau benar apa yang kamu katakan dengan kehadiran kakak dapat menggangngu waktu kamu, kakak minta maaf Della ,tapi kakak mohon jangan suruh kakak buat menjauh dari kamu Dellara kakak gak bisa sayang, kakak sayang sama kamu " ucap Liu sedih.
__ADS_1
"Della juga sayang sama kakak tapi Della gak mau egois kak"
"Maksud kamu gimana Della ? kamu itu bukan orang yang mememintingkan ego kakak tahu itu tapi kenapa harus menjauhi kakak ,sebenarnya apa yang terjadi "tanya Liu beruntun.
Dellara sudah tidak kuasa menahan tangis nya lagi yang sedari tadi sudah dia tahan tapi akhirnya tumpah juga genangan air matanya .Melihat Dellara menangis Liu Segera membawa Dellara dalam dekapannya.
"Maaf ,,,"kata Liu lirih.
Setelah beberapa menit Dellara menangis dalam dekapan Liu .Dellara mulai tenang ,karena Dellara sudah tidak menangis lagi jadi Liu mengurai pelukannya.
"Della sekarang cerita ya sama kakak kenapa kamu ingin menjauh dari kakak " Kata Liu.
"Sebenarnya ,,,,,," Dellara tidak melanjutkan ucapannya karena dia teringat ancaman Li Chang Yi. Seandainya ia tetap berhubungan dengan Liu walau hanya sekedar teman. Bagaimana nasib nya dan toko bunga tempat ia bekerja apakah benar akan dihancurkan serta nama baiknya dijelek jelekkan sehingga ia tidak mendapat kerja lagi.
"Della sebenarnya apa Dellara ayo cerita sama kakak apa yang terjadi kamu gak usah takut ada kakak yang siap lindungi kamu " ungkap Liu.
"Dellara diancam kak ,kalau Della tetap dekat sama kakak dia bakal ngehancurin toko bunga tempat Dellara kerja dia juga akan buat rumor buruk tentang Dellara kak ,Dellara takut kak " ungkap Dellara.
"Siapa yang berani ngancam kamu Della ,bilang sama kakak " paksa Liu.
"Mmm,,,itu kak , dia--------
bersambung,,,,
**VOTE
LIKE
and
COMMENT
-------------------THUNK YOU**-----------------------
__ADS_1